<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116</id><updated>2012-01-15T20:10:03.065+07:00</updated><category term='Dedicated Life'/><category term='Daily Life'/><category term='School of Life'/><category term='Self Development'/><category term='Prayer'/><category term='Bible'/><title type='text'>Fresh Living Water</title><subtitle type='html'>He that believeth on me, as the scripture hath said, out of his belly shall flow rivers of living water. - John 7:38</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>46</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-228571468665307720</id><published>2012-01-06T14:44:00.004+07:00</published><updated>2012-01-06T15:11:40.272+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dedicated Life'/><title type='text'>Maria, Gembala, dan Orang Majus</title><content type='html'>Refleksi dan Pesan Natal - 25 Des 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. - Galatia 2:20 -&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelahiran Yesus dua ribu tahun yang lalu melibatkan beberapa peran yang melalui mereka kita dapat belajar tentang apa yang Tuhan kehendaki dalam hidup kita sebagai umatNya. Mengetahui dan melakukan kehendakNya merupakan bukti nyata bahwa kita mengasihi Dia yang akan menyebabkan kita hidup dalam perkenananNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Maria  - "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu". - Lukas 1:38&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maria adalah seorang perawan muda yang dipilih Tuhan sebagai "wadah' untuk lahirnya Yesus - Allah yang menjadi manusia - ke duina. Ketika malaikat Gabriel menghubunginya, Maria sudah bertunangan dengan Yusuf tetapi mereka belum hidup sebagai suami isteri. Merupakan hal yang berat bagi Maria - khususnya pada masa itu -ketika ia hamil sementara mereka belum berhubungan sebagai suami isteri. Resikonya sangat besar. Ia bisa dirajam dengan batu karena dianggap berzinah, atau setidaknya Yusuf sebagai tunangannya akan menceraikannya, tidak jadi menikahinya. Alkitab berkata bahwa &lt;em&gt;"Yusuf suaminya seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam" (Lukas 1:19)&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Maria memiliki sikap hati yang sangat baik. Walaupun akar kata nama Maria memiliki arti &lt;em&gt;rebbelion &lt;/em&gt;(pemberontakan), bahkan dalam bahasa Inggris, Perancis, Italia, nama ini berarti kepahitan, sikap hatinya yang berkata "aku ini hamba Tuhan" membuat arti negatif nama tersebut dipatahkan. Ia tidak membiarkan "gelar" yang diberikan dari orang lain membentuk masa depannya, tetapi ia berkata "jadilah kehendak Tuhan dalam hidupku. Itu yang terbaik"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh Maria dalam kelahiran Yesus ke dunia mengajarkan kepada kita pentingnya memiliki hati hamba untuk melayani Tuhan. Sikap seperti itu akan mengubah kita menjadi bejana yang berserah, mudah dibentuk oleh tanganNya dan akhirnya menjadi alat yang berguna bagiNya. Mungkin kita sudah mengalami kepahitan, kesulitan dan banyak hal lainnya yang membuat hati kita menjadi keras, berontak dan tidak mau dibentuk. Tetapi jika kita berkata seperti Maria "aku ini hamba Tuhan, jadilah seperti yang Tuhan mau dalam hidupku", maka tanganNya akan membentuk kita menjadi bejana yang berharga di mataNya. Memasuki tahun 2012, tahun perkenanan Tuhan - &lt;em&gt;the year of God's favor &lt;/em&gt;- biarlah hidup kita senantiasa dipersembahkan seperti lagu yang biasa kita nyanyikan.... Inilah yang kupunya, hati s'bagai hamba, yang mau taat dan setia padaMu Bapa. Ke manapun ku bawa, hati yang menyembah dalam roh dan kebenaran sampai s'lamanya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Gembala di Padang - "Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka ..... Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.... Lalu mereka cepat-cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf dan bayi itu sedang berbaring di dalam palungan." - Lukas 2:8-16&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehormatan besar diberikan kepada para gembala sehingga secara khusus Tuhan mengutus malaikatNya untuk memberitahukan kabar baik itu pertama-tama kepada mereka; bahkan sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah diperlihatkan kepada mereka. Mengapa para gembala yang mendapat kesempatan istimewa ini? Tuhan ingin menunjukkan bahwa panggilanNya ketika datang ke dalam dunia tidak hanya sebagai Juruselamat manusia, tetapi juga sebagai Gembala Agung yang menggembalakan umatNya. Selama tiga setengah tahun di muka bumi Ia mengajar, melatih dan memberi teladan kepada murid-muridNya  bagaimana menjadi gembala yang baik dan kemudian mendelegasikan tugas penggembalaan tersebut kepada murid-muridNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat Injil - Matius, Markus, Lukas, Yohanes - selalu diakhiri dengan pesan tentang tugas penggembalaan yang di dalamnya juga termasuk amanat agung untuk menyampaikan kabar baik ke seluruh dunia. Secara khusus, kepada Simon Petrus Yesus bertanya, "Apakah engkau mengasihi Aku? Gembalakanlah domba-dombaKu!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh para gembala mengajarkan kepada kita panggilan Tuhan bagi setiap orang percaya, yaitu menggembalakan umatNya. Hal ini tidak berarti harus menjadi seorang pendeta atau gembala sidang suatu gereja atau fulltimer, tetapi berarti menggembalakan orang-orang yang ada di bawah koordinasi  kita, misalnya isteri dan anak-anak kita, anak buah kita di kantor dan usaha kita, atau rekan pelayanan yang ada di bawah kepemimpinan kita. Bentuk penggembalaan tersebut tidak selalu persis seperti yang ada di gereja - khususnya bagi orang-orang di luar gereja, tetapi lebih kepada memimpin dengan nilai-nilai Kristiani yang menolong dan memberkati banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki tahun 2012 sebagai tahun perkenanan Tuhan, Ia ingin kita menunjukkan cinta kasih kita kepadaNya lewat penggembalaan yang kita lakukan dengan benar seperti yang Firman Tuhan katakan di 1 Petrus 5:2,3 "Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri. Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Orang Majus - "Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yehuda pada zaman Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: 'Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintangNya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.'.... Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibuNya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepadaNya, yaitu emas, kemenyan dan mur." - Matius 2:1,2,11&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Majus mewakili mereka yang bekerja di dunia sekuler yang kemudian mencari Tuhan dengan segenap hati untuk menyembah Dia dan mempersembahkan harta mereka untuk kemuliaanNya. Orang Majus di Alkitab juga mengacu pada orang berilmu, oriental scientist, ahli jampi, dan para Kasdim yang ada pada jaman Daniel. Kemungkinan besar pengaruh Daniel sebagai kepala semua orang bijaksana pada masa itu (Daniel 2:48) membuat keturunan mereka ratusan tahun kemudian mengetahui bahwa akan ada seorang Raja yang dilahirkan di muka bumi dan bahwa mereka harus mencariNya dan kemudian sujud menyembahNya dengan membawa harta benda mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh orang-orang Majus mewakili kita semua yang bergerak di &lt;em&gt;marketplace&lt;/em&gt;, baik yang bekerja sebagai karyawan, manajer, direktur, atau pengusaha, pemilik  perusahaan, atau para profesional seperti dokter, psikolog dll, untuk datang menyembahNya dengan membawa harta benda kita yang terbaik. Orang-orang Majus tersebut perlu tekad yang kuat dan usaha ekstra untuk bisa menemukan Raja di atas segala raja dan kemudian mempersembahkan yang terbaik dari harta mereka. Kehadiran mereka di Yerusalem yang menimbulkan kegemparan di seluruh kota tersebut menunjukkan bahwa mereka bukan orang-orang sembarangan. Mereka tidak hanya bertiga seperti yang biasa kita lihat dalam ilustrasi sandiwara Natal setiap tahun. Mereka datang dengan rombongan besar sehingga raja Herodespun terkejut dan perlu memanggil mereka dan berbicara dengan mereka. Mereka dikenal sebagai orang-orang pintar, orang-orang bijaksana dan orang-orang berada. Kehadiran mereka membuat raja Herodes merasa "terusik" karena mereka datang bukan untuk mencari Herodes, tetapi mencari Raja di atas segala raja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2012 adalah tahun perkenanan Tuhan di mana Ia akan menyatakan kemuliaanNya, juga melalui anak-anakNya yang berada di marketplace. Tuhan akan memberkati dengan berlimpah, tapi perlu diingat bahwa semuanya berasal dari Tuhan dan dipakai untuk kemuliaan namaNya. Emas, kemenyan dan mur yang dipersembahkan merupakan perbekalan yang diperlukan bagi Yusuf dan Maria untuk memelihara dan membesarkan Yesus, khususnya ketika mereka berada dalam pelarian untuk menghindari usaha pembunuhan yang dilakukan oleh Herodes. Ketika Tuhan memberkati kita di dalam usaha dan pekerjaan kita, salah satu tujuannya adalah untuk pembiayaan pekerjaan pemberitaan Injil dan pengembangan kerajaanNya di atas muka bumi. Bagi orang Majus, perlu usaha ekstra untuk bisa bertemu dengan Yesus dan mempersembahkan harta mereka. Demikian juga bagi ktia yang bekerja, perlu usaha ekstra dan kesungguhan untuk bisa menjadi saluran berkatNya, membiayai pelayanan ke seluruh dunia. Mereka yang tahu dan mengerti prinsip ini akan dengan sukacita mempersembahkan harta mereka untuk kemuliaan namaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memasuki tahun perkenanan Tuhan 2012 kita perlu memiliki hati hamba untuk menggembalakan umatNya dengan menggunakan harta benda yang Tuhan percayakan kepada kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-228571468665307720?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/228571468665307720/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=228571468665307720' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/228571468665307720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/228571468665307720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2012/01/maria-gembala-dan-orang-majus.html' title='Maria, Gembala, dan Orang Majus'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-2782964406587214165</id><published>2011-04-24T08:31:00.001+07:00</published><updated>2011-04-24T08:34:50.219+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='School of Life'/><title type='text'>The Seven Last Words of Jesus on the Cross</title><content type='html'>Ada tujuh perkataan terakhir Yesus yang diucapkanNya di kayu salib sebelum Ia menyerahkan nyawaNya sebagai tebusan bagi dosa seluruh umat manusia. Tidak jelas urutan waktu perkataan-perkataan ini diucapkan, tetapi dari tujuh perkataan ini banyak pelajaran yang bisa kita peroleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Eli, Eli, lama sabakhtani - Pelajaran Keintiman&lt;br /&gt;Dua kitab Injil yang mencatat perkataan ini, yaitu: Matius dan Markus.&lt;br /&gt;• Matius 27:46 Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?&lt;br /&gt;• Markus 15:34 Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eloi, Eloi, lama sabakhtani?", yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?&lt;br /&gt;Perkataan ini menunjukkan keintiman dan ketergantungan Yesus pada Alah Bapa. Eli atau Eloi adalah bentuk tunggal dari Elohim. Di seluruh Perjanjian Lama, setiap kata “Allah” dalam bahasa Indonesia atau “God” dalam bahasa Inggris adalah “Elohim”  dalam bahasa Ibrani, yg merupakan bahasa yang digunakan di Perjanjian Lama. Elohim adalah Allah dalam pengertian jamak, sementara Eloi adalah bentuk tunggalnya. Ketika Yesus berseru “Eloi, eloi lama sabakhtani?” sebenarnya itu adalah seruanNya kepada BapaNya karena dalam pelayananNya di muka bumi, Ia selalu dekat dan intim dengan BapaNya; tetapi pada saat itu, dosa seluruh dunia ditaruh padaNya sehingga ia menjadi terpisah dari BapaNya yang suci. &lt;br /&gt;• 2 Korintus 5:21 Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.&lt;br /&gt; Keintiman dengan Bapa merupakan hal yang sangat utama dalam kehidupan Yesus sehingga perkataanNya ini tidak hanya dicatat di Injil Matius, tetapi juga di Injil Markus. Bagaimana dengan kita? Apakah keintiman dengan Tuhan menjadi sesuatu yang kita utamakan dalam hidup kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat - Pelajaran Pengampunan&lt;br /&gt;Di tengah penderitaannya di atas kayu salib, Yesus tetap mempunyai kash dan belas kasih yang besar sehingga Ia mampu untuk berdoa syafaat meminta pengampunan atas mereka yang telah menganiaya dan menjatuhkan hukuman mati bagiNya. &lt;br /&gt;• Lukas 23:34 Yesus berkata: "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya.&lt;br /&gt;Kasih dan belas kasihan yang besar ini menutupi segala kebencian dan perbuatan jahat manusia. Seringkali dikatakan bahwa kita tidak selalu bisa mengontrol apa yang orang lain lakukan kepada kita, tetapi kita selalu bisa mengontrol apa reaksi kita terhadap perbuatan mereka. Kasih dan belas kasihan yang melimpah dalam kehidupan kita bisa terjadi kalau kita mengijinkan kehidupanNya mengalir kepada kita lewat keintiman kita denganNya.&lt;br /&gt;• 1 Korintus 13:7 Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. &lt;br /&gt;3. Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus. – Pelajaran Penginjilan&lt;br /&gt;Perkataan ini disampaikan Yesus kepada salah seorang penjahat yang digantung di kayu salib bersama-sama dengan Dia. Bahkan dalam keadaan sekaratpun, Yesus tetapi pada misiNya yaitu membawa keselamatan bagi setiap orang yang percaya kepadaNya.&lt;br /&gt;• Lukas 23:43 Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.&lt;br /&gt;Yesus menunjukkan bahwa untuk menyampaikan kabar baik, tidak selalu dalam keadaan yang kita kira baik atau menyenangkan.&lt;br /&gt;• 2 Timotius 4:2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.&lt;br /&gt;Jika kasih dan belas kasihanNya memenuhi kita, kabar baik akan dengan mudah disampaikan karena akan keluar dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku. – Pelajaran Iman&lt;br /&gt;Dalam pelayananNya di muka bumi, Yesus tahu bahwa Ia adalah milik Bapa. Ketika waktuNya belum tiba, tidak ada suatu kuasa apapun yang bisa mengambil nyawaNya. Kesadaran ini begitu kuat sehingga Ia bisa tertidur di atas perahu ketika ada angin ribut yang melanda danau tempat Ia dan murid-muridNya berlayar. Ketika saatNya akhirnya tiba, Iapun menyerahkan nyawaNya kepada BapaNya. Pelajaran yang bisa kita ambil di sini adalah ketenangan menghadapi angin badai kehidupan di mana pun kita berada. Selama kita tahu bahwa kita ada di dalam pimpinanNya, tidak ada yang bisa menyakiti kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Lukas 23:46 Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku." Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya.&lt;br /&gt;• Yohanes 10:17, 18 Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. Tidak seorang pun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Ibu, inilah, anakmu. Inilah ibumu. – Pelajaran Memperhatikan Keluarga&lt;br /&gt;Di tengah sengsaraNya menghadapi maut, Yesus tetap memperhatikan keluargaNya. Saat itu mungkin Yusuf sudah meninggal sehingga Yesus sebagai anak tertua punya tanggung jawab untuk memperhatikan ibunya. Dan menjelang kematianNya, Ia masih sempat mendelegasikan tugas tersebut kepada muridNya yang paling dekat dengan Dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Yohanes 19:26, 27 Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!" Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!" Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.&lt;br /&gt;Bagaimana dengan kita? Apakah kita cukup memperhatikan orang lain dalam pelayanan, tetapi kita mengabaikan keluarga kita sendiri? Bagaimana dengan anak-anak kita? Bagaimana dengan keluarga kita? Jika kita tidak memperhatikan keuarga kita sendiri, termasuk orang tua kita, Alkitab berkata bahwa kita murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• 1 Timotius 5:8 Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Aku haus. – Pelajaran Memelihara Tubuh&lt;br /&gt;Walaupun kuasa Roh Kudus berlaku dalam pelayananNya sehingga orang sakit disembuhkan, orang kusta ditahirkan, orang mati dibangkitkan, sebagai manusia Yesus tetapi memperhatikan kebutuhan-kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Ketika merasa haus, Ia menyatakan apa adanya dan bahkan meminta pertolongan dari orang lain. &lt;br /&gt;• Yohanes 19:28 Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia -- supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci --: "Aku haus!"&lt;br /&gt;Hal ini tidak hanya terjadi di atas kayu salib, tetapi juga dalam perjalanan melintasi tanah Samaria. &lt;br /&gt;• Yohanes 4:6, 7 Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas. Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus kepadanya: "Berilah Aku minum."&lt;br /&gt;Bagaimana dengan kita? Apakah kita begitu “rohani” sampai mengabaikan hukum-hukum dasar mengenai kesehatan untuk pemeliharaan tubuh kita? Alkitab mencatat bahwa Yesus pernah lelah, lapar, haus, tertidur karena Ia adalah Allah yang menjelma menjadi  manusia, tetapi Ia tidak pernah sakit. Ia hidup dalam kuasa Roh Kudus, tetapi Ia juga memperhatikan hal-hal dasar mengenai kesehatan tubuh. Paulus juga memberikan nasihat yang sama kepada Timotius untuk menjaga kesehatan tubuhnya.&lt;br /&gt;• 1 Timoutis 5:23 Janganlah lagi minum air saja, melainkan tambahkanlah anggur sedikit, berhubung pencernaanmu terganggu dan tubuhmu sering lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Sudah selesai – Pelajaran Menyelesaikan Tugas&lt;br /&gt;Ketika Yesus mati di kayu salib, Ia sudah menyelesaikan tugasNya di dunia yang telah diberikan BapaNya. Pelajaran yang bisa kita peroleh di sini adalah untuk selalu menyelesaikan apa yang telah dimulai, tentunya dengan tuntunanNya.&lt;br /&gt;• Yohanes 19:30 Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.&lt;br /&gt;Rasul Pauluspun mengatakan hal yang sama menjelang kematiannya. Selama tugas belum selesai dan tetap dalam tuntunanNya, tidak ada yang bisa mengambil nyawanya. Ia pernah dirajam dengan batu sampai mati, pernah mengalami karam kapal, digigit ular berbisa, dikeroyok orang banyak, tetapi selalu hidup kembali sampai tugasnya selesai.&lt;br /&gt;• 2 Timotius 4:7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-2782964406587214165?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/2782964406587214165/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=2782964406587214165' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/2782964406587214165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/2782964406587214165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2011/04/seven-last-words-of-jesus-on-cross.html' title='The Seven Last Words of Jesus on the Cross'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-1887675645597925812</id><published>2010-04-27T16:36:00.002+07:00</published><updated>2010-04-27T16:53:55.384+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Daily Life'/><title type='text'>Favor Is Unfair</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Seorang hamba Tuhan menyampaikan bahwa “&lt;em&gt;Favor is Unfair&lt;/em&gt;” (Kemurahan atau Perkenanan itu Tidak Adil). Menurutnya, jika seseorang mendapat &lt;em&gt;favor &lt;/em&gt;daripada Tuhan, maka orang lain akan iri dan mempertanyakan, mengapa dia yang mendapatkannya? Mengapa bukan saya? Apa istimewanya dia?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Tuhan membuat perbedaan? Bukankah Tuhan itu adil dan tidak membeda-bedakan orang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;strong&gt;Kisah 10:34, 35&lt;/strong&gt; - Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: "Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa &lt;u&gt;Allah tidak membedakan orang&lt;/u&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;strong&gt;Galatia 2:6&lt;/strong&gt; - ….. sebab &lt;u&gt;Allah tidak memandang muka&lt;/u&gt; ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, ternyata Tuhan juga membuat perbedaan antara orang-orang tertentu dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;strong&gt;Daniel 1:9&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;a. Maka &lt;u&gt;Allah mengaruniakan kepada Daniel kasih dan sayang dari pemimpin pegawai istana itu&lt;/u&gt;; - TB&lt;br /&gt;b. Now &lt;u&gt;God had brought Daniel into favour and tender love with the prince of the eunuchs&lt;/u&gt; – KJV&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;strong&gt;Kejadian 39:4&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;a. maka &lt;u&gt;Yusuf mendapat kasih tuannya&lt;/u&gt;, dan ia boleh melayani dia; kepada Yusuf diberikannya kuasa atas rumahnya dan segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf - TB&lt;br /&gt;b. &lt;u&gt;Potifar senang kepada Yusuf&lt;/u&gt; dan mengangkatnya menjadi pelayan pribadinya; lalu ditugaskannya Yusuf mengurus rumah tangganya dan segala miliknya – BIS&lt;br /&gt;c. And &lt;u&gt;Joseph found favor in his sight&lt;/u&gt;, and he ministered unto him: and he made him overseer over his house, and all that he had he put into his hand – ASV&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;strong&gt;Kejadian 39:21&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;a. Tetapi TUHAN menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setia-Nya kepadanya, dan &lt;u&gt;membuat Yusuf kesayangan bagi kepala penjara itu&lt;/u&gt; - TB&lt;br /&gt;b. Tetapi TUHAN menolong Yusuf dan terus mengasihinya, sehingga &lt;u&gt;kepala penjara suka kepadanya&lt;/u&gt;. – BIS&lt;br /&gt;c. But the LORD was with Joseph, and shewed him mercy, and &lt;u&gt;gave him favour in the sight of the keeper of the prison&lt;/u&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;- KJV&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;strong&gt;Maleakhi 3:18&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;a. Maka kamu akan melihat kembali &lt;u&gt;perbedaan antara orang benar dan orang fasik&lt;/u&gt;, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya – TB&lt;br /&gt;b. Umat-Ku akan melihat lagi perbedaan antara nasib orang baik dan orang jahat, &lt;u&gt;antara orang yang berbakti kepada-Ku dan yang tidak&lt;/u&gt;. - BIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, dalam beberapa kasus, hanya doa orang-orang tertentu atau akibat orang-orang tertentu, maka Tuhan mengabulkan suatu doa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;strong&gt;Ayub 42:8&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;a. Oleh sebab itu, ambillah tujuh ekor lembu jantan dan tujuh ekor domba jantan dan pergilah kepada hamba-Ku Ayub, lalu persembahkanlah semuanya itu sebagai korban bakaran untuk dirimu, dan baiklah hamba-Ku Ayub meminta doa untuk kamu, karena &lt;u&gt;hanya permintaannyalah yang akan Kuterima&lt;/u&gt;, supaya Aku tidak melakukan aniaya terhadap kamu, sebab kamu tidak berkata benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub."&lt;br /&gt;b. And now, take to you seven bullocks and seven rams, and go ye unto My servant Job, and ye have caused a burnt-offering to ascend for you; and Job My servant doth pray for you, for &lt;u&gt;surely his face I accept&lt;/u&gt;, so as not to do with you folly, because ye have not spoken concerning Me rightly, like My servant Job. - YLT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;strong&gt;Kejadian 20:7&lt;/strong&gt; –&lt;br /&gt;a. Jadi sekarang, kembalikanlah isteri orang itu, sebab dia seorang nabi; &lt;u&gt;ia akan berdoa untuk engkau, maka engkau tetap hidup&lt;/u&gt;; tetapi jika engkau tidak mengembalikan dia, ketahuilah, engkau pasti mati, engkau dan semua orang yang bersama-sama dengan engkau." – TB&lt;br /&gt;b. Tetapi sekarang, kembalikanlah dia kepada suaminya. Suaminya seorang nabi, dan &lt;u&gt;ia akan berdoa untukmu supaya engkau tidak mati&lt;/u&gt;. Tetapi jika engkau tidak mengembalikannya, ingat, engkau dan seluruh rakyatmu akan mati!" - BIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;strong&gt;2 Raja-raja 19:34&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;a. Dan Aku akan memagari kota ini untuk menyelamatkannya, oleh karena Aku dan &lt;u&gt;oleh karena Daud, hamba-Ku&lt;/u&gt;. – TB&lt;br /&gt;b. Kota Yerusalem akan Kubela dan Kulindungi demi kehormatan-Ku sendiri dan &lt;u&gt;demi perjanjian-Ku dengan hamba-Ku Daud&lt;/u&gt;. – BIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah sangat mungkin mendapatkan &lt;em&gt;favor &lt;/em&gt;dan karenanya dibedakan dari orang lain dan mendapat perlakuan istimewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mengapa Tuhan Membuat Perbedaan?&lt;/strong&gt; Dari 12 murid yang dipilih, hanya tiga orang yang paling dekat dengan Yesus, yaitu Petrus, Yohanes dan Yakobus. Dan dari ketiga orang ini, Yohaneslah yang disebut sebagai murid yang dikasihi Yesus – (Yohanes 13:23).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan mengasihi semua orang, tetapi mereka yang memberi respon lebih banyak akan kasihNya akan menerima lebih banyak &lt;em&gt;favor&lt;/em&gt;, kemurahan dan kebaikan Tuhan. Bukan karena Tuhan membeda-bedakan orang, tetapi karena mereka lebih aktif memberikan respon dan dengan sendirinya mengambil lebih banyak semua yang disediakan bagi orang percaya. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-1887675645597925812?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/1887675645597925812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=1887675645597925812' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/1887675645597925812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/1887675645597925812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2010/04/favor-is-unfair.html' title='Favor Is Unfair'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-2207692589302387328</id><published>2010-02-19T11:03:00.002+07:00</published><updated>2010-02-19T11:13:51.448+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prayer'/><title type='text'>Hal-hal Yang Perlu Didoakan</title><content type='html'>Seringkali kita berkumpul dan berdoa untuk pelayanan yang Tuhan percayakan kepada kita; misalnya untuk ibadah gereja di mana kita berbakti pada hari Minggu. Mungkin juga untuk acara KKR (kebaktian kebangunan rohani) khusus di mana kita terlibat sebagai panitia. Atau mungkin juga untuk acara Natal atau Paskah yang diadakan oleh gereja tempat kita melayani. Biasanya tim doa akan berdoa dengan serius untuk acara-acara besar, apalagi jika ada pembicara tamu dari luar negeri. Tidak jarang ada waktu khusus yang digunakan untuk berdoa puasa, doa rantai, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;prayer walking&lt;/span&gt;, dsb. Apa saja yang perlu didoakan untuk acara-acara tersebut? Setidaknya ada lima hal pokok yang perlu diingat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Berdoa Untuk Hal-hal Yang Bersifat Materi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kita perlu berdoa untuk gedung, lokasi yang akan dipakai, perizinan, kebutuhan dana, penggunaan peralatan musik, listrik, akomodasi, konsumsi, dll. Walaupun Tuhan maha tahu dan Ia sudah mengetahui apapun yang akan  kita doakan, Firman Tuhan tetap mengajarkan untuk kita berdoa dan meminta dari padaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatu pun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.- Yohanes 16:24&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Berdoa Untuk Kehadiran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, kita perlu berdoa untuk kehadiran dari orang-orang yang diharapkan akan datang. Kadang-kadang kita perlu menyampaikan kepada Tuhan, berapa orang yang diharapkan datang. Seorang hamba Tuhan ketika sedang sekolah di luar negeri pernah menjadi bagian dari panita untuk mengadakan acara KKR. Mereka berdoa khusus untuk dapat menggunakan sebuah gedung terbesar yang bagus yang ada di kota tersebut. Begitu seriusnya mereka mendoakan gedung tersebut sampai mereka tidak mendoakan jumlah kehadiran yang diharapkan. Mereka mendapatkan dana yang cukup untuk bisa menyewa gedung tersebut dan acara berlangsung baik, tetapi jumlah yang hadir sangat sedikit. Akibatnya, suasana kebaktian juga tidak terlalu baik karena terlihat aneh menggunakan gedung yang besar sementara yang hadir tidak mencapai setengahnya. Kejadian ini menyadarkan hamba Tuhan tersebut untuk senantiasa mendoakan orang-orang  yang diharapkan hadir dalam suatu acara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu. – Mazmur 2:8&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Berdoa Untuk Suasana Pujian, Penyembahan dan Seluruh Kebaktian Dari Awal Sampai Akhir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya, kita perlu berdoa untuk suasana selama acara berlangsung. Kita berdoa agar suasana surga turun ketika pujian dan penyembahan dinaikkan. Kita berdoa agar ketika Firman Tuhan diberitakan, Firman Tuhan tsb akan menjadi seperti benih yang jatuh di tanah yang subur dan bertumbuh serta berlipat kali ganda menjadi 30, 60, bahkan 100 kali ganda. Kita berdoa agar Tuhan membuka pikiran semua yang hadir agar mereka mengerti apa yang disampaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci. – Lukas 24:45&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Berdoa Untuk Panitia dan Mereka Yang Melayani Agar Tetap Kuat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kemudian kita perlu berdoa agar semua panitia diberi kekuatan, kesehatan yang sempurna agar tidak ada yang sakit, baik sebelum dan selama acara berlangsung, juga setelah acara selesai. Kita berdoa agar tidak ada serangan balik yang berhasil dari roh-roh jahat kepada panitia, keluarga, pekerjaan dan usahanya. Kita berdoa agar panitia diberi roh pengertian, hikmat untuk menangani semua tugas yang harus dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Berdoa jugalah untuk kami, supaya Allah membuka pintu untuk pemberitaan kami, sehingga kami dapat berbicara tentang rahasia Kristus, yang karenanya aku dipenjarakan. - Kolose 4:3&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5. Berdoa Untuk Perkenanan Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, dan yang paling penting, kita perlu berdoa agar keseluruhan acara yang dibuat berkenan kepada Tuhan. Kita berdoa agar Dia senang dengan apa yang kita lakukan. Kita berdoa agar semua panitia didapati berkenan di hadapanNya. Hal ini bisa terjadi jika kita selalu meminta tuntunanNya dalam mempersiapkan dan melaksanakan acara tersebut. Apa gunanya acara berlangsung dengan baik, banyak orang  yang datang dan diberkati tetapi ternyata Tuhan tidak berkenan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan! – Mat 7:21-23&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-2207692589302387328?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/2207692589302387328/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=2207692589302387328' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/2207692589302387328'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/2207692589302387328'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2010/02/hal-hal-yang-perlu-didoakan.html' title='Hal-hal Yang Perlu Didoakan'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-6783511116133266585</id><published>2009-11-16T12:59:00.003+07:00</published><updated>2009-11-16T13:09:05.872+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dedicated Life'/><title type='text'>Pelangi Kasih - Padang Gurun</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jalan hidup tak selalu tanpa kabut yang pekat...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Namun kasih Tuhan nyata pada waktu yang tepat...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Mungkin langit tak terlihat oleh awan yang gelap...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Di atasnyalah membusur p’langi kasih yang kekal...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Habis hujan nampak pelangi bagai janji yang teguh...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Di balik duka menanti pelangi kasih Tuhanku...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;br /&gt;Bait lagu di atas dinyanyikan oleh Louis Hutauruk lebih dari 20 tahun yang lalu. Dalam kenyataannya, memang seperti yang dikatakan dalam syair lagu tsb, ada badai, ada persoalan dan berbagai masalah yang dihadapi anak-anak Tuhan. Ketika kita sungguh-sungguh mengikut Tuhan, seringkali justru masalah semakin banyak. Kadang-kadang hal itu terjadi juga bukan karena kesalahan kita, tetapi akibat kesalahan orang lain. Bisa juga terjadi karena keadaan tertentu yang di luar kendali kita. Bila kita mau mempelajari Alkitab, ternyata semua hal tersebut juga ada tercatat di dalam firmanNya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Padang Gurun&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Setiap anak Tuhan, cepat atau lambat akan masuk ke dalam pengalaman padang gurun. Hal pertama yang ditemui oleh bangsa Israel setelah keluar dari Mesir, setelah mengalami mujizat Laut Teberau yang terbelah, adalah Padang Gurun Syur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Musa menyuruh orang Israel berangkat dari Laut Teberau, lalu mereka pergi ke padang gurun Syur; tiga hari lamanya mereka berjalan di padang gurun itu dengan tidak mendapat air – Keluaran 15:22&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Syur artinya &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;wall&lt;/i&gt; atau dinding. Setelah mengalami mujizat yang sangat dahsyat yang membuat orang &lt;st1:country-region st="on"&gt;Israel&lt;/st1:country-region&gt; dan Miryam menari serta menyanyikan pujian kepada Tuhan (Keluaran 15:1-21), mereka harus masuk &lt;st1:city st="on"&gt;padang&lt;/st1:city&gt; gurun ”dinding” yang membuat mereka tidak bisa melihat apa-apa kecuali &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;padang&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; gurun. Pernahkah Anda mengalami hal ini?&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Setelah pengalaman yang dahsyat, berjumpa dengan Tuhan yang membuat kita tersungkur dan menyembah Dia, justru terjadi hal yang nampaknya sangat bertolak belakang dengan apa yang dijanjikan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;br /&gt;Saulus mengalami hal ini. Ia berjumpa dengan Tuhan dalam perjalanannya ke Damsyik. Pengalaman ini membuat ia berubah total dan menjadi pengikut Yesus tanpa ada seorangpun yang menginjili dia. Tetapi apa yang terjadi selanjutnya? Ia buta selama tiga hari. Ia tidak bisa melihat sampai Ananias datang dan mendoakannya sehingga bisa melihat kembali, penuh dengan Roh Kudus dan kemudian dibaptis (Kisah 9:3-18).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus juga mengalami hal yang sama. Setelah dibaptis dan penuh dengan Roh Kudus, Ia justru dibawa oleh Roh ke padang gurun dan kemudian berpuasa 40 hari 40 malam dan dicobai oleh iblis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;br /&gt;Daud juga mengalami hal yang sama. Setelah diurapi oleh Samuel ketika masih remaja, nampaknya semua baik-baik saja sampai tiba masanya ia dikejar-kejar Saul karena iri dan mau dibunuh. Dan pengalaman ini tidak terjadi selama tiga hari atau tiga minggu atau tiga tahun. Saul berkuasa selama 40 tahun sebelum akhirnya Daud menggantikannya sebagai raja pada waktu berumur 30 tahun. Jadi ada waktu yang cukup lama – belasan tahun - bagi Daud untuk tinggal di ”padang gurun”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Yusuf? Bagaimana dengan Yakub? Abraham? Semua hamba-hambaNya melalui masa padang gurun untuk pembentukan karakter yang kuat dan dapat diandalkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Anda? Apakah saat ini adalah masa padang gurun buat Anda? Semoga kita semua tidak lari dari pembentukan Tuhan karena setelah padang gurun, hasil yang didapat adalah &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;power&lt;/i&gt; dari Tuhan yang berarti kekuatan karakter ilahi dan pengurapan untuk melakukan pekerjaanNya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;Yesus, yang penuh dengan Roh Kudus, kembali dari sungai Yordan, lalu dibawa oleh Roh Kudus ke padang gurun. Dalam kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea. Dan tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh daerah itu. (Lukas 4:1,14)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-6783511116133266585?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/6783511116133266585/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=6783511116133266585' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/6783511116133266585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/6783511116133266585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2009/11/pelangi-kasih-padang-gurun.html' title='Pelangi Kasih - Padang Gurun'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-265501401295256795</id><published>2009-05-12T09:38:00.004+07:00</published><updated>2009-05-12T09:45:03.636+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dedicated Life'/><title type='text'>Perjumpaan Ketujuh - Mempersembahkan Ishak</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Setelah semuanya itu Allah mencoba Abraham. Ia berfirman kepadanya: "Abraham," lalu sahutnya: "Ya, Tuhan." Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu." – Kejadian 22:1,1&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh ini Abraham sudah mempersembahkan “segalanya” kepada Tuhan. &lt;strong&gt;Perjumpaan pertaman&lt;/strong&gt;ya dengan Tuhan menyebabkan ia harus meninggalkan Ur-Kasdim, kampung halamannya, tempat ia dibesarkan. Ia harus keluar dari lingkungannya yang adalah tempat penyembahan berhala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;”Allah yang Mahamulia telah menampakkan diri-Nya kepada bapa leluhur kita Abraham, ketika ia masih di Mesopotamia, sebelum ia menetap di Haran, dan berfirman kepadanya: Keluarlah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan pergilah ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu. Maka keluarlah ia dari negeri orang Kasdim, lalu menetap di Haran” – Kisah 7:2-4 &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Perjumpaan kedua&lt;/strong&gt;nya dengan Tuhan mengharuskan ia meninggalkan Haran, tempat ayahnya dikubur. Abraham harus melepaskan diri dari ikatan masa lalu dengan ayahnya yang sudah meninggal dan dikuburkan di Haran. Tidak hanya itu, Tuhan berkata: &lt;em&gt;"Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;” (Kejadian 12:1).&lt;/em&gt; Abraham harus meninggalkan rumah ayahnya yang tentunya merupakan warisan yang ditinggalkan ayahnya kepadanya. Tuhan berbicara dan berjanji cukup detil di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat." Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, dan Lot pun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran. – Kejadian 12:1 - 4&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Perjumpaan Abraham yang ketiga&lt;/strong&gt; dengan Tuhan terjadi setelah Lot dipisahkan dari Abraham. Di sini Tuhan juga berbicara cukup detil. Sebelumnya, Tuhan tidak berbicara cukup detil karena Abraham masih bersama dengan Lot. Tetapi setelah Abraham melepaskan Lot, maka Tuhan menampakkan diri dan berbicara dengan sangat detil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan, sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya. Dan Aku akan menjadikan keturunanmu seperti debu tanah banyaknya, sehingga, jika seandainya ada yang dapat menghitung debu tanah, keturunanmu pun akan dapat dihitung juga. Bersiaplah, jalanilah negeri itu menurut panjang dan lebarnya, sebab kepadamulah akan Kuberikan negeri itu." Sesudah itu Abram memindahkan kemahnya dan menetap di dekat pohon-pohon tarbantin di Mamre, dekat Hebron, lalu didirikannyalah mezbah di situ bagi TUHAN. – Kejadian 13:14 – 18&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Perjumpaan yang keempat&lt;/strong&gt; membuat Abraham harus melepaskan Eliezer, orang yang dianggapnya akan menjadi ahli warisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Abram menjawab: "Ya Tuhan ALLAH, apakah yang akan Engkau berikan kepadaku, karena aku akan meninggal dengan tidak mempunyai anak, dan yang akan mewarisi rumahku ialah Eliezer, orang Damsyik itu." Lagi kata Abram: "Engkau tidak memberikan kepadaku keturunan, sehingga seorang hambaku nanti menjadi ahli warisku." Tetapi datanglah firman TUHAN kepadanya, demikian: "Orang ini tidak akan menjadi ahli warismu, melainkan anak kandungmu, dialah yang akan menjadi ahli warismu." - Kejadian 15: 2 – 4&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Perjumpaan kelima&lt;/strong&gt; mengakibatkan sunat, yang melambangkan cela Mesir yang ditanggalkan (Yosua 5:9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Lagi firman Allah kepada Abraham: "Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun-temurun. Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat; haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu. Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki di antara kamu, turun-temurun: baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu. Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli dengan uang harus disunat; maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu menjadi perjanjian yang kekal. Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku." - Kejadian 17: 9 – 14&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Perjumpaan keenam&lt;/strong&gt; mengharuskan Abraham melepaskan Ismail, anak kandung hasil usaha Abraham untuk menggenapi apa yang Tuhan janjikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: "Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak. Tetapi keturunan dari hambamu itu juga akan Kubuat menjadi suatu bangsa, karena ia pun anakmu." – Kejadian 21:12, 13&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dan Abraham berkata kepada Allah: "Ah, sekiranya Ismael diperkenankan hidup di hadapan-Mu!" Tetapi Allah berfirman: "Tidak, melainkan isterimu Saralah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya. Tentang Ismael, Aku telah mendengarkan permintaanmu; ia akan Kuberkati, Kubuat beranak cucu dan sangat banyak; ia akan memperanakkan dua belas raja, dan Aku akan membuatnya menjadi bangsa yang besar. Tetapi perjanjian-Ku akan Kuadakan dengan Ishak, yang akan dilahirkan Sara bagimu tahun yang akan datang pada waktu seperti ini juga." – Kejadian 17:18 – 21&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Perjumpaan ketujuh&lt;/strong&gt; merupakan puncak dari segalanya. Setahap demi setahap Abraham belajar mempersembahkan segalanya kepada Tuhan. Mulai dari kampung halaman, rumah orang tua, ikatan dengan keluarga, orang kepercayaan, cela Mesir, Ismail, dan akhirnya ... Ishak yang merupakan anak perjanjian. Ishak adalah anak yang dijanjikanTuhan puluhan tahun sebelumnya kepada Abraham. Ishak adalah segalanya bagi Abraham. Pada saat Ishak lahir, kekuatan manusia Abraham dan Sara sudah tidak ada. Ishak adalah penggenapan janji yang Tuhan berikan melalui cara Tuhan sendiri, bukan melalui kekuatan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ishak adalah visi atau janji yang Tuhan berikan kepada kita masing-masing. Mungkin ada orang yang mendapat janji dari Tuhan bahwa ia akan menjadi hamba Tuhan yang dipakai ke seluruh dunia dan menggembalakan banyak orang. Setelah beberapa tahun, nampaknya visi itu mulai menjadi kenyataan dan jelas sekali itu terjadi karena pekerjaan Tuhan sendiri, bukan karena usaha manusia. Tetapi kemudian Tuhan meminta untuk visi tersebut kembali dipersembahkan kepada Tuhan. Dan itu berarti kematian bagi visi tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagi banyak orang, hal itu akan merupakan pengorbanan yang paling menyakitkan. Bagaimana mungkin Tuhan menarik kembali apa yang pernah dijanjikanNya? Bukankah sudah banyak yang harus dilepaskan demi tergenapinya visi tersebut? Bukankah sudah terlalu banyak harga yang dibayar dan proses yang harus dilalui sampai visi tersebut mulai terwujud? Bagaimana mungkin sekarang visi tersebut harus dipersembahkan kembali kepada Tuhan? Apakah Tuhan tidak melihat betapa jauhnya kita sudah berjalan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa dimengerti kalau untuk terwujudnya suatu visi – apalagi visi dari Tuhan – ada banyak yang harus dibayar dan proses yang harus dilalui. Bukankah itu yang dikatakan Tuhan Yesus?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;”...sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya....., (Markus 10:29)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Tetapi bagaimana mungkin kita harus melepaskan visi yang memang Tuhan berikan kepada kita? Rasanya mustahil. Tetapi itulah yang dialami Abraham. Ia mempersembahkan Ishak, yang adalah janji Tuhan, visi dari Tuhan dan yang juga merupakan masa depannya. Ishak adalah segalanya bagi Abraham,... tetapi itu yang diminta Tuhan untuk dipersembahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang menjadi ”Ishak” anda? Pekerjaan anda, usaha anda, dreams anda, atau mungkin gereja anda? Atau pelayanan anda? Atau comfort zone anda? Abraham mempersembahkan segalanya, termasuk juga visi, janji yang Tuhan berikan kepadanya. Setelah itu, Ishak yang sudah dipersembahkan menjadi “hidup kembali”. Abraham menunjukkan bahwa Tuhan adalah di atas segala-galanya di dalam kehidupannya, juga di atas visi atau janji yang pernah Tuhan berikan kepadanya. Dan kemudian, tidak tanggung-tanggung Tuhan bersumpah demi diriNya sendiri untuk memberkati Abraham berlimpah-limpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;kata-Nya: "Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri -- demikianlah firman TUHAN --: Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku, maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya. Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku." – Kejadian 22:16-18&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk selanjutnya, Tuhan menyebut Abraham sebagai sahabatNya. Bukan hanya hambaNya atau nabiNya, tetapi juga sahabatNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Bukankah Engkau Allah kami yang menghalau penduduk tanah ini dari depan umat-Mu Israel, dan memberikannya kepada keturunan Abraham, sahabat-Mu itu, untuk selama-lamanya? – II Tawarikh 20:7&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh mana kita mau berjalan bersama Tuhan? Apakah sebatas ”hamba Tuhan”, ataukah kita mau terus meningkatkannya menjadi sahabatNya? &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-265501401295256795?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/265501401295256795/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=265501401295256795' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/265501401295256795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/265501401295256795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2009/05/perjumpaan-ketujuh-mempersembahkan.html' title='Perjumpaan Ketujuh - Mempersembahkan Ishak'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-3529896036252290246</id><published>2009-04-07T14:23:00.002+07:00</published><updated>2009-04-07T14:26:23.149+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dedicated Life'/><title type='text'>Melepaskan Ismail</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Pada waktu itu Sara melihat, bahwa anak yang dilahirkan Hagar, perempuan Mesir itu bagi Abraham, sedang main (mocking, KJV) dengan Ishak, anaknya sendiri. Berkatalah Sara kepada Abraham: "Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba ini tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anakku Ishak." Hal ini sangat menyebalkan Abraham oleh karena anaknya itu. Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: "Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak. Tetapi keturunan dari hambamu itu juga akan Kubuat menjadi suatu bangsa, karena ia pun anakmu." Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba – Kejadian 21:9 – 14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah ada tertulis, bahwa Abraham mempunyai dua anak, seorang dari perempuan yang menjadi hambanya dan seorang dari perempuan yang merdeka? Tetapi anak dari perempuan yang menjadi hambanya itu diperanakkan menurut daging dan anak dari perempuan yang merdeka itu oleh karena janji. Tetapi seperti dahulu, dia, yang diperanakkan menurut daging, menganiaya yang diperanakkan menurut Roh, demikian juga sekarang ini. Tetapi apa kata nas Kitab Suci? "Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba perempuan itu tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anak perempuan merdeka itu. – Galatia 4:22,23, 29, 30&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Perjumpaan berikutnya antara Abraham dengan Tuhan menyebabkan Ismail harus diusir. Ismail adalah lambang kekuatan manusia untuk berusaha menggenapkan janji Tuhan. Ketika kita semakin mengenal Tuhan, kita akan semakin sadar bahwa &lt;em&gt;”Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!” (Roma 11:36)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Tuhan memberikan janjiNya kepada kita, Ia ingin agar kita bergantung kepadaNya untuk realisasinya. Dalam kenyataannya, seringkali kita tidak sabar menantikan janjiNya sehingga lahirlah Ismail dalam kehidupan kita yang merupakan usaha manusia kita untuk ”menolong Tuhan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali Tuhan pernah berjanji bahwa kita akan menjadi hambaNya untuk memberitakan namaNya sampai ke ujung dunia. Ketika kita tidak sabar menantikan penggenapan janjiNya tersebut, kita mulai berusaha mempromosikan diri kita dengan berbagai cara agar kita bisa menjadi seperti yang Ia janjikan. Atau Tuhan pernah berjanji bahwa kita akan menjadi seorang yang sangat kaya seperti Ayub. Lalu karena kita tidak sabar, kita pakai berbagai cara agar kita menjadi kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abraham juga mengalami hal yang sama. Tuhan sudah berjanji bahwa ia akan punya anak kandung yang nantinya akan menjadi ahli warisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Tetapi datanglah firman TUHAN kepadanya, demikian: "Orang ini tidak akan menjadi ahli warismu, melainkan anak kandungmu, dialah yang akan menjadi ahli warismu." - Kejadian 15:4&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Tetapi kemudian ia tidak sabar sehingga oleh anjuran isterinya, ia berusaha ”menolong Tuhan” supaya ia punya anak kandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Berkatalah Sarai kepada Abram: "Engkau tahu, TUHAN tidak memberi aku melahirkan anak. Karena itu baiklah hampiri hambaku itu; mungkin oleh dialah aku dapat memperoleh seorang anak." Dan Abram mendengarkan perkataan Sarai. Jadi Sarai, isteri Abram itu, mengambil Hagar, hambanya, orang Mesir itu, -- yakni ketika Abram telah sepuluh tahun tinggal di tanah Kanaan --, lalu memberikannya kepada Abram, suaminya, untuk menjadi isterinya – Kejadian 16:2,3&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ketika Abraham melakukan hal ini dan kemudian lahirlah Ismail, umurnya sudah 86 tahun. Dan setelah itu, tidak pernah ada Firman Tuhan kepada Abraham sampai ia berumur 99 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Lalu Hagar melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abram dan Abram menamai anak yang dilahirkan Hagar itu Ismael. Abram berumur delapan puluh enam tahun, ketika Hagar melahirkan Ismael baginya. – Kejadian 15:15, 16&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Abram berumur sembilan puluh sembilan tahun, maka TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman kepadanya: "Akulah Allah Yang Mahakuasa, hiduplah di hadapan-Ku dengan tidak bercela. – Kejadian 17:1&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ketika Tuhan berbicara lagi kepada Abraham setelah 13 tahun, maka hal pertama yang Ia katakan adalah: &lt;em&gt;”Akulah Allah Yang Mahakuasa, hiduplah di hadapan-Ku dengan tidak bercela.” &lt;/em&gt;Artinya, Tuhan mau berkata, &lt;em&gt;”Aku Mahakuasa sehingga tidak perlu ditolong untuk mewujudkan apa yang telah Ku janjikan kepadamu. Jangan pakai caramu untuk membantuKu, itu adalah cela Mesir.”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada suatu pelajaran menarik di sini. Ketika kita berusaha mewujudkan janji Tuhan kepada kita dengan cara kita sendiri, maka kita kehilangan keintiman dengan Dia. Tiba-tiba kita tidak mendengar lagi Dia berbicara. Sebelumnya, begitu banyak &lt;em&gt;rhema&lt;/em&gt;, pewahyuan yang kita terima. Tiba-tiba, setelah kita pakai cara kita untuk ”menolong Tuhan”, Dia tidak berbicara lagi. Abraham harus membayar mahal sekali, yaitu hilangnya komunikasi dengan Tuhan selama 13 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah anda mengalami hal tersebut? Mungkin anda masih melayani Tuhan, masih memimpin pujian, masih berkotbah, menyampaikan Firman Tuhan, masih berdoa semalaman, tetapi jauh di kedalaman anda tahu bahwa Ia tidak berbicara sejelas dulu lagi. Anda kehilangan keintiman yang selama ini begitu membuat anda bergairah untuk melayani Dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika akhirnya Tuhan berbicara kepada Abraham lagi, Ia meminta supaya Ismail disingkirkan. Tuhan tetap memberikati Ismail, tetapi perjanjianNya hanya berlaku bagi Ishak yang lahir bukan karena usaha Abraham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Tentang Ismael, Aku telah mendengarkan permintaanmu; ia akan Kuberkati, Kubuat beranak cucu dan sangat banyak; ia akan memperanakkan dua belas raja, dan Aku akan membuatnya menjadi bangsa yang besar. Tetapi perjanjian-Ku akan Kuadakan dengan Ishak, yang akan dilahirkan Sara bagimu tahun yang akan datang pada waktu seperti ini juga. – Kejadian 17:20,21&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita puas dengan melayani Tuhan sesuai dengan cara kita. Kita punya talenta dan kita gunakan itu untuk melayani Tuhan dengan cara kita. Tuhan tetap bisa memberkatinya, tetapi jika kita sungguh-sungguh ingin sesuatu yang sangat memuaskan hatiNya, kita harus belajar mengijinkan Tuhan menggunakan talenta kita seperti yang Ia mau. Hal ini sesuai dengan apa yang Ia sampaikan kepada Musa tentang orang-orang yang diberi skill, tetapi harus digunakan tepat menurut yang diperintahkan TUHAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Demikianlah harus bekerja Bezaleel dan Aholiab, dan setiap orang yang ahli, yang telah dikaruniai TUHAN keahlian dan pengertian, sehingga ia tahu melakukan segala macam pekerjaan untuk mendirikan tempat kudus, tepat menurut yang diperintahkan TUHAN." – Keluaran 36:1&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Biarlah semakin banyak ”Ishak” yang dilahirkan dalam pelayanan yang Tuhan percayakan kepada kita masing-masing. Amin!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-3529896036252290246?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/3529896036252290246/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=3529896036252290246' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/3529896036252290246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/3529896036252290246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2009/04/melepaskan-ismail.html' title='Melepaskan Ismail'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-4874362711060691792</id><published>2009-03-17T18:16:00.002+07:00</published><updated>2009-03-17T18:19:38.969+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dedicated Life'/><title type='text'>Perjumpaan Kelima - Sunat</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Ketika Abram berumur sembilan puluh sembilan tahun, maka TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman kepadanya: "Akulah Allah Yang Mahakuasa, hiduplah di hadapan-Ku dengan tidak bercela. …Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat; haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu. Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki di antara kamu, turun-temurun: baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu. Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli dengan uang harus disunat; maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu menjadi perjanjian yang kekal. Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku." – Kejadian 17:1,10-14&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Setelah seluruh bangsa itu selesai disunat, maka tinggallah mereka di tempatnya masing-masing di perkemahan itu, sampai mereka sembuh. Dan berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: "Hari ini telah Kuhapuskan cela Mesir itu dari padamu." Itulah sebabnya nama tempat itu disebut Gilgal sampai sekarang. - Yosua 5:8,9&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Perjumpaan Abraham dengan Tuhan yang kelima kalinya juga membuat Abraham harus melepaskan sesuatu. Tidak hanya namanya berubah dari Abram menjadi Abraham, tetapi juga setiap laki-laki yang bersama-sama dengannya harus disunat. Sunat adalah lambang cela Mesir yang ditanggalkan. Ketika Abraham keluar dari Mesir, ia membawa banyak budak laki-laki dan perempuan dan di antaranya juga ada Hagar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Firaun menyambut Abram dengan baik-baik, karena ia mengingini perempuan itu, dan Abram mendapat kambing domba, lembu sapi, keledai jantan, budak laki-laki dan perempuan, keledai betina dan unta. - Kejadian 12:16 &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hagar inilah yang selanjutnya melahirkan Ismael sebagai cara Abraham dan isterinya untuk mewujudkan janji Tuhan kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Adapun Sarai, isteri Abram itu, tidak beranak. Ia mempunyai seorang hamba perempuan, orang Mesir, Hagar namanya. Berkatalah Sarai kepada Abram: "Engkau tahu, TUHAN tidak memberi aku melahirkan anak. Karena itu baiklah hampiri hambaku itu; mungkin oleh dialah aku dapat memperoleh seorang anak." Dan Abram mendengarkan perkataan Sarai. Jadi Sarai, isteri Abram itu, mengambil Hagar, hambanya, orang Mesir itu, -- yakni ketika Abram telah sepuluh tahun tinggal di tanah Kanaan --, lalu memberikannya kepada Abram, suaminya, untuk menjadi isterinya. – Kejadian 16:1-3&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ketika akhirnya Hagar melahirkan Ismael pada saat Abraham berumur 86 tahun, Tuhan selanjutnya tidak pernah berbicara kepada Abraham sampai ia berumur 99 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Lalu Hagar melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abram dan Abram menamai anak yang dilahirkan Hagar itu Ismael. Abram berumur delapan puluh enam tahun, ketika Hagar melahirkan Ismael baginya. – Kejadian 16:15, 16&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ada selang waktu 13 tahun Tuhan tidak berbicara dengan Abraham. Selama itu, tidak ada perjumpaan Abraham dengan Tuhan. Ketika akhirnya Abraham berjumpa dengan Tuhan, maka ia harus disunat sebagai lambang cela Mesir yang ditanggalkan. Kekuatan Abraham yang telah dipakai untuk menghasilkan Ismael harus dibersihkan dari cela Mesir. Sunat adalah lambang kekuatan alamiah kita, talenta kita, kepandaian kita yang harus ditaklukkan pada kedaulatan Tuhan. Tuhan mau memakai talenta kita, kepandaian kita, kemampuan kita, tetapi semuanya harus dalam tuntunan Dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abraham telah berusaha untuk mewujudkan janji Tuhan kepadanya dengan cara menikah dengan Hagar dan menghasilkan Ismael yang adalah anak kandungnya. Tetapi janji Tuhan hanya boleh diwujudkan dengan cara Tuhan. Akibatnya, perjumpaan berikutnya antara Abraham dengan Tuhan menyebabkan Abraham harus melepaskan kekuatan alamiahnya untuk tunduk pada kedaulatan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hidup kita, kerinduan kita untuk menyenangkan Tuhan dan mewujudkan janji-janjiNya bagi kita merupakan hal yang mulia. Tetapi untuk itupun kita perlu mengizinkan Tuhan memakai caraNya sendiri untuk menggenapi apa yang Ia janjikan. Kalau kita pakai cara kita, maka hasilnya adalah Ismael. Kalau kita mengizinkan Dia melakukannya bagi kita, maka hasilnya adalah Ishak yang adalah anak perjanjian. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-4874362711060691792?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/4874362711060691792/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=4874362711060691792' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/4874362711060691792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/4874362711060691792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2009/03/ketika-abram-berumur-sembilan-puluh.html' title='Perjumpaan Kelima - Sunat'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-5729502692176502952</id><published>2009-03-05T13:52:00.001+07:00</published><updated>2009-03-05T13:54:22.797+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dedicated Life'/><title type='text'>Melepaskan Eliezer</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Janganlah ia menghadap hadirat TUHAN dengan tangan hampa, - Ulangan 16:16&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian datanglah firman TUHAN kepada Abram dalam suatu penglihatan: "Janganlah takut, Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar." Abram menjawab: "Ya Tuhan ALLAH, apakah yang akan Engkau berikan kepadaku, karena aku akan meninggal dengan tidak mempunyai anak, dan yang akan mewarisi rumahku ialah Eliezer, orang Damsyik itu." Lagi kata Abram: "Engkau tidak memberikan kepadaku keturunan, sehingga seorang hambaku nanti menjadi ahli warisku." Tetapi datanglah firman TUHAN kepadanya, demikian: "Orang ini tidak akan menjadi ahli warismu, melainkan anak kandungmu, dialah yang akan menjadi ahli warismu." – Kejadian 15:1–4&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap perjumpaan dengan Tuhan membutuhkan sesuatu untuk dipersembahkan. Abraham mengalami hal ini. Perjumpaan pertama menyebabkan Abraham harus melepaskan Ur- Kasdim. Perjumpaan kedua menyebabkan ia harus meninggalkan Haran dan kuburan ayahnya. Perjumpaan ketiga terjadi karena Abraham melepaskan Lot yang yang bertahun-tahun ikut dengannya. Ada sesuatu yang harus dilepaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, pada perjumpaan keempat, ada juga yang harus dilepaskan, yaitu Eliezer, hamba kepercayaannya. Rupanya, setelah bertahun-tahun menunggu janji Tuhan dan Sara tidak hamil juga, maka Abraham mulai membuat &lt;em&gt;plan B&lt;/em&gt;, yaitu menyiapkan Eliezer untuk menjadi ahli warisnya. Barangkali sebelumnya ia berharap pada Lot, keponakannya sendiri untuk menjadi ahli warisnya. Kini, ketika semua anggota keluarganya sudah tidak ada lagi, ia berharap pada Eliezer untuk mewarisi harta bendanya. Tetapi perjumpaannya dengan Tuhan menyebabkan ia juga harus melepaskan harapannya pada Eliezer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah anda sadari bahwa ketika kita mengikut Tuhan, kita akan dibawa dari satu penyerahan kepada penyerahan lainnya? Kita memang akan berjalan &lt;em&gt;from glory to glory &lt;/em&gt;(II Korintus 3:18), tetapi bersamaan dengan itu kita juga melepaskan sesuatu yang Tuhan minta. Apa yang biasanya kita andalkan akan ”dicopot” satu demi satu sehingga pada akhirnya mata kita benar-benar hanya tertuju kepada Dia. Pada akhirnya kita akan sadar bahwa kita tidak bisa ”membantu Tuhan” untuk mewujudkan apa yang telah Ia janjikan kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! – Roma 11:36&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-5729502692176502952?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/5729502692176502952/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=5729502692176502952' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/5729502692176502952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/5729502692176502952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2009/03/melepaskan-eliezer.html' title='Melepaskan Eliezer'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-2502191155454891613</id><published>2009-02-25T17:32:00.003+07:00</published><updated>2009-02-25T17:37:51.143+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dedicated Life'/><title type='text'>Perjumpaan Ketiga - Berpisah dengan Lot</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Maka berkatalah Abram kepada Lot: "Janganlah kiranya ada perkelahian antara aku dan engkau, dan antara para gembalaku dan para gembalamu, sebab kita ini kerabat. Bukankah seluruh negeri ini terbuka untuk engkau? Baiklah pisahkan dirimu dari padaku; jika engkau ke kiri, maka aku ke kanan, jika engkau ke kanan, maka aku ke kiri." Lalu Lot melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman TUHAN, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar. -- Hal itu terjadi sebelum TUHAN memusnahkan Sodom dan Gomora. -- Sebab itu Lot memilih baginya seluruh Lembah Yordan itu, lalu ia berangkat ke sebelah timur dan mereka berpisah. Abram menetap di tanah Kanaan, tetapi Lot menetap di kota-kota Lembah Yordan dan berkemah di dekat Sodom. Adapun orang Sodom sangat jahat dan berdosa terhadap TUHAN. - Kejadian 13:8-13&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan, sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya. Dan Aku akan menjadikan keturunanmu seperti debu tanah banyaknya, sehingga, jika seandainya ada yang dapat menghitung debu tanah, keturunanmu pun akan dapat dihitung juga. Bersiaplah, jalanilah negeri itu menurut panjang dan lebarnya, sebab kepadamulah akan Kuberikan negeri itu – Kejadian 13:14-17&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjumpaan Abraham (waktu itu namanya masih Abram) yang ketiga dengan Tuhan terjadi setelah Abraham berpisah dengan Lot. Sebenarnya, sudah sejak awal Tuhan berfirman kepada Abraham untuk keluar dari Ur Kasdim dan dari sanak saudaranya. Abraham masih membawa ayahnya yang kemudian meninggal di Haran. Abraham juga masih membawa Lot ketika keluar dari Haran. Selama itu, tuntunan Tuhan tidak terlalu jelas sebab Abraham hanya taat sebagian. Lot masih ikut dengannya. Mungkin memang karena tidak ada pilihan lain dan juga merupakan tanggung jawab Abraham untuk membawa keponakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi pada akhirnya “keadaan” memaksa mereka untuk berpisah, dan itu merupakan korban yang harus dilepaskan Abraham untuk perjumpaannya yang ketiga dengan Tuhan. Kalau pada perjumpaan pertama Abraham harus melepaskan Ur Kasdim, pada perjumpaan kedua Abraham harus melepaskan ayahnya dan meninggalkan Haran, maka perjumpaan ketiga terjadi karena Abraham melepaskan Lot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjumpaan dengan Tuhan membuat kita melepaskan sesuatu. Tuhan tidak bisa memakai Abraham sepenuhnya sebelum ia taat sepenuhnya. Jika kita menyadari prinsip ini, akan lebih mudah buat kita untuk mengikuti rencanaNya &lt;em&gt;step by step.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Abraham sudah berpisah dengan Lot, maka Tuhan berbicara sangat detil dan cukup panjang dibandingkan dengan ketika pertama kali Ia berbicara pada perjumpaan pertama dan perjumpaan kedua. &lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan anda? Apakah Tuhan cukup detil berbicara dengan anda? Adakah sesuatu yang belum sepenuhnya anda lepaskan walaupun Ia sudah pernah memintanya? Jika kita belajar taat dengan sepenuh hati, maka rencanaNya juga tidak tertunda-tunda di dalam hidup kita. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-2502191155454891613?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/2502191155454891613/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=2502191155454891613' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/2502191155454891613'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/2502191155454891613'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2009/02/perjumpaan-ketiga-berpisah-dengan-lot.html' title='Perjumpaan Ketiga - Berpisah dengan Lot'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-3521482183100361836</id><published>2009-02-17T08:58:00.003+07:00</published><updated>2009-02-17T09:04:00.929+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dedicated Life'/><title type='text'>Keluar dari Haran</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;…tetapi janganlah orang menghadap ke hadirat-Ku dengan tangan hampa. – Keluaran 23:15&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Setiap perjumpaan dengan Tuhan membutuhkan sesuatu untuk diberikan, sesuatu untuk dilepaskan, seperti yang Dia minta. Perjumpaan pertama Abraham dengan Tuhan menyebabkan ia bersama ayahnya dan keponakannya harus melepaskan Ur-Kasdim, meninggalkan Mesopotamia dan kemudian berhenti di Haran. Setelah ayahnya meninggal, kembali Tuhan menampakkan diri dan kali ini ada juga yang harus dilepaskan Abraham ketika berjumpa dengan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;Maka keluarlah ia dari negeri orang Kasdim, lalu menetap di Haran. Dan setelah ayahnya meninggal, Allah menyuruh dia pindah dari situ ke tanah ini, tempat kamu diam sekarang; - Kisah Rasul 7 :4&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Lalu Terah membawa Abram, anaknya, serta cucunya, Lot, yaitu anak Haran, dan Sarai, menantunya, isteri Abram, anaknya; ia berangkat bersama-sama dengan mereka dari Ur-Kasdim untuk pergi ke tanah Kanaan, lalu sampailah mereka ke Haran, dan menetap di sana. Umur Terah ada dua ratus lima tahun; lalu ia mati di Haran. Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat." Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, dan Lot pun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran. – Kej 11 :31-12:4&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau perjumpaan pertama menyebabkan Abraham harus meninggalkan kampung halamannya, maka perjumpaan kedua menyebabkan Abraham harus meninggalkan ayahnya yang sudah meninggal di Haran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panggilan Tuhan kepada Abraham ketika masih di Ur Kasdim sebenarnya cukup spesifk, yaitu keluar dari negerinya dan dari sanak keluarganya. Abaraham memang taat, hanya tidak sepenuhnya. Ia taat untuk keluar dari negerinya, tetapi keluarga besarnya tetap ikut dengan dia. Ayahnya ikut dengan dia, Lot juga ikut dengan dia. Akibatnya, tidak ada tuntunan Tuhan lebih spesifik. Bahkan, di Kitab Kejadian dikatakan bahwa Terah yang membawa Abraham. Yang mendapat visi adalah Abraham, tetapi yang mengambil alih pimpinan adalah Terah, ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Terah sendiri artinya &lt;em&gt;delay &lt;/em&gt;atau penundaan. Ketika Abraham taat sebagian, maka ada penundaah atas rencana Tuhan dalam hidupnya. Tuhan membiarkan Abraham tinggal di Haran selama beberapa lama sampai ayahnya meninggal, baru kemudian Ia menampakkan diri lagi kepada Abraham. Kali ini, Abraham harus meninggalkan ayahnya yang sudah meninggal itu dan pergi keluar dari Haran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Tuhan hendak memakai seseorang, maka tidak hanya lingkungan luar - yang menghambat pertumbuhan rohani – yang harus ditinggalkan. Dalam kasus Abraham, bahkan ikatan dengan ayahnya pun harus diputuskan. Tidak berarti kalau kita hendak melayani Tuhan maka kita harus meninggalkan keluarga besar kita karena kasusnya mungkin berbeda. Tapi yang jelas, perjumpaan dengan Tuhan itu menyebabkan ada sesuatu yang harus dilepaskan yang mungkin tanpa kita sadari menghambat pertumbuhan rohani atau rencana Tuhan dalam hidup kita. Kalau kita taat, maka Tuhan akan mengembalikan apa yang telah lepaskan itu dengan caraNya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku – Matius 10:37&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Kerajaan Allah meninggalkan rumahnya, isterinya atau saudaranya, orang tuanya atau anak-anaknya, akan menerima kembali lipat ganda pada masa ini juga, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal”. – Lukas 18:29 – 30&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-3521482183100361836?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/3521482183100361836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=3521482183100361836' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/3521482183100361836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/3521482183100361836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2009/02/keluar-dari-haran.html' title='Keluar dari Haran'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-2080097699098441367</id><published>2009-02-12T13:30:00.001+07:00</published><updated>2009-02-12T13:32:57.716+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dedicated Life'/><title type='text'>Meninggalkan Ur-Kasdim</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;…tetapi janganlah orang menghadap ke hadirat-Ku dengan tangan hampa. – Keluaran 23:15&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Lalu Terah membawa Abram, anaknya, serta cucunya, Lot, yaitu anak Haran, dan Sarai, menantunya, isteri Abram, anaknya; ia berangkat bersama-sama dengan mereka dari Ur-Kasdim untuk pergi ke tanah Kanaan, lalu sampailah mereka ke Haran, dan menetap di sana – Kejadian 11:31&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab Stefanus: "Hai saudara-saudara dan bapa-bapa, dengarkanlah! Allah yang Mahamulia telah menampakkan diri-Nya kepada bapa leluhur kita Abraham, ketika ia masih di Mesopotamia, sebelum ia menetap di Haran, dan berfirman kepadanya: Keluarlah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan pergilah ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu. Maka keluarlah ia dari negeri orang Kasdim, lalu menetap di Haran – Kisah Rasul 7:2 – 4&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Setiap perjumpaan dengan Tuhan membutuhkan sesuatu yang harus dilepaskan, yang harus dibawa kepadaNya sebab firmanNya berkata, “Janganlah orang menghadap ke hadiratKu dengan tangan hampa." Biasanya kita mengartikan ini dengan persembahan uang atau kolekte atau persembahan pujian atau ucapan syukur dari mulut kita. Tetapi hal ini juga bisa berarti sesuatu yang harus kita persembahkan atau kita lepaskan ketika Tuhan memintanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjumpaan pertama Abaraham dengan Tuhan terjadi ketika ia masih tinggal di Mesopotamia, Ur-Kasdim. Perjumpaan pertama ini membuat Abraham harus meninggalkan kampung halamannya. Ia harus melepaskan Ur-Kasdim yang mungkin juga merupakan tempat kelahirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ur Kasdim, Mesopotamia adalah daerah tempat berhala. Ketika Tuhan mau memakai Abraham, maka korban pertama yang harus dilepaskan Abraham adalah kampung halamannya. Jika Abraham tidak mau keluar dari Ur Kasdim, maka Tuhan tidak bisa memakai dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Tuhan mau memakai kita, maka biasanya hal pertama yang Ia ingin agar kita lepaskan adalah lingkungan kita yang mungkin akan menghambat pertumbuhan rohani kita. Itu adalah Ur-Kasdim kita yang harus kita tinggalkan. Alkitab berkata, pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik (I Kor 15:33).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seseorang berjumpa dengan Tuhan untuk pertama kalinya, ketika ia lahir baru, maka tiba-tiba lingkungan pergaulannya tidak lagi menjadi tempat yang menarik hatinya. Bahkan, teman-temannya mulai menganggapnya aneh dan kemudian menolaknya. Ia akan dianggap ekstrim, terlalu religius, sok alim, dan sebagainya. Pada saat itu, ia harus memilih, apakah akan tetap bergaul dengan lingkungan lamanya, apakah akan tetap “berada di Ur-Kasdim” atau mengikut Tuhan untuk kemudian dibawa ke lingkungan baru yang akan mendukung pertumbuhan rohaninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan anda? Pernahkah anda berjumpa denganNya? Adakah sesuatu yang Ia minta untuk anda lepaskan? Apakah anda tetap berada di lingkungan lama yang tidak menunjang pertumbuhan rohani anda? Apakah anda tetap “berada di Ur-Kasdim”? Jika anda ingin terus bertumbuh secara rohani, maka anda harus mau melepaskan apa yang Ia minta. Dan dapat dipastikan bahwa yang Ia minta adalah sesuatu yang akan mendatangkan kebaikan bagi kita.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-2080097699098441367?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/2080097699098441367/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=2080097699098441367' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/2080097699098441367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/2080097699098441367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2009/02/meninggalkan-ur-kasdim.html' title='Meninggalkan Ur-Kasdim'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-958697202382995079</id><published>2009-02-10T13:09:00.002+07:00</published><updated>2009-02-10T13:14:43.788+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dedicated Life'/><title type='text'>Perjumpaan Dengan Tuhan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Tiga kali setahun setiap orang laki-laki di antaramu harus menghadap hadirat TUHAN, Allahmu, ke tempat yang akan dipilih-Nya, yakni pada hari raya Roti Tidak Beragi, pada hari  raya Tujuh Minggu dan pada hari raya Pondok Daun. Janganlah ia menghadap hadirat TUHAN dengan tangan hampa, - Ulangan 16:16&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ada satu prinsip yang tercatat di Alkitab, “Janganlah ia menghadap hadirat TUHAN dengan tangan hampa”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya, setiap perjumpaan dengan Tuhan membuat kita melepaskan sesuatu. Kita memang mendapatkan sesuatu dari padaNya, tetapi bersamaan dengan itu kita juga melepaskan sesuatu. Seorang hamba Tuhan senior bahkan berkata, bahwa jika kita bertemu dengan Tuhan dan tidak ada sesuatu yang kita lepaskan, maka sesungguhnya kita belum berjumpa dengan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Zakeus bertemu dengan Tuhan, setengah dari miliknya ia lepaskan untuk dibagikan kepada orang-orang miskin .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat." – Lukas 9:8&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ketika Petrus bertemu dengan Tuhan, ia mengalami mujizat, menerima dua perahu penuh dengan ikan. Tetapi kemudian ia dan teman-temannya meninggalkan segala sesuatu untuk mengikut Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dan sesudah mereka menghela perahu-perahunya ke darat, mereka pun meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus. - Lukas 5:11&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan Abraham, yang sebelumnya bernama Abram, hal ini juga terjadi. Setiap perjumpaan Abraham dengan Tuhan, ada sesuatu yang dilepaskan Abraham. Ada sesuatu yang harus diberikan, sebab firmanNya mengajarkan kepada kita untuk tidak menghadap hadiratNya dengan tangan hampa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin cepat kita menyadari hal ini, semakin baik kita dalam pertumbuhan rohani kita. Jika sudah sekian lama kita tidak bertumbuh secara rohani, mungkin tanpa sadar kita juga sudah lama tidak berjumpa dengan Dia. Kita tidak berjumpa dengan Dia karena ada sesuatu yang tidak kita lepaskan ketika kita bertemu dengan Dia sebelumnya. Kita masih berdoa, kita masih melayani, kita masih berkotbah, kita masih memuji dan menyembah Dia, kita masih mendoakan orang sakit, kita masih menggembalakan jemaat yang Tuhan percayakan, tetapi kita tidak berjumpa dengan Dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah anda mengalaminya? Anda sibuk dalam pelayanan tetapi semuanya hanya mekanis. Anda giat tetapi anda tidak merasakan gairah yang menyala-nyala dalam melayani Dia. Semuanya hanya tugas, hanya rutinitas. Mungkin sudah lama anda tidak berjumpa dengan Dia. Mungkin ada sesuatu yang belum anda persembahkan kepada Dia. Mungkin ada sesuatu yang Dia minta tetapi masih tetap anda tahan. Mungkin ada sesuatu yang belum anda lepaskan ketika berjumpa dengan Dia sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi beberapa orang, itu bisa berarti hobi, tabiat buruk, lingkungan kerja yang tidak mendukung, dosa, atau bahkan kekuatiran akan masa depan. Bagi orang lain, mungkin itu berarti cita-cita, impian, pekerjaan, pacar, atau bahkan pelayanan. Sudah bukan hal yang aneh kalau pelayananpun bisa menduduki posisi yang lebih tinggi dari Tuhan di dalam kehidupan kita. Akibatnya, bisa saja hal itu yang harus kita lepaskan ketika kita berjumpa dengan Dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjumpaan dengan Tuhan merupakan tonggak-tonggak pertumbuhan rohani kita dengan Dia. Jika kita setia memberikan dan melepaskan apa yang Dia minta setiap kali kita berjumpa dengan Dia, maka pertumbuhan rohani kita akan terus berjalan dari kemuliaan kepada kemuliaan &lt;em&gt;(from glory to glory).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar &lt;em&gt;(from glory to glory) &lt;/em&gt;– II Korintus 3:18&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-958697202382995079?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/958697202382995079/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=958697202382995079' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/958697202382995079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/958697202382995079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2009/02/perjumpaan-dengan-tuhan.html' title='Perjumpaan Dengan Tuhan'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-3237015008113478910</id><published>2009-02-04T14:34:00.002+07:00</published><updated>2009-02-04T14:41:19.482+07:00</updated><title type='text'>Forgotten Dreams - Belajar dari Yusuf</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Yusuf memberi nama Manasye kepada anak sulungnya itu, sebab katanya: "Allah telah membuat aku lupa sama sekali kepada kesukaranku dan kepada rumah bapaku." - Kejadian 41:51&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Inilah riwayat keturunan Yakub. Yusuf, tatkala berumur tujuh belas tahun -- jadi masih muda -- biasa menggembalakan kambing domba, bersama-sama dengan saudara-saudaranya, anak-anak Bilha dan Zilpa, kedua isteri ayahnya. Dan Yusuf menyampaikan kepada ayahnya kabar tentang kejahatan saudara-saudaranya. - Kejadian 37:2&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;em&gt;Pada suatu kali bermimpilah Yusuf, lalu mimpinya itu diceritakannya kepada saudara-saudaranya; sebab itulah mereka lebih benci lagi kepadanya. Karena katanya kepada mereka: "Coba dengarkan mimpi yang kumimpikan ini: Tampak kita sedang di ladang mengikat berkas-berkas gandum, lalu bangkitlah berkasku dan tegak berdiri; kemudian datanglah berkas-berkas kamu sekalian mengelilingi dan sujud menyembah kepada berkasku itu." Lalu saudara-saudaranya berkata kepadanya: "Apakah engkau ingin menjadi raja atas kami? Apakah engkau ingin berkuasa atas kami?" Jadi makin bencilah mereka kepadanya karena mimpinya dan karena perkataannya itu. Lalu ia memimpikan pula mimpi yang lain, yang diceritakannya kepada saudara-saudaranya. Katanya: "Aku bermimpi pula: Tampak matahari, bulan dan sebelas bintang sujud menyembah kepadaku." Setelah hal ini diceritakannya kepada ayah dan saudara-saudaranya, maka ia ditegor oleh ayahnya: "Mimpi apa mimpimu itu? Masakan aku dan ibumu serta saudara-saudaramu sujud menyembah kepadamu sampai ke tanah? - Kejadian 37:5-10&lt;/em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yusuf adalah seorang &lt;em&gt;dreamer.&lt;/em&gt; Dari sejak masa mudanya, Allah sudah menaruh rencanaNya di dalam kehidupan Yusuf lewat mimpi yang dialaminya. Ia senang, bangga dan diceritakan semua mimpinya kepada saudara-saudaranya. Hal ini tidak memberikan dampak yang positif karena saudara-saudaranya menjadi lebih iri dengan dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya Yusuf dibuang ke dalam sumur, lalu dijual kepada orang Ismael (Kejadian 37:28). Ia akhirnya bekerja di rumah Potifar dan karirnya kemudian menanjak. Potifar percaya penuh kepadanya sehingga kepada Yusuf diberikan kuasa atas seluruh harta milik Potifar (Kejadian 39:5,6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampaknya semua lancar sampai isteri Potifar menggoda Yusuf sehingga akhirnya Yusuf harus masuk penjara yang juga bukan karena kesalahannya. (Kejadian 39:20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di penjarapun Yusuf mendapat kasih karunia dari Tuhan sehingga ia menjadi kesayangan kepala penjara. Karirnya kembali menanjak. Ia dipercayakan untuk mengurus semua tahanan yang ada. (Kejadian 39:22,23).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saatnya tiba, Yusufpun muncul sebagai Perdana Menteri di Mesir. Ia memegang kendali seluruh pemerintahan Mesir pada saat usianya tiga puluh tahun (Kejadian 41:46).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sudah ada tenggang waktu tiga belas tahun dari sejak ia mendapat mimpi pada umur tujuh belas tahun sampai ia menjadi Perdana Menteri di Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa-masa itu, Yusuf menikah dan mempunyai dua anak laki-laki. Yang pertama diberinya nama Manasye karena katanya, &lt;em&gt;"Allah telah membuat aku lupa sama sekali kepada kesukaranku dan kepada rumah bapaku” &lt;/em&gt;(Kejadian 41:51). Artinya, Yusuf sudah melupakan mimpinya yang diperolehnya ketika ia masih tinggal di rumah orang tuanya. Ia pernah mendapat mimpi bahwa ia akan diangkat tinggi sehingga saudara-saudaranya dan juga orangtuanya akan datang dan sujud menyembahnya. Setelah lebih dari tiga belas tahun, akhirnya Yusuf melupakan mimpinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian demi kejadian terus berlanjut sampai akhirnya masa tujuh tahun kelimpahan sudah lewat dan Mesir memasuki masa tujuh tahun kelaparan sesuai dengan mimpi Firaun (Kejadian 41:29,30)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat Yusuf memperkenalkan dirinya kepada saudara-saudaranya, Mesir sudah memasuki masa dua tahun kelaparan. Artinya, Yusuf sudah memerintah di Mesir selama masa tujuh tahun kelimpahan dan masa dua tahun kelaparan atau total sembilan tahun sebagai Perdana Menteri Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;…..sebab kelaparan ini masih ada lima tahun lagi -- supaya engkau jangan jatuh miskin bersama seisi rumahmu dan semua orang yang ikut serta dengan engkau – Kejadian 45:11&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yusuf sudah berumur 39 tahun pada waktu itu.. Ia mendapat mimpinya ketika masih belasan tahun, mungkin 17 tahun. Jadi, dibutuhkan waktu kira-kira selama 22 tahun agar mimpi Yusuf menjadi kenyataan. Pada masa-masa itu, Yusuf sudah melupakan mimpinya, Yusuf sudah berserah total kepada Tuhan. Ia sudah memberi nama Manasye kepada anak sulungnya karena ia sudah melupakan mimpinya yang diperolehnya ketika ia masih tinggal di rumah bapanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya, ketika mimpinya sudah dilupakan, ketika mimpinya sudah mati, pada saat itulah, pada saat yang tidak pernah dibayangkan, tiba-tiba mimpinya menjadi kenyataan. Ia melihat saudara-saudaranya datang dan sujud menyembahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah anda mendapatkan mimpi dari Tuhan dan anda yakin bahwa itu pasti terjadi? Berapa lama anda menantikannya? Apakah anda pernah berusaha mengupayakan agar mimpi anda menjadi kenyataan? Pernahkah anda berusaha menolong Tuhan untuk menggenapi janjiNya kepada anda? Yusuf pernah berusaha membenarkan dirinya dan meminta tolong kepada juru minuman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Tetapi, ingatlah kepadaku, apabila keadaanmu telah baik nanti, tunjukkanlah terima kasihmu kepadaku dengan menceritakan hal ihwalku kepada Firaun dan tolonglah keluarkan aku dari rumah ini. Sebab aku dicuri diculik begitu saja dari negeri orang Ibrani dan di sini pun aku tidak pernah melakukan apa-apa yang menyebabkan aku layak dimasukkan ke dalam liang tutupan ini." - Kejadian 40:14, 15&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa akibatnya? Yusuf dilupakan oleh orang yang pernah ditolongnya, yang kepadanya ia berharap akan menerima pertolongan. Berapa lama hal itu terjadi? Tidak tanggung-tanggung. Dua tahun Yusuf dilupakan oleh kepala juru minuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Tetapi Yusuf tidaklah diingat oleh kepala juru minuman itu, melainkan dilupakannya.- Kejadian 40:23&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Setelah lewat dua tahun lamanya, bermimpilah Firaun - Kejadian 41:1&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah anda berusaha mempromosikan diri anda sendiri? Anda yakin bahwa anda dipilih oleh Tuhan, anda diurapi oleh Tuhan dan anda berusaha untuk menolong Tuhan menggenapi janjiNya kepada anda. Yusuf pernah melakukan hal itu, tetapi ia dilupakan selama dua tahun. Semua itu harus ia lalui, sampai ia juga lupa akan mimpinya dan sampai janji Tuhan membenarkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ketika Ia mendatangkan kelaparan ke atas negeri itu, dan menghancurkan seluruh persediaan makanan, diutus-Nyalah seorang mendahului mereka: Yusuf, yang dijual menjadi budak. Mereka mengimpit kakinya dengan belenggu, lehernya masuk ke dalam besi, sampai saat firman-Nya sudah genap, dan janji TUHAN membenarkannya. Raja menyuruh melepaskannya, penguasa bangsa-bangsa membebaskannya. Dijadikannya dia tuan atas istananya, dan kuasa atas segala harta kepunyaannya, untuk memberikan petunjuk kepada para pembesarnya sekehendak hatinya dan mengajarkan hikmat kepada para tua-tuanya – Mazmur 105:16-22&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarlah kita belajar mempersembahkan kembali kepadaNya tidak hanya hidup kita, tetapi juga semua mimpi dan janji yang pernah Ia berikan kepada kita.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-3237015008113478910?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/3237015008113478910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=3237015008113478910' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/3237015008113478910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/3237015008113478910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2009/02/forgotten-dreams-belajar-dari-yusuf.html' title='Forgotten Dreams - Belajar dari Yusuf'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-985896155094190693</id><published>2009-02-02T13:39:00.002+07:00</published><updated>2009-02-02T13:44:03.411+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dedicated Life'/><title type='text'>Unfulfilled Dreams - Belajar dari Daud</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Tokoh selanjutnya yang sangat terkenal, dekat dengan Tuhan, suka memuji dan menyembah Tuhan, tetapi tidak mendapatkan semua yang dia inginkan adalah Daud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya Daud mempunyai reputasi yang luar biasa: “Berkenan di hati Tuhan”. Di Alkitab, hanya tiga orang yang mendapat sertifkat “Berkenan Kepada Tuhan”. Yang pertama adalah Henokh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan, karena Allah telah mengangkatnya. Sebab sebelum ia terangkat, ia memperoleh kesaksian, bahwa ia berkenan kepada Allah. – Ibrani 11:5&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua adalah Daud, seperti yang tercatat di Kisah Rasul 13:22.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku. – Kisah 13:22&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ketiga adalah Tuhan Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan." – Matius 3:17&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia." – Matius 17:5&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Lalu terdengarlah suara dari sorga: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan." – Markus 1:11&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan." – Lukas 3:22&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kami menyaksikan, bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan." – II Petrus 1:17&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Daud berkenan kepada Tuhan. Ia memiliki hati yang penurut. Walaupun demikian, ia pernah jatuh dalam dosa, bahkan tidak hanya sekali. Dampak dari kesalahannya cukup fatal. Untuk menutupi kesalahannya, ia merencanakan pembunuhan atas Uria yang adalah suami dari Batsyeba. Uria sendiri adalah salah seorang prajuritnya yang setia (II Samuel 11:11). Kesalahan berikutnya adalah  ketika Daud menghitung pasukan Israel yang berdampak matinya tujuh puluh ribu rakyatnya (II Samuel 24:10-15).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini kita dapat melihat bahwa Daud sangat tidak sempurna. Kesalahan yang dibuat Daud berakibat kepada nyawa orang lain yang jumlahnya tidak sedikit. Kita tidak membaca kesalahan Henokh yang dikatakan hidup bergaul dengan Tuhan (Kejadian 5:24). Alkitab juga menyatakan bahwa Tuhan Yesus juga dicobai, tetapi tidak berbuat dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. – Ibrani 4:15&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, dari ketiga orang yang dikatakan “berkenan kepada Tuhan”, Daud yang paling tidak sempurna. Namun demikian, mengapa ia tetap disebut sebagai orang yang berkenan kepada Tuhan? Bahkan, Tuhan Yesus sendiri berkali-kali dikatakan di Alkitab sebagai anak Daud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. – Matius 1:1&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ketika didengarnya, bahwa itu adalah Yesus orang Nazaret, mulailah ia berseru: "Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!" – Markus 10:47&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada belasan ayat yang menyatakan hal tersebut. Apa istimewanya Daud? Bukankah ia sangat tidak sempurna? Mengapa ia tetap dihormati dan dikenang sebagai orang yang berkenan kepada Tuhan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada salah satu sikap Daud yang Tuhan sukai, yaitu ia seorang yang penurut. Ia sadar ia pernah salah, tetapi kemudian bertobat. Selanjutnya, sikap hati penurut ini tetap ia jaga. Akibatnya, ketika ada permohonannya yang tidak dikabulkan Tuhan, ia tidak protes. Ia sadar bahwa ia sudah menerima anugerah pengampunan dari Tuhan. Ia sudah jadi raja yang diangkat oleh Tuhan. Ia menjadi pemazmur yang disenangi, ia diangkat tinggi, ia diurapi oleh Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Tutur kata Daud bin Isai dan tutur kata orang yang diangkat tinggi, orang yang diurapi Allah Yakub, pemazmur yang disenangi di Israel…” - II Samuel 23:1&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang raja yang sudah berhasil, apa yang Daud inginkan berikutnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ketika raja telah menetap di rumahnya dan TUHAN telah mengaruniakan keamanan kepadanya terhadap semua musuhnya di sekeliling, berkatalah raja kepada nabi Natan: "Lihatlah, aku ini diam dalam rumah dari kayu aras, padahal tabut Allah diam di bawah tenda." – II Samuel 7:1,2&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Daud ingin membangun bait Allah. Ia ingin menyenangkan Tuhan dengan membangun bait Allah. Bukankah itu keinginan yang mulia? Dan bukankah itu yang banyak terjadi di antara kita? Setelah kita sangat diberkati secara materi, berhasil dan sukses di usaha kita, apa yang kita inginkan selanjutnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Tetapi pada malam itu juga datanglah firman TUHAN kepada Natan, demikian: "Pergilah, katakanlah kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman TUHAN: Masakan engkau yang mendirikan rumah bagi-Ku untuk Kudiami – II Samuel 7:4,5&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya. Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya untuk selama-lamanya. – II Samuel 7:12,13&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Respons Daud selanjutnya adalah ia nurut pada kehendak Tuhan. Itu sebabnya Tuhan mengasihi dia karena ia punya hati yang penurut. Dalam bahasa Inggris dikatakan Daud adalah &lt;em&gt;a man after My own heart, who will do all My will &lt;/em&gt;(Kisah 13:22 NKJV). Terjemahan bebasnya kira-kira “orang yang selalu mengikuti hati Tuhan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda punya hati seperti itu? Apakah anda selalu bertanya kepada Tuhan untuk setiap hal yang ingin anda lakukan? Apakah anda bertanya dulu kepada Tuhan kalau anda ingin membangun bait Allah? Apakah anda bertanya dulu kepada Dia kalau anda ingin membuka pelayanan baru yang akan memuliakan namaNya? Ataukah anda tidak bertanya lagi karena yakin Tuhan pasti senang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarlah kita belajar dari Daud, yang senantiasa nurut Tuhan sekalipun keinginannya yang sangat mulia untuk mendirikan bait Allah tidak dikabulkan Tuhan. Ia tetap dikenang sebagai seorang yang berkenan kepada Tuhan, &lt;em&gt;“a man after My own heart, who will do all My will”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-985896155094190693?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/985896155094190693/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=985896155094190693' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/985896155094190693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/985896155094190693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2009/02/unfulfilled-dreams-belajar-dari-daud.html' title='Unfulfilled Dreams - Belajar dari Daud'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-4081316486031471188</id><published>2009-01-24T14:51:00.003+07:00</published><updated>2009-01-29T18:37:29.129+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dedicated Life'/><title type='text'>Belajar dari Musa</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Ada beberapa tokoh istimewa di Alkitab yang tidak mencapai semua yang sebenarnya mereka inginkan walaupun mereka sangat mengasihi Tuhan. Mereka punya &lt;em&gt;dream&lt;/em&gt;, mereka punya keinginan yang mulia, tetapi tidak dikabulkan Tuhan. Mereka dekat dengan Tuhan, mereka bergaul intim dengan Tuhan, tetapi ada keinginan mereka yang tidak dikabulkan Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tokoh pertama adalah Musa. Kita tahu betapa ia sangat dekat dengan Tuhan. Ia punya hati yang sangat lembut. Ia berbicara berhadapan muka dengan Tuhan. Ia bertemu dengan Tuhan di puncak gunung selama 40 hari 40 malam. Ketika kakaknya, Miryam dan Harun &lt;em&gt;ngomongin&lt;/em&gt; dia, Tuhan yang marah kepada mereka. Tuhan yang membela Musa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Bilangan 12&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;1 Miryam serta Harun mengatai Musa berkenaan dengan perempuan Kush yang diambilnya, sebab memang ia telah mengambil seorang perempuan Kush.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;2 Kata mereka: "Sungguhkah TUHAN berfirman dengan perantaraan Musa saja? Bukankah dengan perantaraan kita juga Ia berfirman?" Dan &lt;u&gt;kedengaranlah hal itu kepada TUHAN&lt;/u&gt;.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;3 Adapun Musa ialah seorang yang sangat lembut hatinya, lebih dari setiap manusia yang di atas muka bumi.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;4 Lalu berfirmanlah TUHAN dengan tiba-tiba kepada Musa, Harun dan Miryam: "Keluarlah kamu bertiga ke Kemah Pertemuan." Maka keluarlah mereka bertiga.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;5 Lalu turunlah TUHAN dalam tiang awan, dan berdiri di pintu kemah itu, lalu memanggil Harun dan Miryam; maka tampillah mereka keduanya.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;6 Lalu berfirmanlah Ia: "Dengarlah firman-Ku ini. Jika di antara kamu ada seorang nabi, maka Aku, TUHAN menyatakan diri-Ku kepadanya dalam penglihatan, Aku berbicara dengan dia dalam mimpi.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;7 Bukan demikian hamba-Ku Musa, seorang yang setia dalam segenap rumah-Ku.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;8 Berhadap-hadapan Aku berbicara dengan dia, terus terang, bukan dengan teka-teki, dan ia memandang rupa TUHAN. &lt;u&gt;Mengapakah kamu tidak takut mengatai hamba-Ku Musa?"&lt;/u&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;9 Sebab itu bangkitlah murka TUHAN terhadap mereka, lalu pergilah Ia.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;10 Dan ketika awan telah naik dari atas kemah, maka tampaklah Miryam kena kusta, putih seperti salju; ketika Harun berpaling kepada Miryam, maka dilihatnya, bahwa dia kena kusta!&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;11 Lalu kata Harun kepada Musa: "Ah tuanku, janganlah kiranya timpakan kepada kami dosa ini, yang kami perbuat dalam kebodohan kami.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;12 Janganlah kiranya dibiarkan dia sebagai anak gugur, yang pada waktu keluar dari kandungan ibunya sudah setengah busuk dagingnya."&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;13 Lalu berserulah Musa kepada TUHAN: "Ya Allah, sembuhkanlah kiranya dia."&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;14 Kemudian berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Sekiranya ayahnya meludahi mukanya, tidakkah ia mendapat malu selama tujuh hari? Biarlah dia selama tujuh hari dikucilkan ke luar tempat perkemahan, kemudian bolehlah ia diterima kembali."&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;15 Jadi dikucilkanlah Miryam ke luar tempat perkemahan tujuh hari lamanya, dan bangsa itu tidak berangkat sebelum Miryam diterima kembali.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;16 Kemudian berangkatlah mereka dari Hazerot dan berkemah di padang gurun Paran.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Bukan main! Betapa Tuhan sangat melindungi Musa. Ketika ada pemberontakan yang dilakukan oleh Korah, Datan dan Abiram, Tuhan membela Musa (Bilangan 16:1-35). Musa juga menjadi pembela bangsanya di hadapan Tuhan. Beberapa kali Tuhan tidak jadi memusnahkan bangsa Israel karena Musa berdiri sebagai pendoa syafaat bagi bangsanya. Sepuluh tulah terjadi di Mesir lewat Musa. Laut Teberau terbelah ketika Musa mengangkat tongkatnya. Rasanya, tidak ada doa Musa yang tidak dijawab Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;Seperti Musa yang dikenal TUHAN dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel, dalam hal segala tanda dan mujizat, yang dilakukannya atas perintah TUHAN di tanah Mesir terhadap Firaun dan terhadap semua pegawainya dan seluruh negerinya, dan dalam hal segala perbuatan kekuasaan dan segala kedahsyatan yang besar yang dilakukan Musa di depan seluruh orang Israel - Ulangan 34:10-12&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Ketika Musa meninggal dalam usia 120 tahun, kekuatannya belum hilang dan matanya belum kabur. Ia naik sendirian ke Gunung Nebo, melihat negeri perjanjian itu dan kemudian meninggal. Alkitab mencatat, Tuhan sendiri yang menguburkan Musa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Lalu matilah Musa, hamba TUHAN itu, di sana di tanah Moab, sesuai dengan firman TUHAN. Dan dikuburkan-Nyalah dia di suatu lembah di tanah Moab, di tentangan Bet-Peor, dan tidak ada orang yang tahu kuburnya sampai hari ini - Ulangan 34:5,6&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Pernahkah anda bertemu dengan seorang hamba Tuhan dengan reputasi seperti Musa? Sangat fantastis! Namun demikian, ternyata ada satu permintaan Musa yang tidak dikabulkan Tuhan. Permintaan ini bukan permintaan yang jelek atau jahat, justru permintaan yang baik. Apa itu? Musa meminta supaya ia boleh masuk ke tanah perjanjian. Tetapi karena ia pernah melanggar kekudusan Tuhan, ia tidak diijinkan masuk ke tanah perjanjian.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun: "Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan-Ku di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak akan membawa jemaah ini masuk ke negeri yang akan Kuberikan kepada mereka." - Keluaran 20:12&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Akan hal ini, Musa bukannya tidak pernah "bernegosiasi" dengan Tuhan. Ia pernah "membujuk" Tuhan supaya ia diijinkan masuk ke tanah perjanjian.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;"Juga pada waktu itu aku mohon kasih karunia dari pada TUHAN, demikian: Ya, Tuhan ALLAH, Engkau telah mulai memperlihatkan kepada hamba-Mu ini kebesaran-Mu dan tangan-Mu yang kuat; sebab allah manakah di langit dan di bumi, yang dapat melakukan perbuatan perkasa seperti Engkau? Biarlah aku menyeberang dan melihat negeri yang baik yang di seberang sungai Yordan, tanah pegunungan yang baik itu, dan gunung Libanon. Tetapi TUHAN murka terhadap aku oleh karena kamu dan tidaklah mendengarkan permohonanku. &lt;u&gt;TUHAN berfirman kepadaku: Cukup! Jangan lagi bicarakan perkara itu dengan Aku.&lt;/u&gt; Naiklah ke puncak gunung Pisga dan layangkanlah pandangmu ke barat, ke utara, ke selatan dan ke timur dan lihatlah baik-baik, sebab sungai Yordan ini tidak akan kauseberangi. - Ulangan 3:23-27&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Bisakah anda membayangkan, bahwa ada seorang pendoa syafaat yang sangat dekat dengan Tuhan; seorang &lt;em&gt;leader&lt;/em&gt; yang diurapi Tuhan; seorang nabi yang pernah berdoa untuk pengampunan atas bangsanya dengan kalimat &lt;em&gt;"...kiranya Engkau mengampuni dosa mereka itu -- dan jika tidak, hapuskanlah kiranya namaku dari dalam kitab yang telah Kautulis." &lt;/em&gt;- Keluaran 32:32; seorang &lt;em&gt;intercessor&lt;/em&gt; yang mempertaruhkan masa kekekalannya bersama Tuhan demi pengampunan atas bangsanya; seorang yang intim dengan Tuhan, tetapi kemudian ada permintaannya yang "sederhana" yang ditolak Tuhan? &lt;em&gt;Amazing!&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tetapi yang membuat saya kagum adalah sikap hati Musa yang tetap &lt;em&gt;nurut. &lt;/em&gt;Musa tidak protes, tidak doa puasa untuk mengubah keputusan Tuhan. Ia tetap menerima keputusan Tuhan itu. Dan lama setelah itu, ketika Tuhan Yesus dimuliakan di atas gunung, tampaklah dua orang yang bercakap-cakap dengan Dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang. &lt;u&gt;Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia&lt;/u&gt;. - Matius 17:1-3&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kedua orang ini muncul dan bercakap-cakap dengan Tuhan Yesus? Saya percaya mereka mempunyai status rohani yang istimewa di hadapan Tuhan. Elia tidak mengalami kematian karena langsung diangkat hidup-hidup ke sorga. Musa memang mati, tetapi tidak ada yang tahu di mana kuburnya, sebab Tuhan yang menguburkan Musa.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Musa tidak mendapatkan apa yang ia rindukan, yaitu masuk ke tanah perjanjian, tetapi ia memperoleh status rohani yang istimewa di hadapan Tuhan karena sikap hatinya yang &lt;em&gt;nurut&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Betapa penting kita memiliki hati yang penurut di hadapan Tuhan sekalipun untuk itu kita mungkin tidak memperoleh apa yang menurut kita baik dan rohani. Ada orang-orang yang punya kerinduan untuk melayani Tuhan sepenuh waktu dan itu sangat baik, tetapi kemudian mengerti bahwa Tuhan menghendaki hal yang lain bagi hidupnya. Sebaliknya, ada orang-orang yang memang Tuhan panggil untuk melayaniNya sepenuh waktu, tetapi mereka sendiri ingin bekerja seperti orang-orang lain.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Biarlah kita belajar dari Musa yang punya sikap hati yang &lt;em&gt;nurut&lt;/em&gt; pada kehendak Tuhan, Amin! &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-4081316486031471188?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/4081316486031471188/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=4081316486031471188' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/4081316486031471188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/4081316486031471188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2009/01/belajar-dari-musa.html' title='Belajar dari Musa'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-401675440121935148</id><published>2009-01-22T18:16:00.000+07:00</published><updated>2009-01-22T19:14:05.033+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Daily Life'/><title type='text'>Hati Yang Lembut</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;Adapun Musa ialah seorang yang sangat lembut hatinya, lebih dari setiap manusia yang di atas muka bumi - Bilangan 12:3&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Salah satu tokoh Alkitab yang terkenal adalah Musa, yang dikatakan mempunyai hati yang sangat lembut, lebih lembut dari setiap manusia yang ada di muka bumi. Musa adalah seorang pendoa bagi bangsanya di hadapan Tuhan. Karena doa Musa, Tuhan mengubah pikiranNya. Apakah itu berarti Musa tidak pernah marah? Tidak! Tercatat di Alkitab, Musa marah beberapa kali. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Ia pernah marah sehingga memukul batu untuk mengeluarkan air sehingga akibatnya ia tidak boleh masuk tanah perjanjian (Bilangan 20:10-13; Mazmur 106:32,33). Iapun pernah sangat marah pada Korah, Datan dan Abiram. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;Lalu sangat marahlah Musa dan ia berkata kepada TUHAN: "Janganlah perhatikan segala persembahan mereka. Belum pernah kuambil satu ekor keledai pun dari mereka, dan belum pernah kulakukan yang jahat kepada seseorang pun dari mereka." - Bilangan 16:15&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;Tapi mengapa dikatakan Musa memiliki hati yang sangat lembut? Begitu lembutnya sehingga ketika Harun dan Miryam &lt;em&gt;ngomongin&lt;/em&gt; Musa, maka Tuhan yang marah. Tuhan yang membela Musa dan akibatnya Miryam kena kusta selama seminggu. Pernahkah anda membayangkan ada seorang hamba Tuhan yang punya hati sedemikian lembut seperti Musa?&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Dalam bahasa Ibrani, kata lembut atau &lt;em&gt;meek &lt;/em&gt;yang dipakai adalah &lt;em&gt;anav&lt;/em&gt;. Arti kata ini adalah &lt;em&gt;depressed in mind&lt;/em&gt;. Musa adalah seorang yang sangat "tertekan". Ia berada di tengah-tengah antara Tuhan dan bangsa Israel. Berkali-kali bangsa Israel memberontak terhadap Tuhan sehingga Tuhan marah. Beberapa kali bangsa Israel mau dimusnahkan tetapi Musa membela bangsanya di hadapan Tuhan.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Bahkan, suatu ketika Musa berkata kepada Tuhan, &lt;em&gt;"Ah, bangsa ini telah berbuat dosa besar, sebab mereka telah membuat allah emas bagi mereka. Tetapi sekarang, kiranya Engkau mengampuni dosa mereka itu -- dan jika tidak, hapuskanlah kiranya namaku dari dalam kitab yang telah Kautulis." - Keluaran 32:31-32&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Karena selalu berdiri di antara "dua kubu", yaitu antara Tuhan dan bangsa Israel, Musa menjadi &lt;em&gt;depressed in mind&lt;/em&gt;. Tekanan yang diterimanya membuat hatinya menjadi lembut. Itu sebabnya Musa menjadi peka akan suara Tuhan. Baginya, Tuhan begitu nyata seperti yang dikatakan di Bilangan 12:8.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Hati yang lembut diperlukan untuk bisa mendengar dan menangkap suara Tuhan. Ketika Tuhan membuka telinga kita untuk bisa mendengar suaraNya, kadang-kadang terjadi lewat "aniaya" yang kita alami. Reaksi kita pada saat aniaya itu akan menentukan apakah telinga kita menjadi "terbuka" atau tidak.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;Tuhan ALLAH telah membuka telingaku, dan aku tidak memberontak, tidak berpaling ke belakang. Aku memberi punggungku kepada orang-orang yang memukul aku, dan pipiku kepada orang-orang yang mencabut janggutku. Aku tidak menyembunyikan mukaku ketika aku dinodai dan diludahi. - Yesaya 50:5,6&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Jika kita ingin memiliki hati yang lembut, ijinkan Tuhan memproses hidup kita. Belajar tidak membela diri ketika disalahmengerti. Hal ini juga dialami Yusuf ketika ia difitnah oleh isteri Potifar dan akibatnya masuk ke dalam penjara. Ada masa ketika ia berusaha membenarkan diri dan meminta pertolongan lewat juru minuman Firaun, yang mengakibatkan dua tahun ia dilupakan (Kejadian 40:14,15, 23;41;1).&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Ketika waktunya tiba, ia keluar sebagai seorang &lt;em&gt;leader&lt;/em&gt; yang sangat &lt;em&gt;mature&lt;/em&gt;. Ia mampu berpikir positif dan memandang bahwa memang Tuhan yang mengutus dia ke Mesir. Ia mampu berkata,&lt;em&gt; "Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar" (Kejadian 50:20).&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Biarlah kita belajar untuk punya hati yang lembut di hadapan Tuhan. Amin!&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-401675440121935148?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://lessonsonprayer.blogspot.com/2009/01/and-god-changed-his-mind.html' title='Hati Yang Lembut'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/401675440121935148/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=401675440121935148' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/401675440121935148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/401675440121935148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2009/01/hati-yang-lembut.html' title='Hati Yang Lembut'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-6995208746353419153</id><published>2009-01-16T09:05:00.001+07:00</published><updated>2009-01-29T18:39:08.849+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dedicated Life'/><title type='text'>Nuh, Daniel, Ayub</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Hai anak manusia, kalau sesuatu negeri berdosa kepada-Ku dengan berobah setia dan Aku mengacungkan tangan-Ku melawannya dengan memusnahkan persediaan makanannya dan mendatangkan kelaparan atasnya dan melenyapkan dari negeri itu manusia dan binatang, biarpun di tengah-tengahnya berada ketiga orang ini, yaitu &lt;strong&gt;Nuh, Daniel &lt;/strong&gt;dan &lt;strong&gt;Ayub&lt;/strong&gt;, mereka akan menyelamatkan hanya nyawanya sendiri karena kebenaran mereka, demikianlah firman Tuhan ALLAH. (Yehezkiel 14:13,14)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Nuh, Daniel, dan Ayub adalah contoh orang-orang yang istimewa di hadapan Tuhan. Mereka didapati hidup dengan benar, saleh, jujur, bahkan dikatakan tidak bercela. Jika suatu daerah mengalami musibah, maka mereka akan diselamatkan. Yang menarik, mereka punya status yang berbeda di hadapan manusia, tetapi sama-sama dikasihi Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Nuh - Pemberita Kebenaran - &lt;em&gt;The Preacher&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;II Petrus 2:5 mengatakan Nuh adalah pemberita kebenaran atau &lt;em&gt;preacher &lt;/em&gt;(= pengkotbah). Nuh mewakili para hamba Tuhan, yaitu mereka yang mendedikasikan hidupnya untuk memberitakan Injil. Nuh mewakili &lt;em&gt;fulltimers&lt;/em&gt;, mereka yang melayani Tuhan sepenuh waktu. Ada banyak hamba Tuhan, para &lt;em&gt;fulltimer&lt;/em&gt;, tetapi berapa orang yang hidup seperti Nuh, yang “bergaul dengan Allah”? (Kejadian 6:9). Dalam terjemahan KJV dikatakan Nuh itu &lt;em&gt;walked with God&lt;/em&gt;, berjalan &lt;em&gt;hand in hand with God&lt;/em&gt;. Artinya ia selalu bercakap-cakap dengan Tuhan, mendiskusikan &lt;em&gt;his daily affairs &lt;/em&gt;dengan Tuhan. Pada akhirnya Tuhan berkata kepada Nuh, “… &lt;em&gt;Masuklah ke dalam bahtera itu, engkau dan seisi rumahmu, sebab engkaulah yang Kulihat benar di hadapan-Ku di antara orang zaman ini.” (Kejadian 7:1). &lt;/em&gt;Nuh adalah seorang hamba Tuhan yang hidup bergaul erat dengan Tuhan dan kemudian menyelamatkan seluruh isi rumah tangganya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apakah anda seorang &lt;em&gt;fulltimer? &lt;/em&gt;Apakah anda juga seorang &lt;em&gt;fulltimer&lt;/em&gt; yang &lt;em&gt;walk hand in hand with God&lt;/em&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Daniel - Karyawan - &lt;em&gt;Employee&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagaimana dengan Daniel? Daniel adalah karyawan, orang yang bekerja di kantor setiap hari. Daniel mewakili para buruh yang bekerja pada pemerintah atau perusahaan swasta atau instansi tertentu. Daniel adalah gambaran sebagian besar di antara kita yang setiap hari Senin sampai Jumat atau Sabtu, pagi sampai sore, harus bekerja. Kalau Daniel hidup pada masa kini di Jakarta, maka ia harus berangkat pagi-pagi, melalui semua kemacetan untuk sampai di kantornya. Ia harus mengisi daftar hadir, tidak boleh terlambat, pulang kantor jam lima atau setengah enam sore dan mungkin baru tiba di rumah jam delapan malam. Dalam setahun ia hanya boleh cuti 12 hari kerja. Yang luar biasa, ternyata Daniel setia dalam setiap bagian tugasnya sehingga tidak ada kelalaian yang didapati pada pekerjaannya (Daniel 6:5). Tidak hanya itu, Daniel juga memelihara jam-jam ibadahnya. Ia tetap berpuasa, berdoa, memuji dan menyembah Tuhan seperti yang biasa dilakukannya (Daniel 6:11). Dan yang menarik, Gabriel, sang malaikat berkata, &lt;em&gt;“….engkau sangat dikasihi.” &lt;/em&gt;(Daniel 9:23). Daniel bukan seorang &lt;em&gt;fulltimer&lt;/em&gt;, tetapi ia sangat dikasihi Tuhan. Doanya didengar oleh Tuhan. Dulu, saya kira kalau saya mau intim dengan Tuhan, maka saya harus &lt;em&gt;fulltime&lt;/em&gt;. Tetapi Tuhan menunjukkan bahwa ada orang-orang yang bekerja seperti Daniel tetapi intim dengan Tuhan dan sangat dikasihi Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Ayub - Pengusaha - &lt;em&gt;Business Owner&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Orang ketiga adalah Ayub, yang mewakili para pengusaha, &lt;em&gt;business owner&lt;/em&gt;, yang sangat kaya. Kalau kita mempertanyakan apakah orang kaya bisa hidup berkenan kepada Tuhan dan masuk sorga, maka Ayub adalah salah satu contohnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;“Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan….. orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur.” (Ayub 1:1-3).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ayub bukan &lt;em&gt;fulltimer&lt;/em&gt;, Ayub bukan seorang pendeta, bukan seorang gembala sidang. Ia cuma seorang pengusaha yang takut akan Tuhan. Ia hidup jujur, benar dan menjauhi kejahatan. Reputasinya luar biasa sehingga Tuhan sendiri yang memujinya di hadapan iblis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lalu bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorang pun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan." (Ayub 1:8)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ketiga orang ini kita bisa belajar bahwa masing-masing mempunyai panggilan dan tugas yang berbeda dari Tuhan. Kita tidak bisa berkata bahwa seorang &lt;em&gt;fulltimer &lt;/em&gt;lebih dikasihi Tuhan daripada seorang karyawan atau pengusaha. Apapun profesi kita di dunia ini, kalau kita hidup bergaul dengan Tuhan, kita bisa menyenangkan Dia. Biarlah kita senantiasa didapati setia sedang mengerjakan tugas yang Dia percayakan kepada kita. Amin!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-6995208746353419153?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/6995208746353419153/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=6995208746353419153' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/6995208746353419153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/6995208746353419153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2009/01/nuh-daniel-ayub.html' title='Nuh, Daniel, Ayub'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-8961193280299943389</id><published>2009-01-15T10:52:00.000+07:00</published><updated>2009-01-15T11:01:30.480+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Daily Life'/><title type='text'>To Know, To Love, and To Serve Him More</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Lebih dari 20 tahun yang lalu ada sebuah lagu yang sering dinyanyikan di persekutuan, yang liriknya sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;The greatest thing in all my life is knowing You … 2 x&lt;br /&gt;I want to know You more … 2 x&lt;br /&gt;The greatest thing in all my life is knowing You&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The greatest thing in all my life is loving You … 2 x&lt;br /&gt;I want to love You more … 2 x&lt;br /&gt;The greatest thing in all my life is loving You&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The greatest thing in all my life is serving You … 2 x&lt;br /&gt;I want to serve You more … 2 x&lt;br /&gt;The greatest thing in all my life is serving You&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Mengenal Tuhan, dan terus punya kerinduan untuk mengenal Dia lebih dalam lagi merupakan hal yang sangat penting. Tidak cukup kita mengenal Dia hanya sebagai Juruselamat kita, tetapi kita juga perlu mengenal Dia sebagai Gembala kita, yang menuntun hidup kita sehari-hari. Kita juga perlu mengenal Dia sebagai Allah yang menyembuhkan. Kita perlu mengenal Dia sebagai Allah yang menyediakan, sebagai Sang Damai, sebagai &lt;em&gt;Jehovah Nissi&lt;/em&gt;, sebagai &lt;em&gt;El-Shaddai&lt;/em&gt;, juga sebagai Bapa Yang Kekal. Pengenalan kita akan Tuhan akan mempengaruhi pertumbuhan iman kita, bahkan mempengaruhi sejauh mana kita bisa menikmati anugerah yang Dia berikan (II Petrus 1:2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Tuhan di Hosea 4:6 berkata, &lt;em&gt;“Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah… (lack of knowledge- KJV)”&lt;/em&gt;. Jika kita tidak cukup mengenal Tuhan, walaupun kita sudah menjadi umat tebusanNya, kita bisa binasa. Dengan mudah iblis akan memperdayakan kita. &lt;em&gt;Lack of knowledge &lt;/em&gt;atau kurang mengenal Tuhan, merupakan salah satu penyebab mengapa doa kita tidak dijawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa…” &lt;/em&gt;(Yakobus 4:3). Karena tidak cukup mengenal Tuhan, kita tidak mengerti apa yang harus kita minta, apa yang tidak boleh kita minta, dan apa yang cukup kita akui sebagai bagian yang sudah diberikan Tuhan kepada kita. Akibatnya, kita tidak mengalami apa yang dijanjikan bagi orang percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitab Daniel juga mencatat dampak dari pengenalan akan Tuhan: &lt;em&gt;“… umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan akan bertindak.”&lt;/em&gt; (Daniel 11:32). Jika kita semakin kenal Tuhan, kita akan semakin kuat. Terjemahan KJV dari Amsal 24:5 berkata, &lt;em&gt;“A wise man is strong; yea, a man of knowledge increaseth strength”.  &lt;/em&gt;Siapakah yang disebut &lt;em&gt;wise &lt;/em&gt;atau bijak atau berhikmat? Amsal 9:10 mengatakan &lt;em&gt;“Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian”. &lt;/em&gt;Mengenal Tuhan membuat manusia rohani kita semakin kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Filipi 3:10, Paulus menyatakan kerinduannya, &lt;em&gt;“Yang kukehendaki ialah mengenal Dia…“&lt;/em&gt;. Tidak hanya itu, ia bahkan mendoakan jemaat di Efesus supaya &lt;em&gt;“... mengenal Dia dengan benar” &lt;/em&gt;(1:17).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hosea 6:6 juga berkata, &lt;em&gt;“Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih dari pada korban-korban bakaran”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, mengenal Tuhan merupakan hal yang sangat penting. Jika kita semakin mengenal Dia, maka cinta kasih kita kepadaNya pun akan bertambah. Hal ini berbeda dengan pengalaman sebagian orang yang setelah menikah dan semakin mengenal pasangannya justru semakin berkurang cintanya karena banyaknya kekurangan yang dulu disembunyikan pada masa pacaran &lt;em&gt;(itu sebabnya perlu melibatkan Tuhan dalam memilih pasangan hidup, agar tidak salah pilih).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenal Tuhan tidak seperti itu. Mengenal Tuhan semakin dalam akan membuat kita semakin mengasihi Dia, semakin jatuh cinta padaNya, dan semakin kagum akan pribadiNya yang sangat baik, sangat &lt;em&gt;gentle&lt;/em&gt;, dan penuh kasih. Dan akhirnya, cinta kita kepadaNya akan mendorong kita untuk melayani Dia seumur hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Tuhan Yesus berkata kepada Petrus untuk menggembalakan domba-dombaNya, terlebih dahulu Ia bertanya, &lt;em&gt;“Apakah engkau mengasihi Aku?”&lt;/em&gt; (Yohanes 21:15-17). Jadi, apapun yang kita kerjakan saat ini, kalau kita katakan itu sebagai pelayanan kita kepada Dia, hal itu harus dilakukan karena kita mengasihi Dia. Kita bisa semakin mengasihi Dia kalau kita terus bertumbuh dalam pengenalan kita akan Tuhan. Selanjutnya, semakin lama kita melayani Dia, kita akan semakin mengenal Dia, mengenal kuasaNya, mengenal pribadiNya, yang membawa kita semakin mengasihi Dia, yang kemudian membawa kita semakin ingin melayani Dia… dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya, kita banyak bertemu dengan banyak orang yang makin lama makin giat melayani Tuhan, bahkan tidak sedikit yang kemudian beralih profesi menjadi hamba Tuhan sepenuh waktu. Mereka sadar sekali keindahan &lt;em&gt;to know Him more, to love Him more, and to serve Him more….&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN; Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi." - Hosea 6:3&lt;/em&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-8961193280299943389?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/8961193280299943389/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=8961193280299943389' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/8961193280299943389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/8961193280299943389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2009/01/to-know-to-love-and-to-serve-him-more.html' title='To Know, To Love, and To Serve Him More'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-6926660274483329360</id><published>2009-01-13T13:53:00.001+07:00</published><updated>2009-01-29T18:43:23.418+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='School of Life'/><title type='text'>Mesir, Padang Gurun, Kanaan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Bila kita membaca perjalanan hidup bangsa Israel mulai dari Mesir melewati padang gurun sampai tiba di Kanaan, banyak hal bisa kita pelajari. Setidaknya, ketiga wilayah tersebut – Mesir, padang gurun, dan Kanaan – bisa menggambarkan kondisi kehidupan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Mesir&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ketika bangsa Israel tinggal di Mesir, mereka ada dalam perbudakan. Pada awalnya tidaklah demikian. Keturunan Yakub itu datang dan tinggal di tanah Gosyen dan menikmati apa yang paling baik di Mesir. Firaun sendiri menyambut mereka, yang waktu itu jumlahnya belum terlalu besar (Kejadian 45, 46).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ketika Yusuf sudah meninggal dan jumlah mereka bertambah besar, bahkan berlipat kali ganda dengan dahsyat sampai melebihi penduduk asli (Keluaran 1:6-9), bangkitlah seorang raja baru yang tidak mengenal Yusuf. Rupanya Yusuf tidak melakukan kaderisasi, tidak melakukan pemuridan. Barangkali bangsa Israel sudah terlena, menikmati yang terbaik, berada di&lt;em&gt; comfort zone&lt;/em&gt; dan membiarkan urusan pemerintahan ditangani orang Mesir sepenuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya, raja baru tersebut mulai menindas mereka dengan kerja paksa. Uniknya, semakin ditindas, malah semakin berkembang banyak dan membuat orang Mesir takut kepada mereka (Keluaran 1:11-14). Mereka mulai ditekan dan mulai mengalami kekejaman orang Mesir. Mereka harus bekerja dan hasilnya nyaris cukup bahkan tidak cukup untuk hidup mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini gambaran ketika kita berada dalam perbudakan dunia. Kita bekerja, banting tulang, peras keringat, tapi tidak pernah cukup. Ada istilah P14 - &lt;em&gt;Pergi Pagi Pulang Petang Penghasilan Pas-Pasan Potong Pajak Potong Pinjaman Pinggang Pegal-Pegal&lt;/em&gt;. Mazmur 127:2 menggambarkan ini dengan jelas: &lt;em&gt;“Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah”.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Apakah anak Tuhan tidak perlu bekerja? Jelas perlu! Paulus mengatakan, &lt;em&gt;“jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan”&lt;/em&gt; (II Tesalonika 3:10). Tetapi ada situasi yang begitu rupa sehingga sepertinya tidak ada yang dihasilkan. Inilah gambaran kehidupan di Mesir, yaitu kehidupan yang &lt;em&gt;not enough&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Padang Gurun&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ketika Musa memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir, mereka mengalami banyak mujizat. Bahkan, sebelum keluar dari Mesir ada sepuluh tulah yang dialami orang Mesir, tetapi tidak mereka alami. Mereka dibedakan dari yang lain. Bahkan, Laut Teberau terbelah ketika mereka melangkah untuk menghindari kejaran tentara Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, mereka harus melalui padang gurun, bahkan selama empat puluh tahun karena ketidaktaatan mereka. Selama di padang gurun, mereka tidak pernah kekurangan. Setiap hari ada &lt;em&gt;manna&lt;/em&gt; yang turun dari sorga untuk makanan mereka. Tuhan memelihara umatNya yang jumlahnya mungkin mencapai 2 juta orang, berjalan di padang gurun. Alkitab berkata, matahari tidak menyakiti mereka pada waktu siang, maupun bulan pada waktu malam. Tuhan berjalan bersama mereka, menjadi tiang awan pada waktu siang dan tiang awan pada waktu malam. Pakaian dan sepatu mereka tidak rusak. Semua terpelihara dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun demikian, &lt;em&gt;manna &lt;/em&gt;yang mereka harus ambil setiap pagi, hanya cukup untuk satu hari. Yang mengumpulkan banyak tidak kelebihan, yang mengumpulkan sedikit tidak kekurangan. Masing-masing mengambil &lt;em&gt;manna &lt;/em&gt;sesuai dengan jumlah keluarga mereka masing-masing (Keluaran 16:16-26). Mereka tidak bisa dan tidak boleh menyimpan &lt;em&gt;manna &lt;/em&gt;itu untuk hari berikutnya, kecuali kalau menjelang hari Sabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa ini, mereka diajar untuk hidup mengandalkan Tuhan &lt;em&gt;day by day&lt;/em&gt;. Bagi mereka yang baru mengenal Tuhan, hal ini sering terjadi. Kalaupun bekerja, hasilnya &lt;em&gt;pas-pasan&lt;/em&gt;. &lt;em&gt;Pas &lt;/em&gt;butuh &lt;em&gt;pas &lt;/em&gt;ada. Saat dibutuhkan, saat itu juga tersedia. Hal ini awalnya sangat sulit karena diajar untuk “berjalan di atas air”, diajar hidup “berdasarkan iman”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mereka di padang gurun, tidak ada yang dikerjakan kecuali memungut &lt;em&gt;manna &lt;/em&gt;setiap pagi dan mengolahnya untuk dimakan pada hari itu. Tentu ada jam-jam ibadah seperti yang Tuhan perintahkan, tetapi tidak ada kesempatan untuk membuka kebun dan bercocok tanam. Mereka harus berpindah-pindah terus selama empat puluh tahun di padang gurun. Mereka tidak bisa menabung. Semua yang mereka peroleh segera habis pada hari yang sama. Hidup mereka ada pada fase &lt;em&gt;just enough.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah anda berada pada kondisi tersebut? Atau, inikah kondisi yang anda alami saat ini? Jangan berhenti di sini! Maju terus ke tanah perjanjian! Padang gurun cuma tempat untuk dilewati bersama Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Kanaan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kanaan adalah tanah yang Tuhan janjikan ketika mereka masih berada di Mesir. Inilah tempat tujuan mereka. Di tanah ini, tidak ada &lt;em&gt;manna &lt;/em&gt;lagi, Mereka harus bekerja. Bahkan, ketika mereka sudah di Gilgal sebelum merebut Yerikho, Alkitab berkata, &lt;em&gt;“Lalu berhentilah manna itu, pada keesokan harinya setelah mereka makan hasil negeri itu. Jadi orang Israel tidak beroleh manna lagi, tetapi dalam tahun itu mereka makan yang dihasilkan tanah Kanaan." &lt;/em&gt;(Yosoua 5:12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkali-kali disebutkan di Kitab Ulangan bahwa tanah perjanjian ini adalah &lt;em&gt;“suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya, seperti yang dijanjikan kepadamu oleh TUHAN, Allah nenek moyangmu.” &lt;/em&gt;(Ulangan 27:3). Di tempat ini, penghasilan mereka tidak lagi &lt;em&gt;day by day&lt;/em&gt;, tetapi begitu berlimpah sehingga simpanan mereka bertambah banyak. Bahkan, Musa berkata, &lt;em&gt;“ Sebab TUHAN, Allahmu, membawa engkau masuk ke dalam negeri yang baik, suatu negeri dengan sungai, mata air dan danau, yang keluar dari lembah-lembah dan gunung-gunung; suatu negeri dengan gandum dan jelainya, dengan pohon anggur, pohon ara dan pohon delimanya; suatu negeri dengan pohon zaitun dan madunya; suatu negeri, di mana engkau akan makan roti dengan tidak usah berhemat, di mana engkau tidak akan kekurangan apa pun; suatu negeri, yang batunya mengandung besi dan dari gunungnya akan kaugali tembaga. Dan engkau akan makan dan akan kenyang, maka engkau akan memuji TUHAN, Allahmu, karena negeri yang baik yang diberikan-Nya kepadamu itu” &lt;/em&gt;(Ulangan 8:7-10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah luar biasa? Kalau sebelumnya mereka berada di Mesir – &lt;em&gt;not enough &lt;/em&gt;-, lalu pindah ke padang guru – &lt;em&gt;just enough&amp;shy; &lt;/em&gt;– sekarang mereka berada di Kanaan, tanah perjanjian yang memberikan &lt;em&gt;more than enough&lt;/em&gt;. Ini bukan sorga, tetapi ini gambaran kehidupan di dunia dengan berkat-berkat Tuhan yang berlimpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanaan adalah tanah perjanjian yang harus direbut. Sudah diberikan Tuhan, tetapi harus “ditaklukkan” sesuai dengan pimpinan Tuhan. Itu sebabnya, sebelum masuk tanah perjanjian, mereka harus lewat padang gurun, tempat latihan untuk belajar percaya dan taat kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tanah ini, tidak ada batas berkat yang bisa diperoleh. Sejauh mana kita percaya dan mengolahnya sesuai dengan tuntunanNya, sebanyak itulah berkat kita. Ketika Yosua sudah bertambah tua, Tuhan berkata &lt;em&gt;"Engkau telah tua dan lanjut umur, dan dari negeri ini masih amat banyak yang belum diduduki.”&lt;/em&gt; (Yosua 13:1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah anda berpikir bahwa masih sangat banyak yang Tuhan sediakan bagi kita? Ketika Tuhan memberikan ikan kepada Petrus dan kawan-kawannya, maka perahu mereka tidak mampu menampung ikan yang tertangkap (Lukas 5:7). Ketika Tuhan memberi makan lima ribu orang laki-laki, ditambah wanita dan anak-anak, masih ada sisa dua belas bakul penuh roti (Yohanes 6:13). Dia selalu memberi lebih dari cukup. Seorang hamba Tuhan berkata bahwa &lt;em&gt;“He is the God Who is More Than Enough”&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Di manakah anda berada saat ini? &lt;em&gt;Not enough, just enough,&lt;/em&gt; atau &lt;em&gt;more than enough&lt;/em&gt;? Masing-masing tentu ada masanya. Ada masa tinggal di Mesir, ada masa melalui padang gurun, dan ada masa memasuki, menaklukkan dan tinggal di Kanaan. Mesir adalah tempat di mana Tuhan memanggil kita, padang gurun merupakan tempat latihan sebelum menaklukkan Kanaan. Biarlah kita cepat menangkap semua pelajaran yang Dia berikan, agar kita bisa dituntunNya memasuku tanah perjanjian, Kanaan yang disediakan bagi kita. Amin! &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-6926660274483329360?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/6926660274483329360/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=6926660274483329360' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/6926660274483329360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/6926660274483329360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2009/01/mesir-padang-gurun-kanaan.html' title='Mesir, Padang Gurun, Kanaan'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-3379610655292514508</id><published>2009-01-12T14:06:00.001+07:00</published><updated>2009-01-29T18:44:34.705+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='School of Life'/><title type='text'>Prajurit, Olahragawan, Petani</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya. Seorang olahragawan hanya dapat memperoleh mahkota sebagai juara, apabila ia bertanding menurut peraturan-peraturan olahraga. Seorang petani yang bekerja keras haruslah yang pertama menikmati hasil usahanya. – 2 Timotius 2:4-6&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Menjelang akhir hidupnya, Paulus menulis surat yang sangat penting bagi Timotius yang adalah anak rohaninya. Pesan tersebut merupakan hal-hal mendasar dan juga praktis untuk diterapkan bagi mereka yang mau melayani dan menyenangkan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga model yang disampaikan Paulus dalam suratnya tersebut, yaitu sebagai prajurit, sebagai olahragawan, dan sebagai petani. Urutannya pun tidak terbalik. Yang pertama sebagai prajurit, yang kedua sebagai olahragawan, dan yang ketiga sebagai petani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Sebagai Prajurit&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seorang prajurit berusaha untuk berkenan kepada komandannya. Dengan demikian, pelajaran pertama yang bisa kita ambil dari prajurit adalah sikap hati yang mau berkenan kepada komandannya. Sebagai prajurit, Komandan kita adalah adalah Tuhan Yesus. Apapun yang kita kerjakan haruslah dengan kerinduan untuk menyenangkan Dia, untuk berkenan kepada Dia. Mungkin kita tidak dipanggil untuk melayaniNya full time. Mungkin kita seorang karyawan, direktur atau pengusaha, tapi biarlah hidup kita tetap berkenan kepadaNya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Siapakah yang pernah turut dalam peperangan atas biayanya sendiri? – I Korintus 9:7a&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Hal kedua yang bisa dipelajari dari seorang prajurit adalah ia pergi berperang tidak dengan biaya sendiri. Semua yang dibutuhkan untuk berperang, baik transportasi, senjata dan peluru yang digunakan, akomodasi dll disediakan oleh negara yang mengutusnya. Tentunya hal ini tidak berlaku kalau sang prajurit pergi ke medan tempur dengan inisiatif sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wah, hal ini sangat melegakan saya! Kalau saya “pergi berperang”, kalau saya melakukan apa yang Dia ingin untuk saya kerjakan, maka “biaya yang dibutuhkan” bukan menjadi tanggung jawab saya, tetapi menjadi tanggung jawab Dia yang mengutus saya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seringkali di dalam pelayanan kita sibuk menggalang dana untuk suatu acara dan bahkan setelah itu dananya tetap tidak cukup. Mungkin yang harus jadi pertanyaan adalah, apakah acara tersebut merupakan “medan perang” yang Tuhan perintahkan kepada kita? Kalau suatu acara diadakan dengan tujuan baik, mulia, rohani, bahkan Alkitabiah, tetapi bukan yang Tuhan perintahkan kepada kita, maka kitalah yang harus menanggung biaya yang dibutuhkan. Mazmur 127:1 berkata, &lt;em&gt;“Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.”&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apakah anda punya visi untuk membuka pelayanan baru? Apakah anda punya visi untuk membuat perusahaan yang akan memuliakan Tuhan? Apakah anda rindu sekoah lebih tinggi? Jika keinginan itu lahir dari Tuhan, maka biaya yang dibutuhkan pasti Dia sediakan dengan caraNya sendiri, pada waktu yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Sebagai Olahragawan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Seorang olahragawan harus bertanding sesuai dengan aturan yang berlaku, jika tidak ia akan kena diskualifikasi. Di dalam pelayanan, hal ini juga berlaku. Apakah kita mengikuti aturan-aturan rohani yang ada? Apakah kita mengerti jalan-jalanNya? Bangsa Israel tidak masuk ke Tanah Perjanjian karena mereka tidak mengenal jalan-jalanNya (&lt;em&gt;ways of God &lt;/em&gt;atau cara kerjaNya). Mereka punya janji Tuhan untuk masuk ke Tanah Perjanjian, tetapi mereka tidak mengerti cara kerjaNya sehingga mereka tidak masuk ke tanah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Empat puluh tahun Aku jemu kepada angkatan itu, maka kata-Ku: "Mereka suatu bangsa yang sesat hati, dan mereka itu tidak mengenal jalan-Ku." – Mazmur 95:10&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apakah kita mengenal jalan-jalanNya? Apakah kita mengerti cara kerjaNya? Apakah kita mengerti isi hatiNya? Sangat penting kita mengenal cara kerjaNya. Untuk itu kita perlu bergaul akrab denganNya seperti Musa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Ia telah memperkenalkan jalan-jalan-Nya kepada Musa, perbuatan-perbuatan-Nya kepada orang Israel – Mazmur 103:7&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hal kedua yang bisa dipelajari dari seorang olahragawan adalah mereka bertanding dengan sasaran untuk menang. Mereka tidak bertanding karena partisipasi, tetapi mereka bertanding untuk menjadi juara. Karena itu mereka berlatih dengan segenap hati selama bertahun-tahun untuk bisa merebut mahkota dalam suatu pertandingan yang mengkin cuma diadakan beberapa tahun sekali. Paulus mengatakan hal ini dalam I Korintus 9:24, &lt;em&gt;“Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan kita? Apakah kita pelayanan hanya sekedarnya? Hanya partisipasi? Kita tidak harus &lt;em&gt;full time&lt;/em&gt;, tetapi apakah setiap tugas yang dipercayakan sudah kita kerjakan dengan sungguh-sungguh? Bukankah dari Tuhan kita akan menerima bagian yang ditentukan sebagai upah? &lt;em&gt;“Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya.” (Kolose 3:24).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ketiga yang bisa kita pelajari, seorang olahragawan menguasai dirinya dalam berbagai hal supaya ia bisa &lt;em&gt;fit &lt;/em&gt;pada waktu pertandingan dan akhirnya menjadi juara. 20- 30 tahun lalu saya membaca petenis terkenal Martina Navratilova yang menu makanan hariannya diatur dengan program komputer. Luar biasa! Selesai latihan, ia tidak bisa semaunya makan &lt;em&gt;ketoprak &lt;/em&gt;atau &lt;em&gt;gado-gado &lt;/em&gt;atau &lt;em&gt;pizza &lt;/em&gt;sesukanya. Ada takaran menu yang ketat agar dia bisa maksimal dalam pertandingannya. Demikian juga petenis pria Bjorn Borg, juara Wimbledon. Ketika sudah tenar, maka setiap lembar kain yang menempel di tubuhnya adalah iklan yang memberikan &lt;em&gt;income &lt;/em&gt;sangat besar nilainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya punya teman seorang &lt;em&gt;worship leader &lt;/em&gt;dan pencipta lagu yang sangat selektif memilih makanan dan minuman agar pita suaranya terpelihara dengan baik. Ketika selesai pelayanan kami dijamu makan dengan panitia, sementara yang lain memesan berbagai macam makanan dan minuman, ia selalu memilih minum air jeruk hangat. Menurutnya, hal itu dilakukan agar pita suaranya terpelihara dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan anda? Jika ada hal-hal khusus yang Tuhan minta untuk anda lakukan sehubungan dengan panggilan anda, apakah akan anda kerjakan dengan segenap hati sekalipun anda akan dianggap “ekstrim” oleh teman-teman anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Sebagai Petani&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Prinsip pertama yang bisa kita pelajari dari petani adalah prinsip menabur. Petani mengerti prinsip ini sehingga ia rela menunggu untuk waktu yang cukup lama agar benih yang ia tabur bisa bertumbuh dan menghasilkan tuaian. Ini prinsip iman. Apa yang kita kerjakan selama beberapa waktu mungkin tidak terlihat hasilnya. Tetapi jika kita tahu bahwa hal itu kita kerjakan dalam ketaatan kepada Dia, maka pada waktunya kita akan menuai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seorang petani mengerti bahwa untuk memperoleh tuaian, ia harus menabur dulu. Ia harus punya modal, kemudian ia harus menyirami terus benih yang telah ditaburnya dan menjaganya siang malam dari serangan hama atau hewan-hewan tertentu yang bisa mengancam panennya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seorang petani mengerti prinsip ketekunan. Seorang petani mengeri prinsip kerja keras. Apakah anda cukup tekun? Apakah anda seorang pekerja keras? Paulus berkata, seorang petani yang bekerja keras haruslah yang pertama menikmati hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga prinsip ini: prajurit, olahragwan, dan petani harus menjadi dasar bagi apapun yang kita kerjakan untuk bisa menyenangkan Dia, Tuhan di atas segala tuan, Raja di atas segala raja. Amin!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-3379610655292514508?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/3379610655292514508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=3379610655292514508' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/3379610655292514508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/3379610655292514508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2009/01/prajurit-olahragawan-petani.html' title='Prajurit, Olahragawan, Petani'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-8579457104305239414</id><published>2009-01-09T10:23:00.002+07:00</published><updated>2009-01-29T18:44:04.498+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='School of Life'/><title type='text'>Padang Gurun</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Di dalam kehidupan kita, kadang-kadang kita mengalami “padang gurun”, yaitu tempat-tempat yang gersang, panas, tidak ada air… Hidup kita rasanya selalu &lt;em&gt;“pas-pasan”&lt;/em&gt;, tidak ada tuaian yang berlimpah, bahkan harus “irit-irit”. Setiap hari harus berjalan “dengan iman”, mengharapkan &lt;em&gt;manna&lt;/em&gt; yang turun dan hanya cukup untuk satu hari, persis seperti bangsa Israel yang baru keluar dari tanah Mesir. Apakah anda pernah mengalaminya? Atau justru saat ini sedang mengalaminya? Pada saat-saat seperti itu, mungkin kita bertanya, “Di mana Tuhan?”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Penulis kitab Mazmur 42 juga mengalaminya dan berkata, &lt;em&gt;“Air mataku menjadi makananku siang dan malam, karena sepanjang hari orang berkata kepadaku: "Di mana Allahmu?" (ayat 4). &lt;/em&gt;Dari Mazmur inilah kemudian lahir lagu yang menurut saya termasuk paling banyak dinyanyikan di persekutuan dari sejak tahun 80-an sampai sekarang. Lagu itu sendiri diciptakan oleh Martin Nystrom yang judul aslinya &lt;em&gt;“As the Deer” &lt;/em&gt;dan dalam bahasa Indonesia teksnya sebagai berikut…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;S’perti rusa rindu sungaiMu, jiwaku rindu Engkau…&lt;br /&gt;Kaulah Tuhan hasrat hatiku, kurindu menyembahMu…&lt;br /&gt;Engkau kekuatan dan perisaiku…KepadaMu rohku berserah ….&lt;br /&gt;Kaulah Tuhan hasrat hatiku ….Ku rindu menyembahMu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;Beberapa tahun kemudian … seorang anak Tuhan menambahkan sepotong bait tambahan yang keluar dari hatinya …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Yesus…. Yesus… Kau berarti bagiku…&lt;br /&gt;Yesus… Yesus … Kau segalanya bagiku &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, padang gurun merupakan tempat di mana kita bisa menyanyikan lagu tersebut dengan penuh kesungguhan. Bertahun-tahun yang lalu, ketika saya mulai sungguh-sungguh ikut Tuhan, saya mulai mengalami “padang gurun”. Saya sempat protes, &lt;em&gt;kok &lt;/em&gt;malah mengalami banyak hal yang tidak enak? Dibandingkan dengan teman-teman yang lain, yang “biasa-biasa saja”, &lt;em&gt;kok &lt;/em&gt;kayanya hidup mereka lebih enak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan Tuhan mengajar bahwa padang gurun adalah salah satu tempat &lt;em&gt;favourite&lt;/em&gt;-Nya untuk membentuk anak-anakNya. Lalu Dia menunjukkan bahwa hamba-hambaNya dibawa melewati padang gurun, misalnya Abraham, Jacob, Yusuf, Daud, dan Musa. Mereka harus melalui padang gurun walaupun pada awalnya hidup mereka nampaknya enak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abraham dituntun Tuhan, tetapi harus lewat padang gurun. Jacob diberkati Ishak, tetapi harus sendirian lewat padang gurun. Yusuf memulai hidupnya sebagai anak yang sangat disayang oleh ayahnya, tetapi kemudian harus lewat padang gurun. Demikian juga Daud yang sudah diurapi sebagai raja tetapi kemudian harus melalui padang gurun selama belasan tahun sebelum akhirnya benar-benar diangkat menjadi raja atas Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musa juga mengalami hal yang sama. Lahir dan dipelihara sebagai anak dari puteri Firaun, sekolah di Mesir, berkuasa dalam perkataan dan perbuatannya, tetapi kemudian harus lari dan tinggal di padang gurun. Empat puluh tahun harus dia lalui sebelum Tuhan panggil sebagai &lt;em&gt;leader &lt;/em&gt;atas bangsa Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bangsa Israel sendiri harus melalui padang gurun, setelah sebelumnya mengalami mujizat, dibedakan dari yang lain ketika sepuluh tulah menimpa orang Mesir. Bahkan, mereka mengalami mujizat Laut Teberau yang dibelah Tuhan untuk menyelamatkan mereka dari kejaran orang Mesir. Lebih dari 22 ayat dalam Keluaran 15 berisi pujian kepada Tuhan karena telah membuat mujizat yang luar biasa….tetapi kemudian mereka melalui padang gurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus sendiri, setelah dibaptis dan penuh dengan Roh Kudus, dibawa oleh Roh Kudus ke padang gurun (Lukas 4:1). Di situlah Ia dicobai Iblis untuk kemudian siap masuk dalam pelayananNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Tuhan membawa kita ke padang gurun? Kalau ada kesalahan kita, tentu kita perlu bertobat. Tetapi, kalau setelah kita cek dan doakan, hati kita tidak menuduh kita, maka kita bisa bersukacita karena Tuhan sedang membentuk kita lewat padang gurun. Jangan lari! Hadapi dengan penuh sukacita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa hasil dari padang gurun? Lukas 4:14 berkata &lt;em&gt;“Dalam kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea. Dan tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh daerah itu”. &lt;/em&gt;Hasil dari padang gurun adalah &lt;em&gt;power&lt;/em&gt;. Tentunya ketika kita lulus dalam semua ujian yang Tuhan berikan kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaleb di Yosua 14:10 berkata, &lt;em&gt;“Jadi sekarang, sesungguhnya TUHAN telah memelihara hidupku, seperti yang dijanjikan-Nya. Kini sudah empat puluh lima tahun lamanya, sejak diucapkan TUHAN firman itu kepada Musa, dan selama itu orang Israel mengembara di padang gurun. Jadi sekarang, telah berumur delapan puluh lima tahun aku hari ini;” &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia telah mengikut Tuhan dengan sungguh-sungguh dan berada di padang gurun selama lebih dari 40 tahun. Kemudian ia berkata, &lt;em&gt;“pada waktu ini aku masih sama kuat seperti pada waktu aku disuruh Musa; seperti kekuatanku pada waktu itu demikianlah kekuatanku sekarang untuk berperang dan untuk keluar masuk.” (ayat 11).&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Kaleb memperoleh kekuatan ilahi sehingga walaupun usianya sudah 85 tahun, ia tetap perkasa dan kemudian meminta Hebron, tanah yang paling subur dan dihuni oleh raksasa yang paling besar. Ia mengalahkan semua raksasa tersebut dan kemudian merebut Hebron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda ingin merebut Hebron? Apakah anda ingin yang terbaik dari yang terbaik? Jangan lari dari padang gurun, jangan lari dari didikan Tuhan. Setia lakukan bagian kita masing-masing, dan pada waktunya, Tuhan sendiri yang akan mengangkat kita. Haleluyah!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-8579457104305239414?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/8579457104305239414/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=8579457104305239414' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/8579457104305239414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/8579457104305239414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2009/01/padang-gurun.html' title='Padang Gurun'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-2967715034406335912</id><published>2009-01-08T08:47:00.002+07:00</published><updated>2009-01-29T18:45:27.100+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='School of Life'/><title type='text'>Lembah Kekelaman</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Beberapa tahun yang lalu ada sebuah lagu yang ditulis oleh Pdt. DR. Ir. Niko N. yang liriknya sebagai berikut…&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/SWVd8kp4InI/AAAAAAAAAEg/J85FXeVAWz8/s1600-h/jesus-lamb12.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288736632629371506" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 209px; CURSOR: hand; HEIGHT: 188px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/SWVd8kp4InI/AAAAAAAAAEg/J85FXeVAWz8/s320/jesus-lamb12.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Sekalipun aku dalam lembah kelam&lt;br /&gt;Ku tak takut s’bab Kau besertaku&lt;br /&gt;Sekalipun badai topan dating menerpa&lt;br /&gt;Ku tak gentar s’bab Kau di sisiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku percaya….&lt;br /&gt;BerkatMu atasku melimpah&lt;br /&gt;Kebajikan, kemurahan s’lalu mengikutiku&lt;br /&gt;Ku puji, ku sembah Kau Yesus ….&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Lagu tersebut diambil dari Mazmur 23, salah satu Mazmur yang paling terkenal, yang ditulis oleh Raja Daud, orang yang berkenan kepada Tuhan, ribuan tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa. – Mazmur 23&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Daud berkata, &lt;em&gt;“Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman" (the valley of death) &lt;/em&gt;atau lembah bayang-bayang maut dalam terjemahan lama…”. Padahal, kalimat sebelumnya berkata, &lt;em&gt;“Ia menuntun aku di jalan yang benar …”&lt;/em&gt;. Artinya, walaupun kita dipimpin Tuhan, dan dibimbing olehNya di jalan yang benar, ada saat-saat di mana kita melewati lembah kekelaman, tempat yang kita tidak suka. Ini adalah tempat yang mengerikan. Beberapa hamba Tuhan berkata, itu gambaran tempat berbahaya di mana sering terjadi perampokan yang dilakukan oleh sekelompok penyamun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuntunan Tuhan tidak selalu berarti lewat jalan tol, jalan bebas hambatan, lewat jalan yang terang benderang. Kadang-kadang, jalan tersebut melalui tikungan berbahaya, melewati kegelapan malam tanpa lampu yang sedapat mungkin kita hindari. Tapi yang menarik, Daud boleh berkata bahwa ia tidak takut bahaya karena dia tahu Tuhan yang menuntun dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mengapa Tuhan membawa kita lewat lembah kekelaman?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa hal yang Tuhan kerjakan pada waktu kita lewat lembah tersebut.&lt;br /&gt;1. &lt;em&gt;“GadaMu dan tongkatMu menghibur aku”. &lt;/em&gt;Gada melambangkan &lt;em&gt;the power of God&lt;/em&gt;. Ketika kita lewat lembah kekelaman karena tuntunan Tuhan, maka ada mujizat yang terjadi, yang tidak terjadi di tempat lain. Tuhan membawa kita supaya kita bisa melihat kemuliaanNya dinyatakan dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;2. Tongkat melambangkan &lt;em&gt;guidance&lt;/em&gt;. Ada tuntunan Tuhan yang semakin jelas ketika kita lewat lembah kekelaman. Ketika semuanya berjalan lancer, biasanya kita menjadi kurang peka atas suaraNya. Tetapi saat kita melewati krisis, maka kita menjadi &lt;em&gt;alert&lt;/em&gt;, menjadi terjaga dan berusaha sungguh-sungguh agar bisa terus mendengar suaraNya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;3. Tongkat juga melambangkan otoritas. Saat lewat lembah kekelaman, kita akan bisa melihat, mengalami, bahkan mempraktekkan otoritas yang Tuhan berikan kepada kita sebagai orang percaya. Ada kuasa perkataan, kuasa doa, yang semakin kuat ketika kita melalui tempat ini.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;4. &lt;em&gt;“Engkau menyediakan hidangan di hadapan lawanku”&lt;/em&gt;. Ada penyediaan, &lt;em&gt;provision&lt;/em&gt;, yang Tuhan berikan di tengah-tengah masalah yang tengah kita hadapi. Dan yang menarik, Tuhan yang menyediakan, bukan kita. Artinya, bukan usaha kita. Terjemahan Inggris berkata &lt;em&gt;“… prepare a table”&lt;/em&gt;…. Artinya bukan sekedar makanan, tetapi hidangan lengkap, dengan mejanya yang tertata rapih ada &lt;em&gt;waiter&lt;/em&gt;, pelayan yang melayani saat menikmati hidangan tersebut. Bukan main! Itu kita alami ketika lewat lembah kekelaman&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;5. &lt;em&gt;“Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak”.&lt;/em&gt; Ada pengurapan yang hanya kita terima ketika lewat lembah kekelaman. Janji Tuhan di Yesaya 10:27 &lt;em&gt;“dan kuk itu akan dihancurkan oleh urapan” (King James Version)&lt;/em&gt;. Pengurapan itu akan menghancurkan semua pekerjaan iblis atas hidup kita. Pengurapan yang Ia berikan juga akan melimpah ke lingkungan di mana kita berada. Akibatnya, tidak hanya kita yang mengalami jamahan Tuhan, tetapi keluarga kita, pelayanan, kantor dan bisnis kita juga akan mengalami jamahan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/SWVec7UoJGI/AAAAAAAAAEo/VqPfPzZ10nc/s1600-h/a+David_anointed.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288737188470072418" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 182px; CURSOR: hand; HEIGHT: 166px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/SWVec7UoJGI/AAAAAAAAAEo/VqPfPzZ10nc/s320/a+David_anointed.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;6. Lembah kekelaman merupakan tempat yang tepat untuk kita memperkatakan iman kita seperti Daud,&lt;em&gt; “Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku”.&lt;/em&gt; Artinya, sekalipun kondisi nampaknya bertolak belakang, kita tetap bisa mempercayai Tuhan yang akan membuat segala sesuatu menjadi baik bagi mereka yang mengasihi Dia sesuai dengan janjiNya di Roma 8:28.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;7. Lembah kekelaman juga merupakan tempat di mana kita bisa berkata &lt;em&gt;“Aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa”&lt;/em&gt;. Ketka segala sesuatu berjalan lancar dan enak seperti yang selalu diinginkan daging kita, dengan mudah kita bisa berkata bahwa kita akan selalu mengikut Dia. Tetapi ketika kita mengalami masa-masa yang tidak enak, itulah saat yang tepat dan teruji untuk berkata, &lt;em&gt;“Aku akan tetap mengikut Dia seumur hidupku” Let’s celebrate Him forever!&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-2967715034406335912?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/2967715034406335912/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=2967715034406335912' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/2967715034406335912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/2967715034406335912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2009/01/lembah-kekelaman.html' title='Lembah Kekelaman'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/SWVd8kp4InI/AAAAAAAAAEg/J85FXeVAWz8/s72-c/jesus-lamb12.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-1454117485161563370</id><published>2009-01-06T09:58:00.003+07:00</published><updated>2009-01-29T18:50:01.317+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='School of Life'/><title type='text'>Lembah Air Mata</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Berbahagialah orang-orang yang diam di rumah-Mu, yang terus-menerus memuji-muji Engkau. Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah! Apabila melintasi lembah Baka (the weeping valley), mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat. Mereka berjalan makin lama makin kuat, hendak menghadap Allah di Sion - Mazmur 84:5-8&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Bertahun-tahun yang lalu ada sebuah lagu terkenal yang ditulis oleh Pdt. Ben Soriton, yang liriknya sebagai berikut…&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/SWLKD1SBnwI/AAAAAAAAADA/6GgesAKV7H0/s1600-h/tears.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288011079677484802" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 171px; CURSOR: hand; HEIGHT: 106px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/SWLKD1SBnwI/AAAAAAAAADA/6GgesAKV7H0/s200/tears.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ya Tuhan ku percaya……aku percaya ….&lt;br /&gt;Lewati lembah air mata… aku percaya….&lt;br /&gt;FirmanMu ya dan amin….aku percaya….&lt;br /&gt;Kem’nangan sudah Kau jamin....&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aku percaya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lembah air mata adalah tempat yang seringkali tidak mau dilalui oleh banyak orang. Siapa sih yang mau berduka? Tempat itu identik dengan masalah, kegagalan, persoalan yang tidak kunjung selesai dan kepedihan yang rasanya tidak berkeputusan. Bukankah Tuhan berjanji menyediakan sukacita bagi kita yang percaya kepadaNya? Bahkan Mazmur 16:11 berkata&lt;em&gt; “…. di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senan-tiasa&lt;/em&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jika seseorang sedang melalui lembah air mata, dengan mudah kita akan berkata, “Wah,… pasti ia telah melakukan dosa besar,…. mungkin ada kutuk yang belum diputuskan…. mungkin ia seorang pemberontak….. mungkin ia tidak rajin ke gereja…. mungkin ia lari dari panggilan Tuhan…” …dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah demikian? Mazmur 84 di atas menunjukkan bahwa hal tersebut tidak selalu benar. Kadang-kadang Tuhan membawa kita melalui lembah air mata, bukan karena kesalahan kita. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/SWLLUjXon4I/AAAAAAAAADI/8giA6riABvY/s1600-h/scan0001.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288012466438578050" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 192px; CURSOR: hand; HEIGHT: 159px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/SWLLUjXon4I/AAAAAAAAADI/8giA6riABvY/s320/scan0001.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div align="justify"&gt;Ayat tersebut menunjuk kepada mereka:&lt;br /&gt;1. Yang diam di rumah Tuhan … artinya rajin beribadah&lt;br /&gt;2. Yang terus-menerus memuji-muji Tuhan…. artinya suka &lt;em&gt;praise and worship&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;3. Yang kekuatannya di dalam Tuhan…. artinya mengandalkan Tuhan&lt;br /&gt;4. Yang berhasrat mengadakan ziarah …. artinya hatinya tertuju kepada Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan “apabila melewati lembah Baka….”…artinya bisa terjadi atau kadang-kadang, hidup mereka harus melalui lembah Baka atau &lt;em&gt;the weeping valley&lt;/em&gt; dalam bahasa Inggris, atau Lembah Penangisan dalam terjemahan lama. Mereka tidak seterusnya tinggal di lembah tersebut. Mereka hanya lewat. Mereka hanya berjalan melaluinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Tuhan membawa mereka melalui lembah tersebut? Tentunya Dia punya rencana yang indah, sesuai dengan janjiNya di Yeremia 29:11. Ayat-ayat berikutnya mengatakan apa yang terjadi ketika mereka melalui lembah air mata:&lt;br /&gt;1. Mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air…artinya mereka mengubah kedukaan menjadi tempat yang penuh sukacita&lt;br /&gt;2. Hujan awal musim menyelubunginya dengan berkat ….artinya ada berkat-berkat yang hanya bisa mereka terima kalau mereka melalui lembah air mata&lt;br /&gt;3. Mereka berjalan makin lama makin kuat ….&lt;em&gt;from strength to strength&lt;/em&gt;….artinya kekuatan mereka bertambah ketika melalui lembah air mata&lt;br /&gt;4. Mereka hendak menghadap Allah di Sion… artinya hati mereka semakin terpaut kepada Tuhan ketika melalui lembah air mata&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jadi, jika kita sedang melalui lembah air mata, kita perlu memeriksa diri kita. Apakah ada dosa atau kesalahan yang belum dibereskan? Kalau tidak ada, itu saatnya kita mengucap syukur karena Tuhan sedang membawa kita untuk mengubah tempat tersebut jadi tempat yang penuh sukacita. dan ada berkat yang akan kita terima. Tidak hanya itu, kekuatan dan kasih kita kepadaNya juga akan semakin bertambah. &lt;em&gt;Hallelujah! &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-1454117485161563370?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/1454117485161563370/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=1454117485161563370' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/1454117485161563370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/1454117485161563370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2009/01/lembah-air-mata.html' title='Lembah Air Mata'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/SWLKD1SBnwI/AAAAAAAAADA/6GgesAKV7H0/s72-c/tears.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-4666056489700541087</id><published>2009-01-05T15:27:00.000+07:00</published><updated>2009-01-05T16:10:31.389+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Daily Life'/><title type='text'>Work Hard – Work Smart – Work (led) by the Spirit</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Ada tiga hal yang perlu diperhatikan untuk meraih janji-janji yang Tuhan berikan di tahun 2009. &lt;/p&gt;&lt;strong&gt;1. Work Hard&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, …. - Pengkotbah 9:10a&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Work hard at whatever you do… (Contemporary English Version)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p align="justify"&gt;Orang-orang sukses ditandai dengan ciri yang sama, yaitu mereka suka bek&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/SWHHon8tNaI/AAAAAAAAACo/jWF9oAdQfGY/s1600-h/Weird_Pics423.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287726938241971618" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 173px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/SWHHon8tNaI/AAAAAAAAACo/jWF9oAdQfGY/s200/Weird_Pics423.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;erja keras. Mereka mengisi waktu mereka dengan sebaik mungkin sehingga hampir tidak ada waktu lowong yang tersisa. Kerja keras merupakan satu kualifikasi yang dibutuhkan jika kita ingin tampil beda di antara kebanyakan orang. Thomas Alva Edison berkata, “jenius adalah 1% inspirasi dan 99% keringat”. Artinya, untuk menjadi orang yang disebut jenius, menurut Thomas Alva Edison, diperlukan 99% kerja keras. Jika anda ingin berhasil di tahun 2009, anda perlu kerja keras, anda perlu &lt;em&gt;hard work&lt;/em&gt;. Jangan malas! Alkitab berkata &lt;em&gt;“Tangan orang rajin memegang kekuasaan, tetapi kemalasan mengakibatkan kerja paksa.” (Amsal 12:24)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;2. Work Smart &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Tidak cukup hanya dengan &lt;em&gt;work hard&lt;/em&gt;, kita juga perlu &lt;em&gt;work smart&lt;/em&gt;. Orang yang bekerja dengan cerdik bisa menghemat banyak tenaga, waktu dan sumber daya lainnya. Alkitab mencatat orang-orang yang dipakai Tuhan, mereka berkata dengan cerdik, mereka bertindak dengan cerdik, berperang dengan siasat sehingga memperoleh hasil yang maksimal. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287730942951073330" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 335px; CURSOR: hand; HEIGHT: 163px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/SWHLRupwpjI/AAAAAAAAAC4/cyjA09GMgKA/s200/applause.jpg" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lalu berkatalah Daniel dengan cerdik dan bijaksana kepada Ariokh….. (Daniel 2:14)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;…..sebab telah dikatakan orang kepadaku, bahwa ia (Daud) sangat cerdik (I Samuel 23:22)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;…sebab itu berperanglah dengan siasat (Amsal 20:18)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p align="justify"&gt;Tuhan Yesus juga berkata &lt;em&gt;“hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati” (Matius 10:16)&lt;/em&gt;. Ia juga berkata &lt;em&gt;“Sebab anak-anak dunia ini lebih cerdik terhadap sesamanya dari pada anak-anak terang" (Lukas 16:8).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kalau kita tidak cerdik, di tengah-tengah dunia yang penuh persaingan yang tidak sehat ini, kita akan tertipu terus. Kita perlu bertindak dengan cerdik, karena itu kita perlu memperlengkapi diri kita dengan berbagai pengetahuan yang diperlukan sesuai dengan lingkup kerja kita di &lt;em&gt;market place.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika kita seorang &lt;em&gt;salesman&lt;/em&gt;, kita perlu terus memperdalam &lt;em&gt;people skill &lt;/em&gt;kita sehingga kita bisa mencapai omzet penjualan yang tinggi. Jika kita seorang yang sedang dipersiapkan untuk menjadi &lt;em&gt;general manager &lt;/em&gt;atau &lt;em&gt;country director &lt;/em&gt;misalnya, mungkin kita perlu memperdalam kemampuan kita berkomunikasi dengan bahasa Inggris atau bahasa lainnya. Pada prinsipnya, kita perlu belajar banyak hal sehingga kita bisa bersaing dengan sehat di dunia usaha. Alkitab mencatat Daniel, Sadrakh, Mesakh, Abednego juga “terpaksa” belajar bahasa dan tulisan orang Kasdim (Daniel 1:4).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;3. Work (led) by the Spirit &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lagi aku melihat di bawah matahari bahwa kemenangan perlombaan bukan untuk yang cepat, dan keunggulan perjuangan bukan untuk yang kuat, juga roti bukan untuk yang berhikmat, kekayaan bukan untuk yang cerdas, dan karunia bukan untuk yang cerdik cendekia, karena waktu dan nasib dialami mereka semua. Karena manusia tidak mengetahui waktunya. Seperti ikan yang tertangkap dalam jala yang mencelakakan, dan seperti burung yang tertangkap dalam jerat, begitulah anak-anak manusia terjerat pada waktu yang malang, kalau hal itu menimpa mereka secara tiba-tiba. - Pengkotbah 9:11,12&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah -- sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur. - Mazmur 127:2&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p align="justify"&gt;Ternyata tidak cukup hanya dengan &lt;em&gt;work hard &lt;/em&gt;dan &lt;em&gt;work smart&lt;/em&gt;, sebab ada “waktu”dan “nasib” yang dialami semua orang. Dalam sebuah pertandingan sepeda, ada tiga sepeda yang berada paling depan, sedang berlomba pada saat putaran terakhir menjelang finish. Tiba-tiba sepeda kedua menyalip sepeda pertama yang mengakibatkan sepeda pertama, kedua, ketiga dan keempat terjatuh. Akibatnya, sepeda yang berada pada urutan kelima, yang tidak masuk hitungan, tiba-tiba muncul dan menjadi juara satu. Ada “nasib” dan “waktu” yang dialami para pengendara sepeda tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Masing-masing kita juga selalu mengalami “nasib” dan “waktu” tanpa bisa kita hindari. Nasib dan waktu adalah milik Tuhan, dan karena itu, jika kita membiarkan Tuhan yang menuntun hidup kita, maka Ia akan mengerjakan segala sesuatunya menjadi baik. Kita akan mengalami “nasib” dan “waktu” yang baik bagi kita, sesuai dengan rancangan Tuhan bagi hidup kita.&lt;br /&gt;Karena itu, kita&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/SWHJi5WMhAI/AAAAAAAAACw/iSdp3c7cumI/s1600-h/tbjoshua2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287729038856324098" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 176px; CURSOR: hand; HEIGHT: 157px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/SWHJi5WMhAI/AAAAAAAAACw/iSdp3c7cumI/s200/tbjoshua2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; perlu tambahkan &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Work (led) by the Spirit&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, bekerja dengan tuntunan Roh Tuhan, supaya kita bisa meraih semua janji yang Tuhan berikan di tahun yang baru ini. Kita perlu menyediakan waktu untuk bersekutu dengan Tuhan, memuji dan menyembah Dia, menantikan tuntunanNya. Dan sementara kita menyembahNya, biar hati kita semakin mengasihi Dia dan dengan sendirinya Dia juga akan mengasihi kita sesuai dengan janjiNya &lt;em&gt;“barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya." (Yohanes 14:21b).&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Happy New Year 2009!&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-4666056489700541087?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/4666056489700541087/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=4666056489700541087' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/4666056489700541087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/4666056489700541087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2009/01/work-hard-work-smart-work-led-by-spirit.html' title='Work Hard – Work Smart – Work (led) by the Spirit'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/SWHHon8tNaI/AAAAAAAAACo/jWF9oAdQfGY/s72-c/Weird_Pics423.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-7418367692131096131</id><published>2008-08-19T12:43:00.001+07:00</published><updated>2009-01-29T18:42:23.643+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prayer'/><title type='text'>Penghalang Mendengar Suara Tuhan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Yesaya 48:17 mengatakan bahwa Tuhan adalah Allah yang mengajar kita tentang apa yang memberi faedah, menunjukkan kepada kita jalan yang harus kita tempuh. Mazmur 32:8 juga mengatakan bahwa Tuhan selalu hendak mengajar dan memberi nasihat kepada kita. MataNya tertuju kepada kita. Namun demikian, dalam kenyataannya, seringkali kita tidak bisa mendengar Dia berbicara kepada kita. Berikut ini ada beberapa penyebab mengapa kita tidak bisa mendengar suara Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Tidak termasuk kawanan domba Tuhan Yesus.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Yohanes 10:27 mengatakan bahwa domba-dombaNya mendengar suaraNya, mengenal suaraNya, dan mengikut Dia. Jadi, hanya domba milik Tuhan Yesus - yaitu mereka yang telah menerima Dia sebagai Juruselamat pribadi - yang bisa mendengar suaraNya. Walaupun demikian, ada juga orang-orang yang pernah mendengar suara Tuhan sebelum menjadi murid Tuhan Yesus, contohnya Saulus yang bertobat ketika mendengar suara Tuhan dalam perjalanannya ke Damsyik (Kisah Rasul 9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Ada beban dan dosa yang merintangi.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ibrani 12:1 mengatakan bahwa ada beban dan dosa yang bisa menghalangi perjalanan rohani kita. Amplified Bible menterjemahkannya sebagai unnecessary weights (beban-beban yang tidak perlu). Dosa menghalangi kita untuk mendekat kepada Tuhan (Yesaya 59:1-3), tetapi beban-beban yang tidak perlu juga menghalangi kita untuk mendengar Dia berbicara. Yang termasuk beban-beban tersebut di antaranya adalah persoalan-persoalan pribadi yang senantiasa menghantui pikiran kita sehingga kita tidak bisa mengalami terobosan dalam kemajuan rohani kita. Roma 12:2 juga mengatakan perlunya pembaruan pikiran supaya bisa membedakan kehendak Allah. Menanggalkan beban-beban yang tidak perlu termasuk dalam pembaruan pikiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Tidak ada kerelaan untuk belajar &lt;em&gt;(willing spirit to learn)&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Salah satu doa Daud setelah kejatuhannya dengan Batsyeba adalah meminta roh yang rela - &lt;em&gt;a willing spirit&lt;/em&gt; - (Mazmur 51:14). Roh yang rela diperlukan supaya tidak berontak ketika Tuhan 'membuka telinga kita" lewat masalah-masalah yang kita alami, lewat peremukan, lewat 'benturan' dengan orang-orang lain seperti yang tertulis di Yesaya 50:4-6.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Tidak ada kesiapan untuk segera melakukan kehendakNya&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mazmur 119:60 mencatat sikap penulis Mazmur yang mengatakan bahwa ia senantiasa segera melakukan setiap perintahNya tanpa menunda-nunda. Contoh yang baik untuk hal ini adalah sikap Maria yang segera datang kepada Yesus ketika ia mendengar bahwa Tuhan memanggilnya (Yohanes 11:29). Walaupun kondisi hatinya sedang sedih karena kematian Lazarus, Maria segera bangkit (&lt;em&gt;as soon as&lt;/em&gt;…. terj. Amplified Bible) ketika ia mendengar bahwa Yesus memanggilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Tidak setia melakukan kehendakNya secara kontinu (terus-menerus)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Untuk mendengar tuntunanNya lebih lanjut, kita harus setia melakukan hal-hal yang telah Ia perintahkan kepada kita. Nabi Yeremia harus segera datang ke rumah tukang periuk sebelum Tuhan memperdengarkan Firman yang ingin disampaikannya (Yeremia 18:1-6). Tuhan berbicara dengan jelas dan spesifik kepada Abraham setelah Abraham berpisah dari Lot (Kejadian 12, 13). Perintah Tuhan bagi Abraham sangat jelas yaitu keluar dari negerinya dan dari sanak keluarganya. Pada awalnya Abraham hanya taat sebagian, yaitu keluar dari negerinya. Tetapi ia masih membawa keponakannya, yaitu Lot. Akibatnya, tuntunan Tuhan tidak begitu jelas. Hanya ketika Abraham sudah terpisah dengan Lot baru Tuhan berbicara dengan jelas dan spesifik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Berusaha melakukan kehendak Tuhan dengan cara sendiri (berusaha 'menolong' Tuhan)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kejadian 16 dan Kejadian 17 mencatat usaha Abraham untuk 'menolong Tuhan' agar janjiNya tentang keturunannya digenapi, yaitu dengan cara kawin dengan Hagar. Usahanya berhasil karena kemudian Hagar melahirkan Ismael. Tetapi akibatnya, selama tiga belas tahun Tuhan tidak pernah berbicara kepada Abraham. Salah satu hal yang perlu kita perhatikan agar dapat selalu menangkap kehendakNya adalah 'tidak berusaha menolong Tuhan', yaitu tidak melakukan perintahNya dengan cara kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7. Jiwa yang belum dipulihkan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mazmur 23:3 mencatat tentang tuntunan Tuhan bagi domba-dombaNya, "Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena namaNya." Dalam terjemahan bahasa Inggris dikatakan "Ia memulihkan jiwaku." Sebelum mendengar tuntunanNya, jiwa kita perlu dipulihkan, perlu disegarkan. Jiwa yang sedang merana, kecewa, sedih, marah, kesal, benci, dll tidak bisa menangkap tuntunanNya. &lt;em&gt;"Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat" &lt;/em&gt;(Yakobus 3:16).&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-7418367692131096131?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/7418367692131096131/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=7418367692131096131' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/7418367692131096131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/7418367692131096131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2008/08/penghalang-mendengar-suara-tuhan.html' title='Penghalang Mendengar Suara Tuhan'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-263657966027159765</id><published>2008-08-04T12:42:00.000+07:00</published><updated>2008-08-04T14:09:29.618+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Daily Life'/><title type='text'>Pelajaran Dari Ishak</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;1 Maka timbullah kelaparan di negeri itu. -- Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;2 Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;3 Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau, sebab kepadamulah dan kepada keturunanmu akan Kuberikan seluruh negeri ini, dan Aku akan menepati sumpah yang telah Kuikrarkan kepada Abraham, ayahmu.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;4 Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat,&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;5 karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku."&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;6 Jadi tinggallah Ishak di Gerar&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;13 Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;14 Ia mempunyai kumpulan kambing domba dan lembu sapi serta banyak anak buah, sehingga orang Filistin itu cemburu kepadanya. - Kejadian 26:1-6, 12-14&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada beberapa prinsip yang dapat dipelajari dari kehidupan Ishak yang menyebabkan ia sangat diberkati. Ishak menabur di tanah yang sama, mungkin dengan benih yang sama, dengan iklim yang sama, cuaca yang sama, kondisi yang sama, tetapi ia diberkati Tuhan sehingga dalam tahun yang sama ia menuai 100 kali lipat. Apa rahasianya?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Prinsip Anak Perjanjian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ishak adalah anak perjanjian. Ia mewarisi janji-janji Tuhan kepada Abraham. Jika kita ingin diberkati seperti Ishak, pastikan bahwa kita termasuk anak-anak perjanjian, yaitu orang-orang yang berhak menerima janji Tuhan kepada Abraham.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;"Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus. Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus. Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus. Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah." - Galatia 3:26-29&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Prinsip Keintiman&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hal kedua yang harus kita miliki supaya menikmati berkat yang Ishak terima adalah keintiman dengan Tuhan. Ishak intim dengan Tuhan, karena itu Ia mendengar ketika Tuhan berbicara kepadanya, memberi petunjuk untuk tinggal di Gerar. Kalau kita ingin diberkati, kita harus mempunyai hubungan yang intim dengan Dia. Sediakan waktu untuk bersekutu dengan Tuhan, lewat doa, pujian, penyembahan dan renungan Firman Tuhan. Ijinkan Ia berbicara, memberikan petunjuk kepada kita lewat Firman yang kita baca dan kita dengar setiap hari.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"&lt;em&gt;Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu." - Mazmur 32:8 &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;3. Prinsip Ketaatan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hal berikutnya yang perlu kita kembangkan adalah sikap ketaatan kepada perintahNya. Ishak tidak hanya intim dengan Tuhan, Ia juga taat untuk melakukan apa yang Tuhan perintahkan kepadanya. Keintiman dan ketaatan seperti dua sisi mata uang. Kita tidak bisa intim tanpa taat kepada tuntunanNya. Ketika Ia berbicara, kita harus melakukan apa yang Ia perintahkan, kalau tidak keintiman kita akan berkurang dan akibatnya kita tidak lagi menjadi peka akan suaraNya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;"Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya." - Yohanes 14:21&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;4. Prinsip Orang Asing&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Berikutnya, sesuai dengan perintah Tuhan, Ishak hidup "sebagai orang asing". Artinya walaupun ia tinggal di Gerar, ia tidak hidup menurut tata cara penduduk asli yang ada di situ. Ishak tetap memelihara hubungannya dengan Tuhan. Ia tidak menajiskan dirinya dengan hal-hal yang mendukakan Tuhan. Jika kita ingin diberkati, jika kita ingin tetap mendengar suaraNya, jika kita ingin mengikuti tuntunanNya, kita tidak boleh hidup sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Tuhan. Di Alkitab ada contoh lain yang menceritakan hal ini, yaitu Daniel. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;"Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja; dimintanyalah kepada pemimpin pegawai istana itu, supaya ia tak usah menajiskan dirinya. Maka Allah mengaruniakan kepada Daniel kasih dan sayang dari pemimpin pegawai istana itu" - Daniel 1:8,9&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika Daniel memutuskan untuk "hidup sebagai orang asing", Tuhan memberikan &lt;em&gt;favor&lt;/em&gt; sehingga atasannya bisa memahami ibadah pribadi Daniel di tengah-tengah Kerajaan Babel. Kalau kita memutuskan untuk hidup bagi Tuhan, yang berarti "hidup sebaai orang asing", maka kita akan menerima &lt;em&gt;favor&lt;/em&gt; dari Tuhan sehingga kita bisa tetap berada di lingkungan pekerjaan dan usaha kita tetapi tetap bisa "hidup berbeda" dengan yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu. - 2 Korintus 6:17b&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;5. Prinsip Menabur&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selanjutnya, Ishak menabur. Artinya Ishak bekerja. Ia tidak malas. Ia melakukan bagiannya. Ia menabur supaya ia bisa menuai. Alkitab mengajarkan "&lt;em&gt;jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan." - 2 Tesalonika 3:10. &lt;/em&gt;Jika kita ingin diberkati, jangan malas. Lakukan bagian kita dengan setia dan konsisten.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pengertian selanjutnya dari menabur adalah menyangkut hukum tabur tuai. Apa yang kita tabur akan kita tuai. Jika kita ingin menuai uang, kita harus menabur uang. Jika kita ingin menuai kasih, kita harus menabur kasih. Apa yang kita tabur, itu yang kita tuai. Kalau kita ingin diberkati secara materi, kita juga harus banyak memberi seperti yang Tuhan tuntun. Ukuran yang kita pakai untuk memberi juga akan dipakai untuk menerima tuaian kita.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;"Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga." - 2 Korintus 9:6&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya." - Galatia 6:7&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;6. Prinsip Menuai&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Prinsip keenam adalah prinsip menuai. Jika tiba waktunya, kita akan menuai. Artinya, ada saatnya kita menikmati berkat yang memang menjadi bagian kita. Nikmatilah, jangan sungkan! Beberapa orang tidak menikmati apa yang memang Tuhan sediakan semata-mata karena merasa tidak layak. Ada yang menganggap tidak perlu kaya dan berlimpah secara materi karena banyak orang miskin di sekitar kita. Padahal, kita tidak bisa menolong orang miskin kalau kita sendiri miskin dan selalu kekurangan. Abraham kaya, Ishak kaya, Yakub kaya, Yusuf kaya, Daud kaya, Salomo kaya... dan masih banyak lagi hamba-hamba Tuhan yang kaya materi tetapi juga kaya rohani.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selama hati kita benar di hadapan Tuhan, kekayaan tidak menjauhkan kita dari Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;"Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payahnya, itu juga adalah pemberian Allah. &lt;/em&gt;&lt;em&gt;Setiap orang yang dikaruniai Allah kekayaan dan harta benda dan kuasa untuk menikmatinya, untuk menerima bahagiannya, dan untuk bersukacita dalam jerih payahnya -- juga itu pun karunia Allah" - Pengkotbah 3:13, 5:18&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;7. Prinsip Aniaya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hal terakhir yang perlu kita ingat dalam hidup ini adalah bersamaan dengan berkat yang kita terima, juga ada aniaya. Ishak dianiaya karena orang-orang Filistin cemburu kepadanya. Iia diusir dari Gerar, tetapi kemudian Abimelekh - raja Gerar - datang dan mengakui bahwa Ishak disertai Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Lalu kata Abimelekh kepada Ishak: "Pergilah dari tengah-tengah kami sebab engkau telah menjadi jauh lebih berkuasa dari pada kami." - Kejadian 26:16&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;Datanglah Abimelekh dari Gerar mendapatkannya, bersama-sama dengan Ahuzat, sahabatnya, dan Pikhol, kepala pasukannya. Tetapi kata Ishak kepada mereka: "Mengapa kamu datang mendapatkan aku? Bukankah kamu benci kepadaku, dan telah menyuruh aku keluar dari tanahmu?" Jawab mereka: "Kami telah melihat sendiri, bahwa TUHAN menyertai engkau; sebab itu kami berkata: baiklah kita mengadakan sumpah setia, antara kami dan engkau; dan baiklah kami mengikat perjanjian dengan engkau, - Kejadian 26:26-28&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Di Perjanjian Baru, Tuhan Yesus juga berkata, &lt;em&gt;" ... sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya, orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal. - Markus 10:29,30.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Selalu ada aniaya bagi mereka yang mengikut Tuhan. Kalau kita tidak diberkati, akan ada orang yang menganiaya lewat perkataan atau lainnya. Kalau kita diberkati, juga ada orang yang akan iri dan menganiaya lewat perkataan atau lainnya. Jadi, kalau memang sudah waktunya bagi kita untuk menikmati berkat yang memang adalh bagian kita, nikmati saja.... &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-263657966027159765?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/263657966027159765/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=263657966027159765' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/263657966027159765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/263657966027159765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2008/08/pelajaran-dari-ishak.html' title='Pelajaran Dari Ishak'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-6887087450261724732</id><published>2008-07-23T16:40:00.000+07:00</published><updated>2008-07-23T16:48:12.474+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Daily Life'/><title type='text'>Mujizat di Kana</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Jika kita membaca Yohanes 12:1-11 tentang mujizat yang dikerjakan Tuhan Yesus di Kana, ada beberapa pelajaran yang bisa kita peroleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;1.       Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pelajaran 1 – Bergaul Dengan Orang Yang Lebih Mengenal Tuhan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ibu Yesus – orang yang mengenal Yesus - ikut terlibat di acara tersebut. Jika kita ingin ada mujizat di dalam kehidupan kita, bergaullah dengan  orang yang lebih mengenal Tuhan. Belajarlah dari padanya. Ibu Yesus mengenal Yesus dari sebelum ia mengandung, ketika malaikat Gabriel datang kepadanya untuk menyampaikan kabar baik bagi seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;2.       Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pelajaran 2 – Mengundang Yesus ke Dalam Seluruh Bagian Hidup Kita&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jika kita ingin mujizat dalam keluarga kita, undanglah Yesus ke dalam rumah tangga kita. Undanglah Yesus ke dalam perusahaan tempat kita bekerja. Undanglah Yesus ke dalam bisnis yang kita kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;3.       Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: "Mereka kehabisan anggur."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pelajaran 3 – Belajar Terbuka Kepada Tuhan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Belajarlah terbuka kepada Tuhan. Katakan apa masalah kita. Jika kita mengalami kehabisan anggur, katakan kepadaNya. Jika kita kehabisan sukacita dalam keluarga kita, perusahaan kita, usaha kita, katakan dengan terus terang kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;4.       Kata Yesus kepadanya: "Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pelajaran 4 – Belajar Mengenal dan Menantikan Waktu Tuhan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Belajar untuk mengenal dan menantikan waktu Tuhan. Seringkali kita ingin mujizat segera terjadi dalam kehidupan kita. Tetapi Tuhan punya jadwal tersendiri yang terintegrasi dengan agendaNya secara global. Yusuf harus menunggu dua tahun lebih lama (Kejadian 40:23, 41:1) sampai skenario global menempatkan dia pada waktu yang tepat untuk menjadi perdana menteri di Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;5.       Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!"&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pelajaran 5 – Putuskan Untuk Taat Pada TuntunanNya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Orang yang mengenal Tuhan sangat mengerti apa yang dibutuhkan Tuhan agar mujizatNya terjadi dalam kehidupan kita, yaitu “Ketaatan”. Kita perlu memutuskan untuk taat melakukan apa yang Tuhan perintahkan sekalipun nampaknya tidak masuk akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;6.       Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pelajaran 6 – Menyadari Bahwa Tuhan Menggunakan Apa Yang Sudah Ada Pada Kita&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ketika Tuhan campur tangan dan membuat mujizat dalam kehidupan kita, Ia menggunakan apa yang sudah ada di dalam kehidupan kita. Karena itu, kita perlu meminta “mata yang terang” supaya bisa melihat sarana yang akan Tuhan pakai untuk membuat mujizatNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;7.       Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: "Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air." Dan mereka pun mengisinya sampai penuh.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pelajaran 7 – Lakukan Bagian Kita Dengan Setia&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ketika Tuhan mulai mengerjakan mujizatNya, Ia melakukannya &lt;em&gt;step by step&lt;/em&gt; – langkah demi langkah. Selalu ada langkah pertama sebelum ada langkah-langkah selanjutnya, dan pada langkah pertama, mujizat yang diharapkan belum terlihat tanda-tandanya. Kita perlu belajar setia melakukan bagian kita sekalipun nampaknya “sepele”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;8.        Lalu kata Yesus kepada mereka: "Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta." Lalu mereka pun membawanya.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pelajaran 8 – Diperlukan Ketaatan Demi Ketaatan Sebelum MujizatNya Menjadi Nyata&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Ketaatan pada langkah pertama harus dilanjutkan dengan ketaatan-ketaatan pada langkah-langkah selanjutnya. Jika kita berhenti di tengah jalan, maka mujizat yang kita harapkan tidak akan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;9.        Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu -- dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya -- ia memanggil mempelai laki-laki,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pelajaran 9 – Kita Tidak Bisa Menjelaskan Terjadinya Mujizat Tersebut Dengan Logika Kita&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Pada waktu mujizat terjadi, orang yang tidak mengenal Tuhan tidak akan tahu atau mengerti. Daripada berusaha menjelaskan dengan akal pikiran kita, lebih baik mengakui dan memuji namaNya yang telah melakukan perbuatan ajaib di dalam kehidupan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;10.     dan berkata kepadanya: "Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pelajaran 10 – Bersama Tuhan, Kita Bisa Menikmati Kehidupan Dengan Penuh Sukacita&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Anggur - yang melambangkan sukacita - dalam pernikahan sering habis atau menjadi kurang baik, tetapi jika ada Tuhan dalam kehidupan kita, anggur yang baik – sukacita yang sejati - akan tetap ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;11.     Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pelajaran 11 – Semua MujizatNya Membawa Kita Untuk Semakin Percaya KepadaNya&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Ketika kita mengalami jamahan dan mujizatNya, tidak ada hal lain lagi yang bisa kita perbuat kecuali memuliakan Dia dan semakin mempercayakan kehidupan kita ke dalam tanganNya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-6887087450261724732?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/6887087450261724732/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=6887087450261724732' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/6887087450261724732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/6887087450261724732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2008/07/mujizat-di-kana.html' title='Mujizat di Kana'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-3337063997497677718</id><published>2008-02-08T07:59:00.000+07:00</published><updated>2008-02-08T15:32:29.400+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Daily Life'/><title type='text'>Tiga Jenis Makanan Rohani</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Sebagaimana layaknya tubuh kita perlu makanan, maka sebagai orang percaya kerohanian kita juga perlu diberi makan. Setidaknya ada tiga jenis makanan rohani yang harus dimakan oleh orang-orang percaya agar kerohaniannya bertumbuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;1. Firman Allah &lt;em&gt;– Rhema&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah." (Matius 4:4)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Makanan rohani pertama yang harus dimakan adalah Firman yang keluar dari mulut Allah. Dalam bahasa aslinya kata firman yang dipakai adalah &lt;em&gt;rhema&lt;/em&gt;, yang berarti firman yang &lt;em&gt;fresh&lt;/em&gt;, hidup, bukan firman yang kita dengar minggu lalu atau tahun lalu, tetapi firman yang kita dengar saat ini, firman yang berbicara secara pribadi kepada kita.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebenarnya, inilah kunci kemenangan dalam kehidupan rohani kita, yaitu senantiasa mendapat &lt;em&gt;rhema&lt;/em&gt;. Rhema-lah yang membuat Paulus bisa bertahan menghadapi segala macam tantangan untuk kemudian bersaksi di Roma &lt;em&gt;(Kisah 23:11)&lt;/em&gt;. &lt;em&gt;Rhema&lt;/em&gt;-lah yang menghasilkan iman&lt;em&gt; (Roma 10:17). Rhema&amp;shy;&lt;/em&gt;-lah yang mendorong kita untuk meminta dalam doa kita dan kemudian dikabulkan &lt;em&gt;(Yohanes 15:7).&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagaimana supaya kita penuh dengan &lt;em&gt;rhema&lt;/em&gt;? Sediakan waktu untuk bersekutu dengan Tuhan. Biasakan memuji dan menyembahNya. Jagalah hubungan pribadi anda dengan Tuhan, maka Ia akan senantiasa memberikan tuntunanNya dan berbicara di hati kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;2. Melakukan Kehendak Tuhan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.(Yohanes 4:34)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tidak cukup kita hanya mendapat &lt;em&gt;rhema&lt;/em&gt;. Kita perlu selalu melakukan kehendak Tuhan dalam hidup kita. Setelah kita mendapat &lt;em&gt;rhema&lt;/em&gt;, setelah kita mendengar Dia berbicara dan menyampaikan apa yang Dia ingin untuk kita lakukan, maka selanjutnya bagian kita adalah melaksanakannya. Pada waktu kita taat, pada waktu kita melakukan apa yang Dia perintahkan, maka kekuatan rohani kita akan bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;3. Menghadapi Tantangan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hanya, janganlah memberontak kepada TUHAN, dan janganlah takut kepada bangsa negeri itu, sebab mereka akan kita telan habis. Yang melindungi mereka sudah meninggalkan mereka, sedang TUHAN menyertai kita; janganlah takut kepada mereka." - Bilangan 14:9&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Makanan selanjutnya adalah tantangan atau masalah yang timbul karena melakukan kehendak Tuhan. Ada masalah-masalah yang timbul karena kesalahan atau dosa kita. Untuk hal ini, kita perlu bertobat dan minta ampun. Tetapi ada masalah atau persoalan yang muncul karena kita melakukan kehendak Tuhan. Jangan kita lari, tapi hadapi dan “telan habis” seperti yang dikatakan di Bilangan 14:9. Dalam terjemahan KJV dikatakan &lt;em&gt;“they are bread for us”. &lt;/em&gt;Mereka cuma roti yang akan kita telan habis.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seringkali, janji yang Tuhan berikan “mengandung masalah” yang harus dihadapi sebelum terealisasi dalam hidup kita. Karena itu, tetapkan dalam hati bahwa kita tidak akan mundur ketika menghadapi masalah saat sedang melakukan kehendak Tuhan. Jika kita setia melakukan bagian kita, maka Tuhan akan melakukan bagianNya sehingga apa yang Ia janjikan akan nyata dalam hidup kita. Tidak hanya itu, kerohanian kitapun akan semakin kuat ketika kita bersama Dia menghadapi masalah dan “menelan habis” semua tantangan yang ada di depan kita.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-3337063997497677718?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/3337063997497677718/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=3337063997497677718' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/3337063997497677718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/3337063997497677718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2008/02/tiga-jenis-makanan-rohani.html' title='Tiga Jenis Makanan Rohani'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-2275708103635992854</id><published>2008-02-05T16:16:00.001+07:00</published><updated>2009-01-29T18:49:09.936+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='School of Life'/><title type='text'>Tawanan Roh</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Orang-orang yang dipakai Tuhan dan membuat sejarah adalah mereka yang menjadi “tawanan Roh”. Mereka tidak hanya mengizinkan Roh Kudus menuntun hidup mereka, tetapi mereka membiarkan diri mereka “ditawan” atau “dipaksa” oleh Tuhan lewat keadaan atau situasi yang mereka hadapi. Dengan mempelajari hidup mereka, kita dapat melihat bagaimana Tuhan bekerja lewat kehidupan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;1. Rasul Paulus&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Tetapi sekarang sebagai tawanan Roh aku pergi ke Yerusalem dan aku tidak tahu apa yang akan terjadi atas diriku di situ – Kisah Para Rasul 20:22&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasul Paulus merupakan rasul yang dipakai Tuhan secara luar biasa. 13 kitab di Perjanjian Baru jelas ditulis olehnya. Dampak pelayanannya terus berlanjut ribuan tahun sampai saat ini. Apa yang menyebabkan ia begitu berhasil dalam pelayanannya? Ia membiarkan dirinya “ditawan” oleh Tuhan, dibawa ke tempat-tempat seperti yang Tuhan mau. Hasilnya, di istana kaisar Paulus tidak hanya bisa bersaksi, ia bahkan bisa membangun satu kumpulan orang-orang kudus &lt;em&gt;(Filipi 4:22)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;2. Daniel, Sadrakh, Abednego&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Di antara mereka itu (para tawanan yang diangkut ke Babel) ada juga beberapa orang Yehuda, yakni Daniel, Hananya (Sadrakh), Misael (Mesakh) dan Azarya (Abednego). – Daniel 1:6&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daniel, Sadrakh, Mesakh dan Abednego adalah para tawanan yang diangkut ke dalam pembuangan ke Babel. Seandainya mereka boleh memilih, mungkin mereka tidak mau dibawa ke Babel. Tetapi karena mereka adalah tawanan, mereka tidak punya pilihan. Menolak bisa berarti kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka juga diharuskan untuk sekolah di Babel. Mereka diharuskan belajar bahasa dan tulisan orang Kasdim. Mereka tidak bisa memilih apa yang ingin mereka pelajari, karena mereka tawanan. Mereka menurut, tetapi mereka tetap menjalankan ibadah mereka secara pribadi. Akibatnya, Alkitab mencatat bahwa mereka sepuluh kali lebih cerdas daripada orang-orang berilmu yang ada di Babel&lt;em&gt; (Daniel 1:20).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak berikutnya yang sangat penting dalam kehidupan mereka sebagai tawanan di Babel adalah keluarnya surat keputusan oleh Nebukadnezar yang melarang penghinaan terhadap Allahnya Sadrakh, Mesakh, Abdenego. Dengan kata lain, mereka yang adalah tawanan di Babel memiliki jaminan kebebasan beribadah kepada Tuhan&lt;em&gt; (Daniel 3:28,29).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, ibadah yang taat di dalam kehidupan Daniel - di tengah-tengah statusnya sebagai tawanan – menyebabkan Nebukadnezar memuji, meninggikan, dan memuliakan Raja Sorga &lt;em&gt;(Daniel 4:37)&lt;/em&gt;. Bahkan Raja Darius mengeluarkan perintah bagi rakyat di seluruh kerajaannya untuk takut dan gentar akan Allahnya Daniel &lt;em&gt;(Daniel 6:27,28).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;3. Ester&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ester juga seorang tawanan karena ia termasuk orang-orang buangan yang dibawa ke Babel &lt;em&gt;(Ester 2:5-7)&lt;/em&gt;. Pada masa mudanya, karena ia sangat cantik, ia dibawa untuk dipersiapkan menjadi gundik raja Ahasyweros. Jika ia bisa memilih, mungkin ia ingin menikah dengan seorang pemuda ganteng pilihan hatinya sendiri. Tetapi karena ia tawanan, ia tidak punya pilihan. Ia harus menyerahkan masa mudanya, bahkan hidupnya kepada seorang raja kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ester tidak hanya menjalani hidupnya sebagai tawanan di Babel, tetapi ia juga membiarkan hidupnya “ditawan” oleh kehendak Tuhan sehingga membawa keselamatan besar bagi bangsanya. Ribuan tahun kemudian, ucapannya &amp;amp; tindakannya tetap dikenang oleh banyak orang. Sampai hari ini kita mengenal istilah “puasa Ester”, yaitu puasa yang dilakukan oleh Ester dan dayang-dayangnya dan semua orang Yahudi di benteng Susan selama tiga hari untuk mendukung Ester yang akan menghadap raja &lt;em&gt;(Ester 4:16).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;4. Pelayan Naaman&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Barangkali kita berpikir bahwa Daniel dan teman-temannya adalah orang-orang pintar sehingga walaupun tawanan, kepandaiannya menyebabkan mereka bisa berguna di tangan Tuhan. Ester bisa berguna di tangan Tuhan karena ia cantik, bahkan sangat cantik. Bagaimana dengan orang-orang yang tidak cukup pintar, tidak ganteng atau tidak cantik? Apakah bisa berguna di tangan Tuhan?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Alkitab mencatat seorang pelayan, budak wanita yang bekerja pada Naaman. Dialah yang memberitahukan bahwa Naaman – yang ketika itu sakit kusta – bisa sembuh jika datang kepada nabi Elisa &lt;em&gt;(2 Raja-raja 5:2,3).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naaman – yang adalah seorang panglima raja Aram - tidak hanya sembuh, tetapi memutuskan untuk menjadi penyembah TUHAN &lt;em&gt;(2 Raja-raja 5:17,18).&lt;/em&gt; Mengapa Naaman yang sebelumnya termasuk golongan kafir kemudian memutuskan untuk menyembah Tuhan yang hidup? Karena ia mengalami mujizat, disembuhkan/ ditahirkan dari kustanya setelah bertemu dengan nabi Elisa. Mengapa ia bisa percaya dan kemudian datang ke nabi Elisa? Karena Tuhan memakai seorang tawanan wanita yang bekerja sebagai pelayan di rumahnya. Kalau pelayan tersebut tidak mengizinkan Tuhan memakai mulutnya untuk menyampaikan kabar baik kepada tuannya, ceritanya mungkin lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda hidup sebagai tawanan Roh? Jika kita tidak hanya mengizinkan Dia menuntun hidup kita, tetapi juga membiarkan Dia “memaksa” kita, menjadikan kita tawanan Roh, akan banyak pekerjaan besar yang bisa Ia lakukan melalui hidup kita.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-2275708103635992854?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/2275708103635992854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=2275708103635992854' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/2275708103635992854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/2275708103635992854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2008/02/tawanan-roh.html' title='Tawanan Roh'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-4613573954261165623</id><published>2008-02-04T16:28:00.000+07:00</published><updated>2008-02-04T16:35:28.832+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Daily Life'/><title type='text'>Allah Turut Bekerja Mendatangkan Kebaikan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah - Roma 8:28&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Salah satu janji yang Tuhan berikan adalah bahwa Ia turut bekerja dalam segala sesuatu - dalam segala keadaan, dalam segala situasi - dengan tujuan untuk mendatangkan kebaikan bagi kita. Dalam penerapannya, seringkali ketika kita menghadapi masalah, kita berkata “Roma 8:28”, yang berarti melalui masalah yang sedang kita hadapi, ada kebaikan yang Tuhan berikan. Bahkan, tidak jarang kita menganggap semua yang kita alami – entah baik atau buruk – kita katakan bahwa Tuhan campur tangan untuk kebaikan kita. Kita katakan Tuhan ijinkan untuk kebaikan kita. Ketika tidak lulus dalam beberapa mata kuliah kita katakan Tuhan ijinkan untuk kebaikan kita. Ketika sedang sakit, kita katakan Tuhan ijinkan itu untuk mengajar kita. Ketika sedang menghadapi musibah, kita katakan Tuhan merancangkan hal itu untuk kebaikan kita. Benarkah demikian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita baca dengan teliti, janji yang Tuhan berikan pada ayat tersebut mempunyai syarat. Janji tersebut tidak diberikan kepada semua orang. Ada syarat yang harus dipenuhi. Apa saja syarat tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya ada dua syarat atau kondisi yang harus dipenuhi supaya kita bisa berkata bahwa Allah turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;o Kondisi Pertama &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Janji tersebut ditujukan bagi mereka yang mengasihi Tuhan. Janji tersebut tidak diberikan kepada orang-orang yang tidak mengasihi Tuhan. Apakah anda mengasihi Tuhan? Mengasihi Tuhan merupakan keputusan, bukan suasana hati. Jika anda ingin menikmati janji yang ada dalam Roma 8:28, pastikan bahwa anda sudah memutuskan untuk mengasihi Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;o Kondisi Kedua&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Janji tersebut ditujukan bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencanaNya. Salah satu wujud dari kasih kita kepadaNya adalah dengan hidup sesuai rencanaNya. Setiap orang yang beribadah kepada Dia memiliki panggilan, memiliki tugas yang sudah ditetapkanNya &lt;em&gt;(Efesus 2:10).&lt;/em&gt; Ada orang-orang yang dipanggil, diberi tugas untuk melayani Dia sepenuh waktu &lt;em&gt;(fulltimer)&lt;/em&gt;, ada yang bekerja sambil melayani di gereja, ada yang melayani sambil bekerja atau memiliki usaha, ada juga yang dipanggil seperti Daniel untuk menjadi pendoa di tempat pekerjaannya. Melakukan panggilan dan tugas yang Ia percayakan kepada kita merupakan hal yang sangat penting. Di situlah kita akan mengalami perlindungan, &lt;em&gt;provision &lt;/em&gt;dan anugerahNya yang melimpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda mengasihi Tuhan? Apakah anda sedang mengerjakan apa yang Tuhan tugaskan bagi anda? Jika jawaban terhadap kedua pertanyaan tersebut adalah “ya”, maka anda dapat berkata bahwa &lt;em&gt;Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan &lt;strong&gt;bagi saya&lt;/strong&gt; yang mengasihi Dia, yaitu &lt;strong&gt;bagi saya &lt;/strong&gt;yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah&lt;/em&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-4613573954261165623?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/4613573954261165623/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=4613573954261165623' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/4613573954261165623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/4613573954261165623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2008/02/allah-turut-bekerja-mendatangkan.html' title='Allah Turut Bekerja Mendatangkan Kebaikan'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-4797406522798586054</id><published>2008-01-31T16:09:00.001+07:00</published><updated>2009-01-29T18:47:32.560+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='School of Life'/><title type='text'>Pertumbuhan Rohani</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Sebagai orang percaya, sewajarnya kerohanian kita terus bertumbuh sejalan dengan bertambahnya waktu. Beberapa ayat di bawah ini di antaranya menunjukkan pertumbuhan rohani yang menyangkut pengertian, anugerah, iman, kekuatan, manusia roh, hikmat, dan perkenanan. Bagaimana dengan anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;strong&gt;Amsal 4:18 &lt;/strong&gt;Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang &lt;strong&gt;&lt;u&gt;kian bertambah terang&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt; sampai rembang tengah hari. –&lt;span style="color:#990000;"&gt; &lt;strong&gt;&lt;em&gt;from brighter to brighter&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;strong&gt;Yohanes 1:16 &lt;/strong&gt;Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima &lt;strong&gt;&lt;u&gt;kasih karunia demi kasih karunia&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;; - &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;grace upon grace&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;3. &lt;strong&gt;Roma 1:17 &lt;/strong&gt;Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak &lt;strong&gt;&lt;u&gt;dari iman dan memimpin kepada iman&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman." – &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;from faith to faith&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;strong&gt;Yesaya 40:31 &lt;/strong&gt;tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN &lt;strong&gt;&lt;u&gt;mendapat kekuatan baru&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. – &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;renew their strength, from strength to strength&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;strong&gt;II Korintus 4:16&lt;/strong&gt; Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami &lt;strong&gt;&lt;u&gt;dibaharui dari sehari ke sehari&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;. – &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;renewed day by day, being made stronger each day&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;strong&gt;Lukas 1:80&lt;/strong&gt; Adapun anak itu bertambah besar dan &lt;strong&gt;&lt;u&gt;makin kuat rohnya&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;. – &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;wax strong in spirit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;7. &lt;strong&gt;Lukas 2:52&lt;/strong&gt; Dan Yesus makin bertambah besar dan &lt;strong&gt;&lt;u&gt;bertambah hikmat-Nya&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt; dan besar-Nya, dan &lt;strong&gt;&lt;u&gt;makin dikasihi oleh Allah dan manusia&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;.- &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;increase in wisdom and in favour with God and man&lt;/span&gt; &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-4797406522798586054?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/4797406522798586054/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=4797406522798586054' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/4797406522798586054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/4797406522798586054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2008/01/pertumbuhan-rohani.html' title='Pertumbuhan Rohani'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-800661071665777483</id><published>2008-01-29T14:21:00.000+07:00</published><updated>2008-01-29T15:22:49.174+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Daily Life'/><title type='text'>Tiga Jenis Badai</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Ada tiga jenis badai yang pernah dialami para pengikut Tuhan. Mereka bukan orang-orang biasa, mereka bukan jemaat biasa, tetapi mereka adalah murid Tuhan, nabi, bahkan rasul yang setia. Dengan mempelajari apa yang mereka alami, setidaknya kita bisa memahami dan tahu apa yang harus dilakukan kalau kita sedang mengalami badai-badai tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;&lt;strong&gt;1. Badai Yang Dialami Yunus – Yunus 1:1-16&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Badai ini terjadi karena Yunus menolak panggilan Tuhan. Yunus menolak tugas yang Tuhan berikan sehingga ia mengalami badai. Ada satu prinsip yang bisa kita pelajari bahwa ketika kita menolak panggilan Tuhan, ketika kita tidak mengerjakan tugas yang Tuhan berikan kepada kita, maka kita bisa mengalami badai seperti yang dialami Yunus. Badai ini berasal dari Tuhan karena pemberontakan Yunus (ayat 4) dan karenanya tidak bisa “ditengking”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat menarik membaca kitab Yunus karena kita melihat seseorang yang dekat dengan Tuhan, seorang nabi yang peka dengan suara Tuhan, tetapi tidak menurut perintah Tuhan.Yohanes 14:21 berkata,&lt;em&gt; “Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya."&lt;/em&gt; Kasih kita kepada Tuhan dinyatakan dengan tindakan kita untuk selalu menuruti perintahNya. PerintahNya bisa secara umum, tetapi juga bisa spesifik dan berbeda-beda, tergantung panggilan yang Tuhan berikan kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda mengalami banyak persoalan belakangan ini? Apakah anda sedang mengalami badai dalam hidup anda? Dalam bisnis anda? Dalam keluarga anda? Barangkali itu terjadi karena anda sedang lari dari “panggilan Tuhan” dalam hidup anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Yunus bertobat, badai itupun berhenti dan kemudian ia mendapat kesempatan kedua untuk melaksanakan perintahNya. Kalau saat ini anda sedang mengalami badai dan anda tahu bahwa itu terjadi karena anda tidak melakukan apa yang Ia perintahkan, segera bertobat. Minta ampun dan minta petunjukNya. Ia akan membuat segala sesuatu menjadi baik – Roma 8:28.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;2. Badai Yang Dialami Murid-murid Yesus – Markus 4:35 - 41&lt;/span&gt;.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Badai ini terjadi justru ketika murid-murid ikut bersama Yesus naik ke dalam perahu, yaitu ketika mereka melaksanakan perintah Tuhan. Ada satu pelajaran di sini bahwa ketika kita ikut Tuhan, ketika kita melaksanakan perintahNya, tidak berarti kita tidak akan mengalami badai. Justru ada badai yang akan berusaha menahan kita supaya tidak melakukan apa yang Ia perintahkan. Badai ini berasal dari iblis yang berusaha menahan mereka supaya tidak tiba di seberang untuk melayani seorang yang sedang kerasukan Legion. Ketika mereka membangunkan Yesus yang kemudian segera bertindak, angin ribut itupun berhenti dan danau menjadi teduh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pelajaran lain lagi di sini, ketika seseorang sedang mengalami badai, sedang mengalami masalah yang nampaknya tidak ada habis-habisnya, belum tentu karena orang tersebut sedang “lari dari Tuhan”. Mungkin justru sebaliknya, ia sedang melaksanakan perintah Tuhan dalam hidupnya dan karenanya harus menghadapi badai dari iblis. Kita tidak berhak menghakimi, sebaliknya kita perlu mendukungnya dalam doa karena sangat mungkin ia sedang diserang habis-habisan oleh iblis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang perlu kita lakukan kalau kita mengalami badai ini? “Bangunkan” Yesus! Ia ada bersama kita. Ingatkan Dia bahwa apa yang kita lakukan adalah mengikuti perintahNya. Ia akan bertindak, dan badai itupun akan berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;3. Badai Yang Dialami Paulus – Kisah Rasul 27:9 – 44&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kalau badai yang pertama terjadi karena Yunus tidak menurut perintah Tuhan, badai yang kedua terjadi ketika murid-murid menuruti perintah Tuhan, maka badai yang ketiga – yang dialami Paulus – terjadi karena alasan yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua badai pertama terjadi karena adanya kehendak bebas yang bisa digunakan. Ketika ada perintah Tuhan, kita punya kehendak bebas untuk menurut atau tidak. Dua-duanya mengandung resiko badai. Tetapi badai yang dialami Paulus terjadi karena ia tidak punya pilihan. Paulus adalah seorang tawanan. Ia tidak punya kehendak bebas. Badai dan semua kerugian yang terjadi bukan karena kesalahannya, tetapi karena keputusan yang salah dari orang di atasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan sehari-hari, hal ini sering terjadi. Jika anda adalah seorang isteri, maka anda ada di bawah otoritas suami anda. Mungkin anda sudah berdoa dan tidak setuju dengan apa yang diputuskan suami anda – misalnya soal bisnis – tetapi suami anda tetap pada keyakinannya. Setelah beberapa saat baru kelihatan bahwa keputusan suami anda salah dan ada kerugian yang timbul dan anda juga harus memikul akibatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain, anda seorang karyawan dan atasan anda mengambil keputusan bisnis yang anda tahu bahwa itu salah. Anda sudah peringatkan, tetapi karena ia punya otoritas dan anda tidak, ia tetap pada pendiriannya. Setelah beberapa saat ternyata terbukti keputusan itu salah. Perusahaan mengalami kerugian dan akibatnya anda juga tidak mendapat bonus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang harus kita lakukan jika kita ada dalam posisi ini? Tetap rendah hati, tidak memberontak, tetap mencari Tuhan dalam doa untuk mendapat jalan keluarnya seperti yang dilakukan oleh Paulus (ayat 21 – 26).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Badai apa yang sedang anda alami saat ini? Periksalah hati anda apakah anda ada di dalam jalur kehendakNya. Jika ya, teguhkanlah hatimu.... "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah." - Roma 8:28&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-800661071665777483?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/800661071665777483/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=800661071665777483' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/800661071665777483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/800661071665777483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2008/01/tiga-jenis-badai.html' title='Tiga Jenis Badai'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-6993210999448113693</id><published>2008-01-28T14:08:00.000+07:00</published><updated>2008-01-28T14:18:17.630+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bible'/><title type='text'>Psalms 118:8</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;This is pretty strange how it worked out this way. Even if you are not religious, you should read this.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sebenarnya sangat aneh bagaimana bisa terjadi demikian. Bahkan jika Anda tidak terlalu suka akan hal-hal rohani, sebaiknya Anda tetap membacanya.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q: What is the shortest chapter in the Bible?&lt;br /&gt;     &lt;em&gt;Pasal terpendek di Alkitab?&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;A: Psalm 117  - &lt;em&gt;Mazmur 117&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Q: What is the longest chapter in the Bible?&lt;br /&gt;     &lt;em&gt;Pasal terpanjang di Alkitab?&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;A: Psalm 119 - &lt;em&gt;Mazmur 119&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Q: Which chapter is in the centre of the Bible?&lt;br /&gt;     &lt;em&gt;Pasal yang terletak tepat di tengah Alkitab?&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;A: Psalm 118 - &lt;em&gt;Mazmur 118&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Facts: There are 594 chapters before Psalms 118. There are 594 chapters after Psalms 118. Add these numbers up and you get 1188.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ada 594 pasal sebelum Mazmur 118 dan 594 pasal sesudahnya. Jumlahkan kedua angka ini, hasilnya 1188.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q: What is the centre verse in the Bible?&lt;br /&gt;     &lt;em&gt;Ayat yang terletak tepat di tengah Alkitab?&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;A: Psalm 118:8 - &lt;em&gt;Mazmur 118:8&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Does this verse say something significant  about God's perfect will for our lives?&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Apakah ayat ini berbicara sesuatu yang penting tentang kehendak Tuhan yang sempurna bagi hidup kita?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The next time someone says they would like to find God's perfect will for their lives and that they want to be in the centre of His will, just send them to the centre of His Word!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Lain kali, jika ada yang ingin menemukan kehendak Tuhan yang sempurna bagi hidup mereka dan ingin berada di pusat kehendakNya, kirimkan kepada mereka ayat ini yang berada tepat di tengah Alkitab!&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;"It is better to trust in the LORD than to put confidence in man."&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Psalms 118:8 - NKJV&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Lebih baik berlindung pada TUHAN daripada percaya kepada manusia.”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Mazmur 118:8&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-6993210999448113693?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/6993210999448113693/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=6993210999448113693' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/6993210999448113693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/6993210999448113693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2008/01/psalms-1188.html' title='Psalms 118:8'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-1671070657424236434</id><published>2008-01-28T13:55:00.001+07:00</published><updated>2009-01-29T18:47:03.044+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='School of Life'/><title type='text'>Simon Kirene</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Ada cerita menarik di balik penyaliban Yesus. Kisah ini dicatat oleh Matius, Markus, dan Lukas. Ketika itu Yesus diharuskan berjalan sambil memikul salibNya sendiri menuju bukit Golgota. Tetapi karena sudah disiksa sebelumnya, Ia tidak kuat lagi memikul salib tersebut. Oleh karena itu, seorang yang bernama Simon dari Kirene, dipaksa untuk memikul salib Yesus (Matius 27:32).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jadi, Simon dari Kirene mengikut Yesus karena terpaksa. Jelas bukan merupakan hal yang enak, tetapi ia tidak punya pilihan lain. Menolak memikul salib untuk mengikut Yesus bisa berarti kehilangan nyawa bagi Simon. Tidak dapat dibayangkan bagaimana perasaan Simon Kirene ketika ia berjalan dengan susah payah, memikul salib dan mengikut Yesus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tetapi cerita tersebut tidak berakhir di situ. Banyak peneliti sejarah Alkitab percaya bahwa Simon dari Kirene termasuk satu dari sedikit orang yang tetap berada di dekat Yesus pada saat Ia disalibkan. Sementara semua murid lainnya melarikan diri (Matius 26:56), Simon dari Kirene mendapatkan hak istimewa untuk mendampingi Yesus sampai kematianNya. Ia melihat keajaiban yang terjadi menjelang kematian Yesus. Ia mendengar tujuh perkataan terakhir yang diucapkan Yesus. Ia melihat bagaimana banyak orang yang pulang dan menyesal sambil memukul-mukul diri setelah melihat kematian Yesus di kayu salib (Lukas 23:48).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Banyak peneliti Alkitab yang percaya bahwa Simon terus berada di situ dan kemudian mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Keinginan tahunya membawa Simon untuk percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan JuruselamatNya. Ia ikut terlibat dalam persekutuan orang percaya. Ia ikut menikmati kebangkitan Yesus dari kematianNya yang kemudian disusul dengan pencurahan Roh Kudus. Ia hadir pada saat Roh Kudus dicurahkan dan murid-murid penuh dengan Roh Kudus dan berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain. Salah satu di antara bahasa lain itu adalah bahasa orang Kirene (Kisah Rasul 2:10). Kemungkinan besar, Simon Kirene juga mengalami pencurahan Roh Kudus saat itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lama setelah itu, kedua anak Simon Kirene, yaitu Aleksander dan Rufus, menjadi orang-orang yang dikenal aktif dalam gereja mula-mula (Markus 15:21). Tidak hanya itu, Rasul Paulus bahkan menyebutkan Rufus sebagai orang pilihan Tuhan. Bahkan, isteri Simon Kirene dianggap sebagai ibu oleh Paulus (Roma 16:13).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika Simon dipaksa untuk memikul salib dan mengikut Yesus, mungkin saat itu ia tidak mengerti. Mungkin ia hanya menurut karena tidak mampu melawan. Tetapi bertahun-tahun kemudian, keluarganya dikenal sebagai orang-orang pilihan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda pernah mengalami saat-saat dimana Anda diharuskan memikul salib dan terus mengikut Dia? Mungkin - sama seperti Simon Kirene - bukan karena kesalahan Anda tetapi Andalah yang harus memikul akibatnya. Kalau saat ini Anda sedang mengalami hal tersebut, ingatlah bahwa tidak ada yang kebetulan dalam kehidupan orang percaya. Semua hal tidak enak yang sedang Anda alami saat ini mungkin adalah salib yang harus Anda pikul yang akan menghasilkan perkara yang indah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah - Roma 8:28&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-1671070657424236434?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/1671070657424236434/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=1671070657424236434' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/1671070657424236434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/1671070657424236434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2008/01/simon-kirene.html' title='Simon Kirene'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-7328537411959311899</id><published>2008-01-28T12:55:00.000+07:00</published><updated>2008-01-28T13:06:58.526+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Daily Life'/><title type='text'>Lima Hal Penting</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia, dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.Mazmur 37:3,4&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Raja Daud mengajarkan lima hal penting dalam kehidupan. Kelima hal ini merupakan prinsip hidupnya yang mendasari keberhasilannya sebagai pemimpin yang berkenan kepada TUHAN.&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Percayalah Kepada TUHAN.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dari sejak masa mudanya, Daud - yang memulai karirnya sebagai seorang gembala kambing domba – sudah belajar untuk percaya kepada TUHAN. Karirnya terus menanjak sekalipun ia harus berperang menghadapi raksasa Goliat, orang-orang Filistin dan musuh-musuh lainnya. Dalam setiap keadaan, bahkan ketika ia sangat terjepit, Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN. &lt;em&gt;”Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya. (I Samuel 30:6)&lt;/em&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apakah Anda sedang mengalami kesulitan? Apakah Anda sedang terjepit saat ini? Apakah nyawa Anda terancam saat ini? Daud mengajarkan untuk tetap percaya kepada TUHAN. Kepercayaan kepada TUHAN adalah soal keputusan, bukan soal perasaan. Anda yang memutuskan untuk tetap percaya kepada TUHAN atau tidak, dan hal ini tidak tergantung pada keadaan. Marilah kita belajar untuk senantiasa percaya kepada TUHAN, apapun yang terjadi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Lakukanlah Yang Baik.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tidak cukup hanya percaya kepada TUHAN. Ada bagian yang harus Anda kerjakan. Daud mengajarkan untuk tetap melakukan apa yang baik. Sementara Anda percaya dan berharap kepada TUHAN, lakukanlah yang baik. Bekerjalah dengan baik, berkaryalah dengan baik. Apakah Anda sedang mengharapkan kesembuhan dari TUHAN? Lakukan hal yang baik untuk menunjang proses kesembuhan Anda, misalnya menyeleksi makanan yang masuk ke dalam tubuh Anda dan beristirahat dengan cukup. Apakah Anda sedang berdoa untuk pemulihan keluarga Anda? Lakukanlah yang baik bagi keluarga Anda. Sediakanlah waktu yang cukup bagi keluarga Anda, jadilah anggota keluarga yang baik.  Apakah Anda berharap bisnis Anda berhasil? Disamping berdoa dan percaya kepada TUHAN, kerjakanlah bisnis Anda dengan baik dan benar. Pelajarilah cara-cara untuk lebih efektif dan efisien. Kerjakanlah yang baik!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Diamlah di Negeri.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada saat menantikan pertolongan TUHAN, seringkali Anda harus belajar ”berdiam diri” dan membiarkan TUHAN bekerja sesuai dengan caraNya. Seringkali caraNya tidak seperti cara Anda. Anda tetap perlu melakukan pekerjaan baik, tetapi Anda harus tetap berada pada ”koridor” TUHAN; Anda tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri dan melakukannya dengan cara-cara yang tidak Ia kehendaki. Bagi kebanyakan orang, hal ini yang paling sulit. Kita terbiasa untuk segera bergerak dan mencari jalan pintas. Ratapan 3:26 berkata &lt;em&gt; ”Adalah baik menanti dengan diam pertolongan TUHAN.”&lt;/em&gt; Mazmur 37:4 berkata&lt;em&gt;,”Nantikanlah TUHAN dan tetap ikutilah jalan-Nya, maka Ia akan mengangkat engkau untuk mewarisi negeri,”&lt;/em&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Berlakulah Setia&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selanjutnya diperlukan kesetiaan. Orang yang berlaku setia dikenan TUHAN (Amsal 12:22). Kesetiaan diuji dengan waktu. Kesetiaan diuji dengan hambatan, batu sandungan, dan seringkali penderitaan jasmani. Pada waktu Ayub mengalami ujian, ia berkata &lt;em&gt;”Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas” (Ayub 23:10).&lt;/em&gt; Ujian merupakan proses pemurnian. Untuk lulus dalam ujian tersebut diperlukan kesetiaan. Belajar untuk tetap setia kepada TUHAN apapun yang Anda alami.  &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Bergembiralah karena TUHAN&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Terakhir, bergembiralah karena TUHAN! Biasanya, kita bisa bergembira ketika mendapat berkat, ketika memperoleh kesembuhan, ketika mendapat kenaikan gaji, atau mendapat bonus. Tetapi Daud mengajarkan untuk bergembira bukan sekedar karena kita diberkati atau karena doa-doa kita dijawab, tetapi lebih dari itu, supaya kita bergembira karena TUHAN. Apakah Anda pernah bergembira karena TUHAN? Apakah Anda lebih menghargai TUHAN dibandingkan dengan berkat-berkatNya? Apakah selama ini keinginan Anda tidak pernah terkabul? Mungkin Anda jarang atau bahkan belum pernah bergembira karena TUHAN. Marilah kita belajar untuk percaya kepada TUHAN, melakukan yang baik, diam di negeri, berlaku setia, dan bergembira karena TUHAN! JanjiNya di Mazmur 37:4, "&lt;em&gt;maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu”.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-7328537411959311899?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/7328537411959311899/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=7328537411959311899' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/7328537411959311899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/7328537411959311899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2008/01/lima-hal-penting.html' title='Lima Hal Penting'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-449776764967637666</id><published>2008-01-28T12:48:00.000+07:00</published><updated>2008-01-28T12:53:21.818+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prayer'/><title type='text'>Tiga Hal Penting Dalam Doa</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt; "Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku. Bila ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya. Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku. -  Mazmur 91:14-16&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga hal yang diajarkan Mazmur 91 mengenai doa.&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Hati yang Melekat kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt; FirmanNya mengatakan bahwa mereka yang hatinya melekat kepada Tuhan, akan diluputkan. Diluputkan dari apa? Diluputkan dari malapetaka, diluputkan dari bahaya, diluputkan dari masalah. Kalau kita setia beribadah kepadaNya, tidak dijanjikan tidak akan ada masalah, tetapi Ia berjanji bahwa kita akan diluputkan, kita akan diselamatkan dari masalah tersebut. Amsal  11:8 mengatakan &lt;em&gt;”Orang benar diselamatkan dari kesukaran”&lt;/em&gt;. Apakah hati kita cukup melekat kepadaNya? Tidak berarti kita harus berdoa berjam-jam setiap hari. Bagi kita yang bekerja, hati yang melekat kepadaNya bisa dinyatakan lewat sikap hati kita yang selalu tertuju kepadaNya, selalu bertanya kepadaNya sebelum mengambil keputusan apapun. Milikilah hati yang melekat kepadaNya, maka kita akan diluputkan dari masalah-masalah atau malapetaka yang memang tidak perlu kita alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; 2. Mengenal Nama Tuhan.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Nama atau gelar atau sebutan tentang Tuhan yang kita kenal, yang kita percayai, yang kita akui merupakan pernyataan iman kita. Amsal 18:10 mengatakan&lt;em&gt;”Nama TUHAN adalah menara yang kuat, ke sanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat.”&lt;/em&gt; Kalau kita mengenal Dia sebagai Tuhan Sang Penyembuh&lt;em&gt; (Jehovah Rapkah)&lt;/em&gt;, maka ada perlindungan, ada benteng di sekeliling kita dari segala serangan penyakit. Kalau sampai sakitpun, kita bisa mengakui Tuhan sebagai penyembuh kita dan hal itu yang akan menarik kuasa kesembuhanNya ke dalam hidup kita. Kalau kita mengenal Dia sebagai Tuhan Yang Menyediakan &lt;em&gt;(Jehovah Jireh)&lt;/em&gt;, maka benteng perlindungan dari segala kekurangan akan memagari kita. Tuhan akan selalu menyediakan yang kita butuhkan pada waktuNya, lewat caraNya. Kalau kita mengenal Dia sebagai Sang Gembala &lt;em&gt;(Jehovah Rohi)&lt;/em&gt;, maka ada benteng perlindungan yang menjaga kita dari jalan yang sesat. Tuhan akan semakin jelas menuntun jalan hidup kita. Amsal 4:18 mengatakan &lt;em&gt;”Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari”&lt;/em&gt;. Kalau kita mengenal Dia sebagai Sang Damai &lt;em&gt;(Jehovah Shalom)&lt;/em&gt;, akan ada benteng damai sejahtera di sekeliling kita yang melindungi kita dari segala kekuatiran dan keresahan. Seberapa banyak Anda mengenal nama Tuhan sebanyak itulah benteng perlindungan yang ada di sekeliling Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Berseru kepadaNya.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tidak cukup kita hanya melekat kepadaNya, tidak cukup kita hanya mengenal nama Dia. Kita juga  perlu berseru kepadaNya. Kita perlu belajar &lt;em&gt;exercise &lt;/em&gt;(melatih) iman kita dengan cara berseru kepadaNya. Kalau kita hanya berseru tanpa melekat kepadaNya, seruan kita tidak berdampak banyak. Kalau kita berseru tanpa mengenal namaNya, iman kita tidak terfokus pada hal yang sedang kita doakan. Kalau kita melekat kepadaNya dan mengenal namaNya, seruan kita akan berbobot. Doa kita akan sangat berkuasa sebab kita berseru dengan hati yang melekat kepadaNya dan iman yang penuh. Tidak ada keraguan sedikitpun bahwa doa kita didengar dan dijawabNya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-449776764967637666?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/449776764967637666/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=449776764967637666' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/449776764967637666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/449776764967637666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2008/01/tiga-hal-penting-dalam-doa.html' title='Tiga Hal Penting Dalam Doa'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-6730223406176610043</id><published>2008-01-28T12:42:00.003+07:00</published><updated>2008-01-28T12:47:55.197+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prayer'/><title type='text'>Minta, Cari, Ketok</title><content type='html'>&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu – Matius 7:7 &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga syarat sederhana yang dikatakan Tuhan Yesus tentang doa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Mintalah&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apakah Anda pernah meminta dari Tuhan? Apakah Anda sudah pernah menyampaikan keinginan Anda dalam doa? Yakobus 4:2 mengatakan &lt;em&gt;“Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa”&lt;/em&gt;. Jika kita tidak pernah berdoa, tidak pernah menyampaikan keinginan kita kepada Tuhan, berarti tidak ada yang perlu Tuhan lakukan bagi kita. Seorang hamba Tuhan pernah berkata, &lt;em&gt;“God does some things in answer to prayer that He will not do for any other reason”&lt;/em&gt;. Ada hal-hal yang dilakukan Tuhan semata-mata karena ada yang memintanya dalam doa. Rasul Paulus juga berkata &lt;em&gt;“nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur” (Filipi 4:6)&lt;/em&gt;. Jika kita ingin mendapat sesuatu dari Tuhan, kita harus memulainya dengan memintanya dalam doa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Carilah&lt;/strong&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hal kedua yang dikatakanNya adalah “Carilah!”. Apa yang perlu dicari? Matius 6:33 mengatakan &lt;em&gt;“carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya”&lt;/em&gt;. FirmanNya adalah kebenaran (Yohanes 17:17). Carilah FirmanNya! Carilah janjiNya! Apa yang Anda inginkan? Carilah janjiNya mengenai hal tersebut. Apakah Anda ingin kesembuhan? Carilah janjiNya tentang kesembuhan. Apakah Anda ingin sukses? Carilah janjiNya tentang kesuksesan. Apakah Anda ingin keluarga Anda dipulihkan? Carilah janjiNya tentang keluarga. Apakah Anda ingin diberkati secara materi? Carilah semua janjiNya mengenai hal tersebut. Semua ada tertulis di dalam Alkitab. Dengan kata lain, lengkapi semua permohonan doa Anda dengan janjiNya, dengan FirmanNya. Yesaya 43:26 berkata &lt;em&gt;“Ingatkanlah Aku, marilah kita beperkara, kemukakanlah segala sesuatu, supaya engkau nyata benar!".&lt;/em&gt; Dalam terjemahan Inggris Kontemporer dikatakan, &lt;em&gt;“Meet Me in court! State your case and prove that you are righ!t”&lt;/em&gt; (Temuilah Aku di pengadilan! Nyatakan kasusmu dan buktikan bahwa engkau benar!) Ternyata, Tuhan menunggu kita untuk datang kepadaNya dan meminta dengan membawa janjiNya mengenai hal yang kita minta dalam doa. Apakah Anda sudah cukup rajin untuk mencari semua janjiNya bagi Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Ketoklah.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Terakhir, tidak cukup kita hanya meminta, tidak cukup kita hanya mencari, tetapi kita juga harus “mengetok”. Mengetok pintu harus dilakukan berulang-ulang. Artinya, dibutuhkan ketekunan untuk memperoleh jawaban doa kita. Tidak cukup kita hanya meminta dan mencari, tetapi kita juga harus tekun. Ketekunan menunjukkan seberapa serius kita dengan keinginan kita, seberapa serius kita dengan doa kita. Ketekunan menunjukkan seberapa jauh kita percaya bahwa doa kita tidak sia-sia. Ketekunan membedakan orang-orang sukses dengan yang lainnya. Apakah Anda cukup tekun dalam berdoa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu - Ibr 10:36&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-6730223406176610043?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/6730223406176610043/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=6730223406176610043' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/6730223406176610043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/6730223406176610043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2008/01/minta-cari-ketuk.html' title='Minta, Cari, Ketok'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-3469462851657855778</id><published>2008-01-28T12:37:00.001+07:00</published><updated>2008-01-28T12:40:56.241+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prayer'/><title type='text'>Doa Orang Benar</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. – Yakobus 5:16b&lt;br /&gt;(The effectual fervent prayer of a righteous man availeth much – terj KJV) &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah doa Anda seringkali tidak memperoleh jawaban? Kitab Yakobus mengajarkan tentang doa yang berkuasa. Ada tiga syarat untuk bisa berdoa dengan efektif. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;strong&gt;1. Doa orang benar&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Doa yang efektif adalah doa yang dipanjatkan oleh orang benar. Siapakah yang dimaksud dengan orang benar? Alkitab mengajarkan, yang disebut orang benar adalah mereka yang “dibenarkan karena percaya kepada Tuhan Yesus Kristus” (Roma 3:26, 5:1). Orang benar adalah mereka yang menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat sehingga mereka dibenarkan. Mereka bukannya tidak pernah berbuat salah, tetapi mereka dibenarkan karena percaya kepada Tuhan Yesus. Apakah Anda termasuk orang benar?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Dengan Yakin Didoakan&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Doa yang efektif muncul karena adanya keyakinan. Bagaimana kita bisa berdoa dengan yakin? Pertama, keyakinan muncul karena doa tersebut lahir dari iman. Dan karena iman timbul dari pendengaran akan Firman Kristus (Roma 10:17), maka berdoa dengan yakin bisa terjadi karena ada dasar Firman Tuhan yang kita pegang. Biasakan berdoa dengan memegang janji Tuhan untuk permohonan doa kita tersebut. Kedua, keyakinan bisa muncul karena tidak ada tuduhan di hati kita. Itu sebabnya, Yakobus 5:16a mengajarkan untuk kita saling mengaku dosa kita sebelum saling mendoakan. Pengakuan dosa yang tulus akan menghilangkan tuduhan di hati kita. Apakah Anda cukup punya iman untuk menaikkan doa Anda? Jika belum, selidikilah Firman Tuhan. Carilah dan kemudian peganglah janjiNya dalam doa Anda! Setelah itu, selidikilah hati Anda. Apakah ada dosa yang perlu dibereskan? Apakah ada kesalahan yang perlu diakui?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Ketekunan&lt;/strong&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yakobus 5:17 memberikan contoh tentang Elia yang berdoa dengan sungguh-sungguh. Kesungguhan dalam doa melibatkan ketekunan. Elia berdoa dengan tekun, tujuh kali berdoa sebelum muncul awan sebesar telapak tangan yang menghasilkan hujan. Apakah Anda cukup tekun dalam berdoa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya - Yohanes 15:7 &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-3469462851657855778?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/3469462851657855778/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=3469462851657855778' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/3469462851657855778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/3469462851657855778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2008/01/doa-orang-benar.html' title='Doa Orang Benar'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-5420652328818529706</id><published>2008-01-28T12:32:00.000+07:00</published><updated>2008-01-29T08:44:44.247+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prayer'/><title type='text'>Doa Yang Dijawab</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu - Ibr 10:36&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga hal yang diperlukan agar kita dapat memperoleh apa yang dijanjikan Tuhan melalui doa kita:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;1. Ketahui dengan pasti apa yang Anda inginkan dan pastikan kehendak Allah yang berhubungan dengan hal tersebut. Pastikan bahwa apa yang Anda inginkan tersebut sejalan dengan Firman Tuhan. Apakah Anda ingin sembuh dari penyakit? Carilah janji-janjiNya tentang kesembuhan, misalnya Keluaran 15:26. Apakah Anda merasa hidup di bawah kutuk dan ingin dibebaskan? Baca dan renungkan Galatia 3:13.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;2. Lakukan apa yang menjadi bagian kita, khususnya sehubungan dengan janji yang Ia berikan. Apakah Anda selalu kekurangan? Salah satu penghalang berkat jasmani adalah masalah persepuluhan dan persembahan khusus (Maleakhi 3:10). Apakah Anda setia memberikan persembahan persepuluhan dan persembahan khusus? Ketika kita sudah berdoa dan meminta dari Tuhan, ada bagian yang harus kita kerjakan. Jika kita berdoa meminta kesembuhan, kita juga harus melakukan bagian kita untuk menjaga dan memelihara kesehatan tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;3. Ketekunan. Jika kita sudah tahu kehendak Allah bagi kita dan sudah melakukan bagian kita, maka selanjutnya yang diperlukan adalah ketekunan. Ketekunan akan membuat perbedaan yang besar di antara mereka yang sedang menantikan pertolongan Tuhan. Apakah Anda cukup tekun melakukan bagian Anda? Apakah Anda cukup tekun berdoa? Daniel di Perjanjian Lama, tidak hanya dikenal sebagai orang yang mempunyai &lt;em&gt;excellent spirit&lt;/em&gt;. Ia juga dikenal sebagai orang yang tekun dalam menyembah Tuhan (Daniel 6:17,21). Apakah Anda cukup tekun menyembah Tuhan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatu pun dalam namaKu. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu - Yohanes 16:24&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-5420652328818529706?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/5420652328818529706/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=5420652328818529706' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/5420652328818529706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/5420652328818529706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2008/01/doa-yang-dijawab.html' title='Doa Yang Dijawab'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-2215773549577748960</id><published>2008-01-28T12:27:00.000+07:00</published><updated>2008-01-28T12:32:43.548+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prayer'/><title type='text'>The Five Finger Prayer</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Apakah Anda sulit untuk berdoa? Berikut ini ada tuntunan praktis dalam berdoa yang disebut dengan THE FIVE FINGER PRAYER – Doa Lima Jari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Thumb – &lt;em&gt;Ibu Jari&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Ibu jari adalah jari yang paling dekat dengan Anda. Jadi, mulailah berdoa untuk orang-orang yang dekat dengan Anda. Mereka lebih mudah untuk diingat. Berdoa untuk orang-orang yang Anda kasihi merupakan &lt;em&gt;“a sweet duty”&lt;/em&gt;, merupakan tugas yang menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Fore Finger, Pointing Finger – &lt;em&gt;Jari Telunjuk&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jari berikutnya adalah jari telunjuk. Berdoalah untuk mereka yang mengajar, memberikan instruksi, pelatihan, dan tim medis yang melakukan diagnosa dan tindakan untuk penyembuhan. Termasuk di antaranya adalah guru, dosen, dokter dan para pelayan Tuhan. Mereka membutuhkan dukungan dan hikmat untuk memberikan petunjuk yang benar kepada orang lain. Doakan mereka selalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Middle Finger – &lt;em&gt;Jari Tengah&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya adalah jari tengah, jari yang paling tinggi. Hal ini mengingatkan kita pada para pemimpin. Berdoalah untuk presiden, untuk para pemimpin dalam bisnis, dunia usaha, dunia industri dan administrasi. Mereka mengarahkan bangsa kita dan membentuk pendapat umum. Mereka membutuhkan tuntunan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Ring Finger – Jari Manis&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jari keempat adalah jari manis. Jari manis adalah jari yang paling lemah. Mungkin hal ini mengejutkan banyak orang, tetapi para guru piano memang mengatakan demikian. Jadi, hal ini mengingatkan kita untuk berdoa bagi mereka yang lemah, mereka yang sedang menghadapi masalah atau sedang sakit. Mereka membutuhkan doa kita siang dan malam. Anda tidak dapat mengatakan bahwa mereka sudah terlalu banyak didoakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Little Finger – Jari Kelingking&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Terakhir, jari kelingking kita, yaitu jari yang paling kecil. Berdoalah untuk diri kita sendiri, untuk pertumbuhan rohani kita, untuk hubungan kita dengan Tuhan dan untuk hubungan kita dengan orang lain. Daud berkata di dalam Mazmur19:13 &lt;em&gt;“Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan? Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari.” &lt;/em&gt;Tanpa kita sadari, ada banyak kelemahan dalam hidup kita. Segala kelemahan bahkan hal-hal kecil yang sering menjadi batu sandungan bagi orang lain, seharusnya membawa kita untuk terus berdoa bagi diri kita. Selamat Berdoa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatu pun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu - Yohanes 16:24&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-2215773549577748960?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/2215773549577748960/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=2215773549577748960' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/2215773549577748960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/2215773549577748960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2008/01/five-finger-prayer.html' title='The Five Finger Prayer'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-2608364410647017285</id><published>2008-01-28T12:21:00.000+07:00</published><updated>2008-01-28T12:27:17.001+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Development'/><title type='text'>The Impossible Takes A Little Longer</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pada akhirnya, apa yang membedakan para pemenang dengan mereka yang kalah? Apa yang membuat seseorang berhasil sekalipun ia tidak terlalu pandai atau tidak terlalu mampu? Seorang manajer &lt;em&gt;baseball &lt;/em&gt;berkata &lt;em&gt;“The difference between the impossible and the possible lies in a person’s determination.” &lt;/em&gt;Perbedaan tersebut ada pada tekad yang kuat. Vince Lombardi mengatakan &lt;em&gt;“The difference between a successful person and others is not a lack of strength, not a lack of knowledge, but rather a lack of will”. &lt;/em&gt;Bukan kurangnya kekuatan atau kurangnya pengetahuan, tetapi kurangnya kemauan yang membuat seseorang tidak sukses. Di dalam suratnya kepada jemaat di Korintus, Paulus berkata &lt;em&gt;“Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!” (I Kor 9:24).&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Untuk bisa menghadapi tantangan, untuk mengubah tantangan tersebut menjadi kesempatan, untuk mengubah semua batu sandungan menjadi batu loncatan, pertama-tama Anda perlu tekad yang kuat. Anda perlu kemauan yang kuat. Yang kedua, Anda juga perlu untuk tekun. Jangan pernah menyerah pada keadaan. Kita perlu menyerah pada kehendak Tuhan, tetapi bukan pada keadaan. Tidak semua keadaan yang kita hadapi adalah kehendak Tuhan. Sebagian besar keadaan tersebut terjadi karena pekerjaan iblis dan harus dihadapi dengan Firman Tuhan dengan tekun dan tekad yang kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bartimeus yang buta mendapatkan penglihatannya karena ia terus berseru kepada Tuhan Yesus di tengah-tengah kerumunan orang banyak yang begitu bising. Perempuan Siro-Fenisia mendapatkan anaknya sembuh karena ia terus datang kepada Tuhan. Ia memiliki tekad yang kuat, dan ia juga tekun. Dalam perumpamaan tentang hakim yang lalim di Lukas 18, Tuhan Yesus menekankan untuk kita berdoa dengan tekun, dengan tidak jemu-jemu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda memiliki tekad yang kuat? Seberapa kuat? Apakah Anda cukup tekun? Seberapa tekun? Apakah Anda akan tetap maju sekalipun tidak ada yang mendukung Anda? Seorang penulis buku mengatakan &lt;em&gt;”The Impossible Takes A Little Longer” &lt;/em&gt;– hal-hal yang mustahil itu cuma membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama. Dengan kata lain, kemustahilan itu bisa dikalahkan oleh ketekunan kita, bisa dikalahkan oleh tekad yang kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkitab juga mengajarkan hal yang sama. &lt;em&gt;”Sebab kamu memerlukan ketekunan supaya sesudah melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan” (Ibrani 10:36). ”Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun (Yakobus 1:4).&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda ingin mengubah tantangan menjadi kesempatan, milikilah tekad yang kuat, milikilah ketekunan&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-2608364410647017285?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/2608364410647017285/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=2608364410647017285' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/2608364410647017285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/2608364410647017285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2008/01/impossible-takes-little-longer.html' title='The Impossible Takes A Little Longer'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-899261121422126370</id><published>2008-01-28T11:41:00.000+07:00</published><updated>2008-01-28T12:06:50.073+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Development'/><title type='text'>Challenge 0r Chance?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Apa yang membedakan seorang pemenang dengan seorang pecundang? Ketika dua belas pengintai dikirim Musa untuk mengintai Tanah Perjanjian (Bilangan 13), mereka kembali dengan laporan yang berbeda. Sepuluh orang menyampaikan berita negatif dengan mengatakan bahwa negeri tersebut penuh dengan raksasa pemangsa manusia. Mereka merasa diri mereka seperti belalang yang tidak berdaya. Hanya Yosua dan Kaleb yang menyampaikan berita positif bahwa bersama Tuhan mereka bisa mengalahkan penduduk asli dan merebut Tanah Perjanjian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua belas pengintai melihat negeri yang sama. Mereka semua mengakui kesuburan Tanah Perjanjian, mereka sama-sama melihat penduduk asli negeri tersebut, tetapi mereka menyampaikan kabar yang sama sekali berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemenang selalu melihat adanya kesempatan dalam setiap tantangan. Seorang pecundang selalu melihat masalah atau tantangan dalam setiap kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“You don’t see what you actually see, but you see what you wanna see. If you’re a winner, you always see chances because that’s all you wanna see.”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tidak melihat yang sebenarnya terlihat oleh mata jasmani Anda, tetapi Anda melihat apa yang ingin Anda lihat. Jika Anda seorang pemenang, Anda akan selalu melihat kesempatan demi kesempatan karena memang itulah yang Anda ingin lihat. Sebaliknya, jika Anda seorang pecundang, maka yang selalu Anda lihat adalah kendala, penghalang, tantangan dan alasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang &lt;em&gt;leader &lt;/em&gt;pernah berkata, “Kalau Anda ingin maju, jangan pernah punya alasan. Kalau Anda punya segudang alasan Anda tidak akan pernah maju.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lima D yang perlu dimiliki untuk mengubah tantangan menjadi kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D - Desire (Keinginan)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Apakah Anda punya keinginan untuk mengalami kemajuan? Apakah Anda cukup puas dengan keadaan Anda selama ini? Alkitab mengajarkan untuk mengucap syukur dalam segala keadaan, tetapi Alkitab juga mengajarkan untuk meminta apa yang kita inginkan dari Tuhan (Yohanes 16:24). Sebelum Tuhan Yesus menyembuhkan Bartimeus yang buta, Ia bertanya “Apa yang kamu inginkan supaya Aku perbuat bagimu?” Apakah Anda punya keinginan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D - Decision (Keputusan)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Salah satu kesulitan yang sering dihadapi banyak orang adalah masalah pengambilan keputusan. Sesungguhnya, banyak orang yang tidak berani mengambil keputusan karena tidak bersedia memikul tanggung jawab atau akibat yang mungkin timbul akibat keputusan yang diambilnya. Mereka yang maju adalah mereka yang berani mengambil keputusan, mengambil langkah awal dan keluar dari zona kenyamanan. Ketika Petrus menyatakan keinginannya untuk berjalan di atas air kepada Yesus, maka ia harus mengambil keputusan untuk mengayunkan langkah pertamanya di atas air ketika Yesus mengundangnya. Setiap keputusan selalu ada resiko, tetapi keberanian menghadapi resiko tersebut yang membuat seseorang menjadi lebih dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D - Drive (Dorongan)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Keputusan yang telah kita ambil harus diikuti dengan langkah-langkah realisasi. Jika tidak ada, tidak lebih dari sekedar berjalan di tempat. Apakah Anda sudah menetapkan langkah-langkah yang harus diambil sesuai dengan keputusan Anda? Apakah setiap hari Anda melangkah ke arah yang sudah Anda putuskan sebelumnya? Apakah setiap kegiatan Anda sudah sejalan dengan cita-cita, keinginan, atau mimpi Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D - Determination (Tekad)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Setelah kita melangkah, biasanya akan timbul tantangan. Akan ada arus yang melawan arah perjalanan kita. Saat-saat seperti itu dibutuhkan tekad yang bulat untuk tetap berjalan. Mereka yang berhasil adalah mereka yang memiliki tekad baja untuk tetap melangkah sekalipun ada badai yang menghadang. Ibrani 10:36 mengatakan bahwa kita “... memerlukan ketekunan....” Tekad yang kuat akan menolong kita untuk tetap tekun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D - Discipline (Disiplin)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selanjutnya, diperlukan disiplin untuk tetap melakukan hal-hal tertentu sekalipun daging kita menolaknya. Sebuah definisi yang bagus tentang disiplin adalah melakukan sesuatu yang perlu pada saat kita tidak ingin melakukannya. Seorang pengusaha terkenal mengatakan bahwa salah satu kunci sukses dalam usahanya adalah disiplin.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-899261121422126370?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/899261121422126370/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=899261121422126370' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/899261121422126370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/899261121422126370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2008/01/challenge-0r-change.html' title='Challenge 0r Chance?'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-2754794102469797731</id><published>2008-01-28T11:30:00.000+07:00</published><updated>2008-01-28T12:08:22.965+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Development'/><title type='text'>SETTING YOUR GOAL</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Karena hanya dengan perencanaan engkau dapat berperang, dan kemenangan tergantung pada penasihat yang banyak - Amsal 24:6&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang menjadi mimpi Anda lima, sepuluh, atau dua puluh tahun lagi?  Bagaimana cara Anda merealisasikannya? Mimpi merupakan sasaran jangka panjang yang ingin dicapai. Sasaran jangka panjang tersebut harus dibagi ke dalam sasaran-sasaran kecil jangka pendek dan menengah yang harus dilalui yang disebut &lt;em&gt;goal&lt;/em&gt;. Jika Anda mempunyai mimpi untuk tinggal, bekerja dan melanjutkan pendidikan di Australia  lima tahun lagi, maka Anda harus membuat &lt;em&gt;goal &lt;/em&gt;dalam lima tahun tersebut, apa yang harus dicapai sebelum pindah ke Australia. Dengan sendirinya Anda harus menyiapkan kemampuan berbahasa Inggris Anda, &lt;em&gt;survey &lt;/em&gt;sekolah-sekolah yang ingin Anda masuki, biaya yang dibutuhkan, lapangan pekerjaan yang tersedia, gaya hidup dan budaya yang berlaku. Kota mana saja yang akan menjadi pilihan Anda? Bagaimana iklim dan cuacanya? Apa saja yang harus disiapkan? Mungkin salah satu &lt;em&gt;goal &lt;/em&gt;Anda di akhir tahun 2008 adalah lancar berbahasa Inggris dengan standar &lt;em&gt;score &lt;/em&gt;tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana cara membuat &lt;em&gt;goal &lt;/em&gt;yang baik? Ada lima prinsip utama yang biasa disebut &lt;em&gt;SMART&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;S -  Specific (Spesifik)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Goal  &lt;/em&gt;atau sasaran Anda tersebut harus cukup spesifik, cukup detil. Jika Anda ingin menurunkan berat badan Anda, tetapkan dengan spesifik, berapa berat badan yang ingin Anda capai dalam tiga, empat bulan mendatang. Misalnya, pada akhir April 2008 ini salah satu &lt;em&gt;goal &lt;/em&gt;Anda adalah memiliki berat badan kurang dari 55 kg. Kalau Anda ingin lancar berbahasa Inggris, tetapkan dengan jelas, berapa &lt;em&gt;score &lt;/em&gt;yang ingin dicapai, misalnya angka minimal TOEFL 550 pada bulan Juni 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;M -  Measurable (Terukur)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Goal &lt;/em&gt;Anda juga harus terukur. Anda harus bisa melihat dan mengukur kemajuannya. Tidak cukup Anda berkata bahwa Anda ingin hidup makmur di tahun 2008. Apa ukurannya? Ukuran kemakmuran bagi Anda mungkin berbeda dengan orang lain. Jadi, terjemahkan istilah “makmur” tersebut ke dalam besaran yang bisa diukur, misalnya Anda ingin agar pada akhir tahun 2008, Anda sudah mempunyai penghasilan sepuluh juta rupiah per bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;A  - Achievable (Bisa Dicapai)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya &lt;em&gt;goal &lt;/em&gt;Anda harus bisa dicapai, bisa dijangkau. Anda tidak bisa membuat &lt;em&gt;goal &lt;/em&gt;yang hanya ada di angan-angan. Misalnya, Anda tidak bisa membuat &lt;em&gt;goal &lt;/em&gt;untuk membuat rumah dan tinggal di bulan pada tahun 2008. Barangkali di masa yang akan datang hal itu bisa terjadi, tetapi untuk Anda tidak di tahun 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;R  - Realistic (Realistis, Masuk Akal)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Goal &lt;/em&gt;Anda juga harus realistis. Mimpi Anda mungkin rasanya terlalu tinggi, terlalu jauh, tetapi &lt;em&gt;goal &lt;/em&gt;Anda harus cukup realistis. &lt;em&gt;Goal &lt;/em&gt;yang tidak tercapai karena tidak realistis akan membuat Anda patah semangat dalam mengejar mimpi Anda. Jika Anda ingin mencapai berat badan di bawah 55 kg sementara berat badan Anda saat ini hampir 100 kg, maka diperlukan tahapan-tahapan realistis yang harus Anda lalui. Anda tidak bisa menetapkan &lt;em&gt;goal &lt;/em&gt;untuk  mempunyai berat badan 55 kg dalam waktu seminggu. Hal itu tidak realistis dan bahkan akan mengganggu kesehatan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;T  - Time Limit (Ada Batas Waktu)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Terakhir, &lt;em&gt;goal &lt;/em&gt;Anda juga harus ada dalam dimensi waktu. Anda harus mempunyai batas waktu untuk setiap &lt;em&gt;goal &lt;/em&gt;Anda. Tetapkan waktu yang tepat. Jangan terlalu panjang, tapi juga jangan terlalu singkat sehingga tidak realistis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SMART GOAL&lt;em&gt; &lt;/em&gt;akan menjadi panduan, titik-titik perhentian yang harus Anda lalui dalam perjalanan untuk mencapai mimpi Anda. Gantungkan mimpi Anda setinggi langit, tapi buat &lt;em&gt;goal &lt;/em&gt;– sasaran-sasaran jangka pendek dan menengah – yang &lt;em&gt;specific&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;measurable&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;achievable&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;realistic&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;time limit&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;To succeed you need to find something to hold on to, something to motivate you, and something to inspire you. Your dream will inspire, motivate and make you to go through uncomfortable deserts.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-2754794102469797731?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/2754794102469797731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=2754794102469797731' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/2754794102469797731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/2754794102469797731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2008/01/setting-your-goal.html' title='SETTING YOUR GOAL'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-1138498341588741456</id><published>2008-01-28T11:20:00.000+07:00</published><updated>2008-01-28T12:08:22.965+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Development'/><title type='text'>D R E A M</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;You don’t have to pay to have a dream, but You may pay a lot for having no dream.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; - &lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;Anda  tidak  perlu  membayar apa-apa  untuk  bermimpi, tapi  Anda  mungkin  harus  membayar  mahal  karena  tidak  pernah  punya  mimpi.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Apa yang menjadi mimpi Anda di tahun 2008? Apa yang Anda rindukan akan Anda miliki, alami, lalui atau capai di tahun 2008? Mereka yang sukses sudah memiliki mimpi kesuksesan tersebut ketika mereka masih belum mempunyai apa-apa. Bagaimana cara untuk mewujudkan mimpi tersebut? D-R-E-A-M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D - Desire, &lt;em&gt;Keinginan&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Keinginan apa yang paling kuat di dalam lubuk hati Anda? Apakah Anda punya cita-cita, obsesi, mimpi yang begitu Anda dambakan? Itu merupakan hal yang paling mendasar yang akan menggerakkan seluruh aktivitas dan menentukan arah hidup Anda. Sediakan waktu untuk meneliti minat, cita-cita, obsesi, keinginan Anda yang paling dalam.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;- Mazmur 37:4 ”dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;R – Research, &lt;em&gt;Penelitian&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Tidak cukup hanya punya keinginan atau cita-cita. Anda perlu melakukan &lt;em&gt;reseacrh &lt;/em&gt;atau penelitian untuk mencapai cita-cita Anda tersebut. Anda perlu ‘menghitung biaya’ untuk mencapainya. Mungkin Anda perlu kursus tambahan, mengambil sekolah malam, menyediakan waktu tambahan untuk belajar pada malam hari sementara orang lain sudah tidur.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;- Amsal 24:6 Karena hanya dengan perencanaan engkau dapat berperang, dan kemenangan tergantung pada penasihat yang banyak.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;E – Enterprise, &lt;em&gt;Keberanian&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Anda juga memerlukan &lt;em&gt;enterprise&lt;/em&gt;. Anda perlu keberanian dan rencana yang tertata dengan baik untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Anda perlu ketetapan hati untuk melaksanakan rencana tersebut. Anda perlu ketekunan, Anda perlu kesabaran. Akan ada masa-masa yang “kering”, tetapi Anda harus tetap melangkah sesuai &lt;em&gt;blue print &lt;/em&gt;yang sudah Anda buat sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;- Ibrani 10:36 Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;A – Assosicate, &lt;em&gt;Lingkungan Pergaulan&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai cita-cita Anda, Anda perlu memperhatikan dengan siapa Anda bergaul. Pergaulan Anda akan membentuk Anda. Jika Anda bergaul dengan orang-orang sukses, Anda akan tertular sikap hidup yang membuat mereka sukses. Jika Anda bergaul dengan orang-orang yang optimis, Anda akan menjadi optimis. Sebaliknya, jika Anda bergaul dengan orang-orang pesimis, Anda akan menjadi sama seperti mereka.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;- Amsal 13:20 Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;M – Mastery, &lt;em&gt;Pakar&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Kembangkan bakat Anda, kemampuan Anda yang paling Anda kuasai. Jadilah yang terbaik di wilayah yang Anda kuasai. Jika Anda seorang pembicara, jadilah pakar dalam bidang tersebut. Itu adalah kendaraan Anda untuk mencapai cita-cita Anda. Jangan berusaha untuk menjadi seperti orang lain. &lt;em&gt;Be the best of yourself, and the money will come&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;- Amsal 22:29 Pernahkah engkau melihat orang yang cakap dalam pekerjaannya? Di hadapan raja-raja ia akan berdiri, bukan di hadapan orang-orang yang hina.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-1138498341588741456?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/1138498341588741456/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=1138498341588741456' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/1138498341588741456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/1138498341588741456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2008/01/d-r-e-m.html' title='D R E A M'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1685033887569404116.post-7331048049021072598</id><published>2008-01-28T10:57:00.000+07:00</published><updated>2008-01-28T12:08:22.966+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Development'/><title type='text'>Evaluasi dan Perencanaan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;em&gt;“Banyaklah yang telah Kaulakukan, ya TUHAN, Allahku, perbuatan-Mu yang ajaib dan maksud-Mu untuk kami. Tidak ada yang dapat disejajarkan dengan Engkau! Aku mau memberitakan dan mengatakannya, tetapi terlalu besar jumlahnya untuk dihitung.” - Mazmur&lt;/em&gt; 40:6&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah kita menghitung berkat Tuhan dalam tahun 2007? Bagaimana penyertaanNya dalam hidup kita? Raja Daud mengatakan, ”... terlalu besar jumlahnya untuk dihitung”. Ia menyadari betapa banyak yang Tuhan buat di dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menyadari berkat-berkat Tuhan dalam hidup kita membuat kita semakin sadar akan penyertaanNya dan kasihNya bagi kita. Hal itu juga membuat kita berani untuk berharap akan penyertaanNya di tahun 2008, membuat kita berani untuk bermimpi, memiliki cita-cita, dan memiliki &lt;em&gt;secret petitions&lt;/em&gt;. Mazmur 37:4 menjanjikan, ”dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu &lt;em&gt;(secret petitions)&lt;/em&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selain menghitung berkat Tuhan, mengevaluasi apa saja yang telah kita lakukan dan terima di tahun 2007, melakukan perencanaan untuk tahun 2008 merupakan hal yang penting. Apa yang ingin Anda capai di tahun 2008? Buat target! Tetapkan sasaran! &lt;em&gt;Set your goal! If you have no goal, you will go nowhere&lt;/em&gt;. Setelah itu, baru kita bisa membuat rencana untuk mecapai sasaran tersebut. &lt;em&gt;If you fail to plan, you plan to fail&lt;/em&gt;. Gagal membuat rencana berarti merencanakan untuk gagal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada beberapa cara untuk membuat evaluasi dan perencanaan. Di antaranya dengan membagi semua kegiatan kita ke dalam tujuh kelompok – 7F.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. FAITH – Kehidupan Rohani&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Bagaimana pertumbuhan rohani Anda di tahun 2007? Apa rencana Anda untuk tahun 2008? Apakah Anda ingin terlibat lebih banyak dalam pelayanan di gereja, ingin ikut kelompok pemahaman Alkitab, ingin ikut dalam acara rohani di daerah, ... atau hal lainnya? Mungkin Anda perlu menyediakan waktu 20 menit setiap pagi untuk berdoa dan membaca Alkitab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. FAMILY – Kehidupan Keluarga&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagaimana kehidupan keluarga Anda di tahun 2007? Apa rencana Anda untuk keluarga Anda di tahun 2008? Apakah Anda ingin meluangkan waktu lebih banyak setiap minggu untuk orang tua, adik atau kakak? Berapa banyak? Apakah ada target khusus yang ingin dicapai dalam kehidupan keluarga Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. FITNESS – Kesehatan Pribadi&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Bagaimana kondisi kesehatan Anda di tahun 2007? Seberapa sering Anda sakit? Apa rencana Anda untuk memelihara kesehatan Anda di tahun 2008? Apakah ada kebiasaan makan yang perlu diubah? Apakah Anda akan rutin ikut &lt;em&gt;fitness centre &lt;/em&gt;atau &lt;em&gt;jogging&lt;/em&gt;? Seberapa sering akan Anda lakukan hal tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. FINANCE – Kondisi Keuangan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagaimana kondisi keuangan Anda di tahun 2007? Apakah tingkat penghasilan Anda sudah seperti yang Anda harapkan? Jika belum, apa rencana Anda untuk tahun 2008? Apakah ada pos-pos pengeluaran yang perlu diperketat untuk menghemat keuangan Anda? Apakah ada bisnis sampingan yang bisa Anda jalankan untuk menambah &lt;em&gt;income&lt;/em&gt;? Apakah Anda memiliki keahlian yang bisa digunakan untuk menghasilkan uang? Mungkin Anda bisa memberikan kursus memasak pada hari libur, atau kursus musik bagi anak-anak. Atau Anda bisa membuka salon kecantikan di rumah Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. FRIENDS – Pergaulan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Bagaimana hubungan sosial Anda di tahun 2007? Apakah Anda punya banyak teman-teman baru yang memberikan kontribusi positif bagi Anda? Apakah Anda mempunyai sahabat yang dekat dengan Anda atau keluarga Anda? Apa rencana Anda untuk tahun 2008? Seberapa sering Anda akan menyediakan waktu untuk bersosialisasi dengan teman-teman Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. FUN – Hobby&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Bagaimana dengan &lt;em&gt;hobby &lt;/em&gt;Anda? Apakah Anda cukup fun, cukup menikmati hidup Anda, di antaranya dengan melakukan &lt;em&gt;hobby Anda &lt;/em&gt;dengan teratur? Apakah Anda ingin memperdalam &lt;em&gt;hobby &lt;/em&gt;Anda di waktu senggang? Apakah Anda ingin kursus masak, kursus musik, atau kursus lainnya untuk menyalurkan minat Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7. FLOURISH – Sharpen The Saw&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Bagaimana dengan keahlian Anda di dalam pekerjaan? Apakah Anda terus memperdalam pengetahuan di bidang pekerjaan Anda? Apakah Anda selalu &lt;em&gt;sharpen the saw&lt;/em&gt;? Apakah Anda merencanakan mengambil kuliah tambahan atau kursus tambahan untuk memperdalam keahlian Anda di dalam pekerjaan? Anda mungkin perlu mengambil kursus komputer, kursus bahasa asing, kursus manajemen atau apapun yang tujuannya untuk “mempertajam mata gergaji Anda” sehingga “nilai” Anda sebagai aset perusahaan akan semakin tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Isilah Agenda Perencanaan Anda Sebelum Orang Lain Mengisinya !!!&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1685033887569404116-7331048049021072598?l=freshlivingwater.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/feeds/7331048049021072598/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1685033887569404116&amp;postID=7331048049021072598' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/7331048049021072598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1685033887569404116/posts/default/7331048049021072598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://freshlivingwater.blogspot.com/2008/01/evaluasi-dan-perencanaan.html' title='Evaluasi dan Perencanaan'/><author><name>jcb</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07384329882604685402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pKPKvNlqWio/Se2vcB_dqDI/AAAAAAAAAGI/-7ZkVOqojfs/S220/JCB+17+Feb+07.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
